Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.106 - Pecahan Ruang


__ADS_3

“Senior Feng Lao, bagaimana keadaan mereka berdua?” Xiang Shin ingin mengetahui keadaan Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu.


“Oh kedua gadis itu baik-baik saja, mereka berlatih dengan giat setiap saat, kau tidak perlu mengkhawatirkan mereka.”


Xiang Shin diam, jujur dia sulit percaya karena belum melihat sendiri kondisi kedua muridnya itu.


Setelah diam selama hampir satu menit, Xiang Shin tiba-tiba berlutut di depan Feng Lao.


“Senior Feng Lao, jadikan aku murid mu.”


Xiang Shin sudah membuat keputusan. Entah apakah Feng Lao memiliki niat tersembunyi atau apapun itu niatnya, ia akan menyerahkan masalah itu pada dirinya di masa depan.


Feng Lao tersenyum lebar, ini memang yang ia inginkan.


“Xiang Shin, sebenarnya saat aku memberi mu tanda pedang itu, aku sudah menganggap mu sebagai penerus ku atau bisa dibilang murid utama ku.”


“Memberi hormat pada guru,” Xiang Shin menangkupkan tangannya dengan penuh hormat.


“Berdirilah!”


Xiang Shin berdiri, menatap Feng Lao dengan tatapan tajamnya.


“Xiao Shin, untuk saat ini aku tidak bisa mengajari mu teknik apapun, kau perlu berada ditingkat Immortal untuk dapat mempelajari teknik pedang ku. Tapi aku masih bisa memberikan arahan pada mu. Sekarang kau bisa menghadapi pedang mana pun, aku akan melihat kemampuan berpedang mu dan mengoreksinya!”


“Baik guru!” Xiang Shin mengeluarkan Pedang Daonya lalu mendekati salah satu pedang.


Dengan begitu Xiang Shin mulai latihan dengan bertarung melawan para jiwa pedang.


***

__ADS_1


Huo Peng dan Yan Gong adalah dua Tetua Sekte Racun Selatan. Huo Peng adalah Tetua Agung juga merupakan paman Huo Cai’er, sedangkan Yan Gong adalah Tetua Ke-3. Mereka membawa sekitar 50 anggota sekte mereka menuju Hutan Monster.


Mereka tidak mungkin membawa terlalu banyak anggota sekte karena itu bisa menyebabkan kecurigaan pada sekte-sekte lainnya dan malah akan membuat masalah.


Setibanya di pusat Hutan Monster, mereka melihat sebuah celah ruang atau retakan dimensi. Mereka mendarat di dekat retakan dimensi tersebut.


Retakan dimensi itu hanya sepanjang jati telunjuk saja. Tiba-tiba retakan itu sedikit memanjang.


Dua Tetua Sekte Racun Selatan dan para anggotanya sama sekali tidak terkejut dengan fenomena itu karena memang retakan dimensi itu akan membesar seiring waktu.


“Sesuai dengan perintah Tuan Orochi, kita harus memperlebar retakan dimensi ini hingga pasukan kita sekali lagi bisa menginvasi Benua Chenwu. Ini saatnya untuk membalas dendam!” Huo Peng berseru dengan penuh semangat.


Huo Peng, Yan Gong dan para anggotanya terbang menjauh kemudian menyiapkan serangan terkuat mereka masing-masing.


Mereka menghimpun energi selama 1 menit untuk menyiapkan serangan.


Dengan aba-aba dari Huo Peng, semuanya melancarkan serangan secara bersamaan, mengarahkan semua serangan pada retakan dimensi.


*BOOOOMMMM!!


Semua serangan menghantam retakan dimensi, membuat ledakan hingga retakan semakin membesar dan membesar namun itupun hanya sampai membuat retakan sepanjang satu depa.


“Sekali lagi!”


Untuk kedua kalinya mereka melancarkan serangan dengan intensitas yang sama seperti sebelumnya.


Dan kali ini serangan mereka sukses membuat retakan dimensi pecah hingga membuat lubang besar yang menghubungkan dua dunia.


“Hahaha! Akhirnya!” Huo Peng dan yang lainnya tertawa keras kemudian melayang turun mendekati pecahan ruang.

__ADS_1


Aura yang terkesan gelap keluar dari pecahan ruang tersebut.


Tidak berselang lama puluhan sosok keluar dari pecahan ruang. Sosok-sosok itu memiliki bentuk seperti hewan namun bisa berdiri dengan dua kaki selayaknya manusia.


Mereka adalah para Demonic Beast dari dunia lain. Dua diantara puluhan Demonic Beast, ada dua Demonic Beast yang memiliki aura sangat kuat yaitu Demonic Beast beruang dan Demonic Beast Singa.


Sudah jelas keduanya berada ditingkat Martial Overlord tahap akhir.


“Hahaha


“Hahaha akhirnya kalian datang juga,” Huo Peng tersenyum lebar.


“Kalian.. manusia? Tidak, kalian masih memiliki aura Demonic Beast.” Ucap Demonic Beast Singa.


“Kami adalah sisa-sisa Demonic Beast yang tinggal di dunia ini setelah pasca perang dahulu. Karena terus tinggal di dunia ini membuat gen Demonic Beast kami terus melemah hingga kami terlihat seperti manusia.”


“Oh begitu, jadi kalian yang membuat pecahan ruang ini.” Ucap Demonic Beast Beruang.


“Benar. Tuan Orochi masih hidup setelah perang, Kristal Rohnya masih menyimpan sisa jiwanya, kita harus membawa lebih banyak ras kita kemari dan membangkitkan Tuan Orochi kembali.”


Demonic Beast Singa dan Demonic Beast beruang saling memandang sejenak.


“Orochi masih hidup?”


“Benar sekali, dengan kebangkitan kembali Tuan kita, maka kita bisa membalaskan...”


*JLEB!


Sebelum Huo Peng menuntaskan kalimatnya, Demonic Beast Singa muncul di belakangnya kemudian menusukkan tombaknya menembus dada Huo Peng.

__ADS_1


__ADS_2