
Albert menghentak selimut di atas tubuhnya, melemparkannya ke sembarangan tempat. Di liriknya ke bagian bawah badannya, Kharis sedang tertidur di bagian perutnya. Kharis semalaman memenah tidur di tempatnya, mereka bercinta gila-gilaan di setiap sudut penthouse miliknya.
Senyuman Albert tampak di wajahnya, entah kenapa saat ini dia merasa sangat bahagia, setelah kemarin dia berhasil memperkosa Cicil sesuka hatinya. Albert merasa sangat lega.
Diambilnya remote tv dan dengan asal Albert menyalakan tv-nya. Albert langsung berdiri dengan cepat membuat, Kharis terpelanting ke samping.
“Aw...” ucap Kharis pelan.
“Bangun, sleepy head (tukang tidur),” ucap Albert sambil berjalan kekamar mandi. Albert langsung mandi, badannya lengket.
Kharis yang baru bangun langsung mencari kameja Albert, untuk menutupi tubuhnya. Tubuhnya sakit, Albert berkali-kali berbuat kasar pada dirinya.
“Salah satu keluarga Crazy Rich Indonesia yang bernama Cicil Bouw, saat ini sudah melakukan pelaporan pada mantan kekasihnya Albert Connor, atas tindakan pelecehan seksual dan tindak kekerasan lainnya. Saat ini, Cicil Bouw bersama suaminya Riki Trina sedang menjalani pemeriksaan dan pengumpulan berkas juga bukti-bukti.”
Kharis yang sedang mengancingkan kemejanya langsung menghentikan gerakkannya sambil menatap layar Tv di hadapannya. Kharis bisa melihat Cicil yang berjalan ke dalam kantor polisi bersama Riki. Dengan cepat, Kharis membesarkan suara di Tvnya. Kharis kaget saat satu kemana perginya Albert dua hari yang lalu. Ternyata, Albert menyusul Cicil dan melakukan tindakan pelecehan seksual. Astaga... tidak cukupkah dirinya untuk Albert?
“Albert Connor di laporkan atas tindak pelecehan seksual. Saat ini kami sedang mengumpulkan bukti-bukti dan kami juga sudah menetapkan Albert Connor sebagai tersangka, kita akan melakukan pemanggilan pada tersangka. Kenapa, kami langsung menetapkan sebagai tersangka, karena bukti-bukti yang dimiliki sudah sudah sangat kuat.”
Kharis hanya bisa menutup mulutnya, Albert gila. Oke... Kharis memang licik dan jahat, tapi tidak pernah terbayangkan di pikirannya, kalau Albert sejahat itu. Memperkosa? Sinting, cuman cowo sinting yang ngelakuin hal itu.
Tanpa terasa badan Kharis bergetar hebat, entah kenapa rasa jijik langsung menyergap pada dirinya. Astaga, ternyata selama ini dia jatuh cinta pada seorang penjahat, seorang pemerkosa? Kharis langsung berlari ke tempat pencucian piring yang ada disana, memuntahkan semua isi didalam perutnya. Kharis, baru sadar, bahkan dia ingin menikah dengan Albert...!?
Kharis merasa wajahnya detik ini tidak karu-karuan. Dia langsung mengambil handphonenya dan menempelkannya ke dinding dapur. Dengan cepat dia buka salah satu aplikasi social media miliknya. Entah kenapa Kharis langsung mengklik tombol Live. Hitungan detik Kharis sudah live dan di tonton oleh 50 orang teman-temannya.
“Kamu kenapa?” tanya Albert sambil mengelus punggung Kharis, mengagetkan Kharis. Albert sama sekali tidak sadar dengan live yang sedang dilakukan oleh Kharis.
Albert menusap pelang punggung Kharis, entah kenapa dia merasa khawatir dengan keadaan Kharis. Setidaknya, Albert lebih sering bersama Kharis akhir-akhir ini daripada bersama wanita lainnya, mau tidak mau itu membuat Albert ada sedikit perasaan pada Kharis.
“Nggak, aku nggak papa,” jawab Kharis sambil mengedikkan bahunya pelan, berusaha untuk mengeyahkan tangan Albert dari bahunya. Kharis berusaha menutupi handphoneny dengan tubuhnya.
“Kamu kenapa?” tanya Albert bingung, dengan sekali tarikan Albert sudah membuat Kharis menhadapa dirinya. “You need something?” (Kamu butuh sesuatu?)
“Albert, kamu perkosa Cicil?” tanya Kharis.
“Iya, kenapa?”
Mata Kharis langsung membulat sempurna saat mendengar jawaban Albert yang santai dan tanpa ada rasa bersalah sama sekali. Manusia macam apa di depannya ini? Ditanya apakah dia memperkosa seorang wanita dan dengan santainya menjawab Iya.
“Kamu gila, Al. Kenapa Cicil kamu perkosa?” tanya Kharis bingung, “kamu nggak cukup sama aku? Kurang kamu sama aku?”
Tawa Albert pecah, wanita didepannya ini benar-benar bodoh. “Kurang? Bukan kurang, kamu nggak pernah bisa layanin aku sehebat Cicil. Cicil itu liar dan bisa membangkitkan gairah di setiap jengkal tubuh aku, kamu nggak bisa dan nggak bakal pernah bisa nyaingin dia, Kharis.” Albert mengcengkram dagu Kharis dengan kerasnya.
