
Aku menarik paksa Arsen agar cepat masuk ke kamar, lalu aku mengunci pintu dengan gerakan cepat.
"Kamu sengaja ya menghindari aku?" tanyaku sambil berkacak pinggang.
"Sayang, bukan begitu, selama aku libur kan banyak hal yang harus aku cek lagi, tanda tangani, banyak Sayang." Arsen dengan perlahan menurunkan tanganku yang memegang pinggang.
"Kamu udah bosen ya main sama aku?" Suasana hatiku tiba-tiba berubah sendu. Entah apa yang terjadi, tiba-tiba aku merasa Arsen sudah mulai bosan. Apalagi semenjak dia pulang dari Jepang, hampir setiap malam kami saling menghangatkan, dan terbangun dalam keadaan polos tanpa sehelai benang pun.
"Siapa yang bilang sih?" Arsen mengangkat daguku, lalu sekilas ia mencium bibirku.
Aku tidak menjawab dan memalingkan wajah darinya.
"Aku tidak akan pernah bosan sama kamu, Sayang. Percayalah, semakin hari kamu semakin membuatku tergila-gila." Arsen menarik tali yang mengikat handuk kimono yang kupakai.
Dengan sekali tarikan, handuk itu terlepas dari tubuhku, sehingga kini tersisa pakaian sek*si yang melekat di tubuhku. Lalu, Arsen menggendongku ala bridal style yang membuatku kembali tersenyum.
"Kamu selalu bisa membangunkan lolipop kesukaanmu," kata Arsen sambil terus menggendongku menuju ranjang kami. Arsen segera mencium bibirku dan perlahan melepaskan pakaian minim bahan yang kupakai ini.
"Kamu suka?" tanyaku sambil melepaskan kaus yang yang ia pakai.
"Aku lebih suka kamu tanpa baju," jawabnya yang membuat kami sama-sama tersenyum.
Setelah pemanasan yang cukup membuatku kebanjiran, Arsen menciumi perutku. "Baby, Daddy's coming," kata Arsen sambil mengusap perutku yang rata, sebelum aku mengarahkan lolipopnya ke dalam pintu surga.
Malam ini, kami kembali menikmati malam-malam indah yang terasa begitu hangat. Walau kami harus sangat berhati-hati, tapi tetap saja kami bisa menggapai nirwana bersama-sama.
*
*
__ADS_1
*
Pagi mulai menyapa, walau di luar jendela masih terlihat gelap, tapi aku tetap bangun, karena Arsen tidak ada di sampingku. Kemana sih dia pagi-pagi begini?
Aku langsung ke kamar mandi, karena semalam Arsen memaksaku untuk memakai baju sebelum tidur. Jadi, aku bisa langsung melangkah ke sana untuk buang air kecil.
Saat aku masuk, Arsen ternyata ada di dalam sambil berjongkok dan memegang pelipisnya.
"Sayang kamu kenapa?" tanyaku ikut berjongkok juga, tapi sambil buang air kecil, karena aku tidak bisa menahannya lebih lama.
"Kayaknya aku masuk angin, Sayang." Arsen berdiri dan keluar kamar mandi.
Aku pun segera menyelesaikan urusanku, dan menyusul Arsen.
Saat aku kembali ke kamar, Arsen sudah memakai kausnya, dan akan membuka pintu.
"Mau ke mana, Sayang?" tanyaku sambil berjalan mendekatinya.
"Boleh deh, sedikit aja."
"Eh, bentar aku browsing dulu, aman nggak buat kamu." Arsen berjalan ke nakas dan mengambil ponselnya.
Aku hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Arsen. Apapun yang akan aku makan, dia akan mencari tahu terlebih dulu, apakah akan membahayakan bayiku atau tidak.
"Aman kok," kata Arsen. Lalu ia menggandeng tanganku berjalan menuju dapur.
"Kamu udah mulai ke kantor hari ini?" tanyaku saat kami menuruni anak tangga.
"Iya, Sayang. Kak Darren juga udah mulai masuk kok hari ini. Semoga setelah minum jahe, mualnya hilang ya."
__ADS_1
Aku mengangguk.
Bi Sri dan Pak Aji sudah pulang kampung sebelum aku dan Arsen pergi ke Bali. Arsen telah membelikan sawah sesuai impian Pak Aji di kampung halaman Pak Aji dan ibunya Arsen.
Sekarang, di rumah ini Mbak Lastri dan pembantu di rumah Mama yang mengurusi rumah ini.
"Loh, Kimmora, Arsen. Tumben pagi-pagi udah berduaan ke dapur," kata Mama yang sudah berada di dapur.
"Iya, Ma. Kak Arsen mual sama muntah, kayaknya masuk angin, Ma." Aku duduk di kursi dapur, sedangkan Arsen langsung membuat racikan jahe hangatnya.
"Cuma masuk angin atau jangan-jangan mual karena kehamilan kamu, Kim?"
Arsen langsung menoleh padaku dan Mama yang sedang duduk di kursi dapur.
"Emang bisa, Ma?" tanya Arsen.
"Ya, bisa dong. Papa kan dulu juga begitu waktu mama hamil."
♥️♥️♥️
...Maaf Bang, aku nggak tega kalau Kimmy yang mual, ntar malah makin heboh kan, jadi Bang Arsen aja ya yang ngalamin 😂😂...
Hai hai, selamat pagi.
Kok di skip thor adegannya.
Iya, udah mual tadi malam 2 bab bikin hareudang² di rumahnya Kak Zayn. Jadi, Arsen skip aja, kan udah sering 😂😂
Jangan lupa ritualnya, like, komen, hadiah sama vote nya.
__ADS_1
Sampai ketemu lagi 😘😘