__ADS_1
“Kamu gila, beneran kamu gila. Maaf aku mundur, kamu terlalu gila, Albert Connor..!?” pekik Kharis sambil mendorong tubuh Albert sekuat tenaga.
“Mau kemana kamu? Kamu sangka kalau kamu udah terperangkap sama aku, kamu bisa pergi gitu aja?” tanya Albert sambil menggesekkan wajahnya di pipi Kharis, napas Albert menggelitik kuping Kharis memberikan sensasi bulu kuduk meremang.
“Kamu pemerkosa, Al. Kejam kamu sama Cicil. Aku juga perempuan, aku nggak sanggup bayangin apa yang di rasain Cicil,” ucap Kharis pelan, Kharis tau Albert akan memukulnya atau bahkan meremukkan dirinya, tangan Albert sudah meremas lengannya dengan sangat-sangat keras.
“Nggak usah di bayangin, Sayang,” ucap Albert sambil menatap manik mata hitam milik Kharis, salah satu tangannya sudah mencengkram kerah kemeja yang di gunakan Kharis.
“Maksudnya?” Kharis bingung dengan perkataan Albert.
“Kamu rasain juga yang di rasain Cicil,” ucap Albert sambil menarik kemeja Kharis dengan paksa dan menarik kemeja itu hingga sobek.
“Albert, gila kamu. Kamu perkosa Cicil sekarang kamu mau perkosa aku?” teriak Kharis.
“Iya aku perkosa Cicil Bouw dan sekarang aku mau perkosa kamu, nggak boleh?” teriak Albert sambil menarik rambut Kharis keras.
“Awww....” Kharis berteriak extra keras, dia tau habis sudah nasibnya kali ini. Menyesal? Jangan ditanya Kharis sangat-sangat menyesal. Dia memang murahan, tapi diperkosa tidak pernah menjadi opsi dalam kehidupannya. Tolong, siapapun tolong...!?
Kharis ingat dia masih live di salah satu social medianya, dengan cepat di mendorong badan Albert. Diambilnya handphone yang ditempelkan di dinding dapur.
“Mau kemana kamu?” teriak Albert sambil mencoba menarik rambut Kharis. Namun, Kharis lebih cepat. Kharis berlari ke arah kamar mandi.
“Tolong, saya ada di di penthouse dengan nomer kamar xx, saat ini saya mau di perkosa oleh Albert Connor, lelaki yang juga memperkosa Cicil Bouw. Saya mohon tolong saya,” teriak Kharis keras, teriakkannya makin keras saat mendengar suara gedoran pintu di belakangnya.
Albert menggila saat menggedor pintu kamar mandi. Teriakkannya membuat Kharis menangis histeris, semua kata cacian dalam bahasa Inggris dan Indonesia keluar dari mulut Albert, membuat Kharis makin menangis histeris.
“Tolong, siapapun tolong...!” teriak Kharis di depan layar handphonennya, tidak terpikir di benak kharis untuk menghubungi kantor polisi atau keamanan.
Tring....Tring.... Tring....
Tulisan-tulisan dibagian bawah kiri layar Kharis tampat ungkapan menolong, membenci bahkan mencaci dirinya. Padahal, Kharis hanya korban.
tulisan tersebut berisikan :
Tolongin bro.
Satpam telepon satpamnya.
Gue telepon polisi ini.
Kharis are you oke?
__ADS_1
Kharis sembunyi, gue ke sana.
Ini Albert Connor yang perkoso Cicil Bouw bukan? Penjahat kelamin ini tuh.
Gue udah telepon polisi.
Gue didaerah sana udah sampai lobby ini, sabar Kharis.
Mampus, makanya jadi cewe jangan ganjeng, diperkosa ‘kan lo.
Makanya pake baju yang sopan, mau diperkosa aja nangis. Mamam...
Ikutan boleh nggak? Gue yang pegangin kakinya deh.
Anjrit, kalau badannya kaya Kharis gue juga nafsu, bro.
Si Albert beruntung banget, bisa ngicip Cicil sama Kharis. Lucky guy!?
Kharis stay safe.
Gue udah bawa satpam ke kamar Albert, tunggu.
Ah, basi di perkosa-perkosa. Salahin baju lo, saban photo pake bikini mulu lo.
Tolongin ih, bukan di hujat.
Semua tulisan itu Kharis baca, rasanya jantungnya mencelos saat membacanya. Kenapa, banyak orang yang menghujatnya? Kharis korban disini tolong...!
Apakah sudah tidak ada lagi hati nurani di dunia ini? Apakah semua orang sudah merasa menjadi tuhan dan merasa menjadi yang paling suci, hingga bisa mengutuk dan mencaci orang lain? Kharis tidak tau, yang Kharis tau saat ini adalah dia harus bantu Cicil untuk menjebloskan Albert ke penjara...!?
•••
Ternyata belum masuk penjara Albertnya, hahaha...
mungkin Next bab yah. Sabar, katanya mau bikin Albert sengsara, sabar yah. Kita bikin sengsara pelan-pelan. Pelan...pelan....
Jangan lupa klik like pake hidung semuanya...
Jangan pernah bosan dan sungkan untuk memberikan vote, point dan koint ❤️❤️.
Xoxo Gallon.
__ADS_1