
1 tahun kemudian.
Istana Dinasty Jin.
“Kakak ipar.. apa maksudnya ini?” Yang Yin menatap Jin Zhu Huang yang berdiri di depannya dengan senyum merendahkan.
Sebelumnya Yang Yin sedang melakukan ‘kegiatan’ di dalam kamarnya bersama Jin Rong Yi. Namun tiba-tiba saja ia pingsan dan saat sadar, ia menemukan dirinya berbaring dengan tubuh di rantai di tengah sebuah ruangan luas yang di penuhi susunan formasi.
Yang Yin mengerutkan keningnya, melihat sekitar di mana ia berada tepat di pusat susunan formasi. Ia sama sekali tidak bisa bergerak karena seluruh tubuhnya di rantai oleh rantai energi yang menyegel energi Qi dan energi spiritualnya.
Saat Yang Yin melihat Jin Zhu Huang masuk ke dalam ruangan itu, ia langsung memintanya untuk menolongnya. Namun justru Jin Zhu Huang menghinanya dan mengungkapkan kalau dirinyalah yang telah membawa Yang Yin ke tempat ini.
Yang Yin tentu terkuat syok saat itu, seolah tidak percaya dengan apa yang di lakukan Jin Zhu Huang.
“Kakak ipar, apa aku pernah melakukan kesalahan? Selama ini aku menghormati mu bahkan tidak pernah menentang apapun yang kau suruh. Aku selalu berlatih keras untuk menjadi lebih kuat, kau juga selalu berlaku baik pada ku. Apa yang membuat mu tiba-tiba berubah?”
“Yang Yin, aku tidak pernah berubah, aku memang selalu seperti ini. Dan untuk kesalahan mu, itu karena kau memiliki Jiwa Bela Diri Ular Yin-Yang yang membuat ku tertarik ingin memilikinya.”
“A..pa..?” Yang Yin mengerutkan keningnya, “jadi selama ini kau hanya berpura-pura, senyum mu selama ini palsu dan tujuan mu menjodohkan ku dengan Yi’er adalah untuk membuat ku datang kemari!”
“Benar sekali kakak Yin.”
Bukan Jin Zhu Huang yang menjawab namun seorang wanita yang baru saja memasuki ruangan tersebut. Dia adalah Jin Rong Yi, tunangan Yang Yin atau adik Jin Zhu Huang.
“Yi’er!” Yang Yin melebarkan matanya sebelum ia merebahkan tubuhnya seolah pasrah setelah memahami situasi.
“Sepertinya kau sudah paham ya kakak Yin. Kau ternyata cukup pintar. Benar, selama ini aku bekerja sama dengan Kakak Huang untuk menjebak mu. Kau seharusnya sadar setiap hari tubuh mu semakin melemah, itu karena aku selalu menyerap esensi dari jiwa dan tubuh mu setiap kali kita berhubungan badan,” Jin Rong Yi memeluk lengan Jin Zhu Huang dengan mesra.
“Kalian...” air mata Yang Yin menetes, “jadi selama ini kau juga berbohong pada ku, Yi’er. Semua yang kita lalui, semua yang kita lakukan, apakah itu hanya lelucon untuk mu?”
__ADS_1
“Yang Yin, aku akan mengatakan itu sangat menjijikkan, jika bukan karena Kakak Huang menyuruh ku melakukan itu, aku tidak akan mau melakukannya,” Jin Rong Yi menatap jijik Yang Yin.
“Baiklah, berhenti menghancurkan hati kecilnya, Yi’er. Aku tidak ingin membuang-buang waktu jadi aku akan mulai sekarang!” Jin Zhu Huang membuat segel tangan, mengaktifkan susunan formasi.
Seluruh ukiran formasi mengeluarkan cahaya merah yang sangat terang.
“Aaarrrggghhh!” Yang Yin berteriak kesakitan, ia merasa seperti sesuatu sedang di tarik keluar dari tubuhnya secara paksa.
Tubuh Yang Yin di selimuti energi Yin-Yang, secara perlahan dua sosok ular berwarna hitam dan putih keluar dari tubuhnya, mulai dari kepala, setengah badan hingga akhirnya seluruhnya keluar.
Yang Yin tewas, atau mungkin pingsan, matanya melebar sempurna dengan mulut yang mengeluarkan air liur, tubuhnya terlihat kejang-kejang.
Jin Zhu Huang membuka bajunya, memperlihatkan susunan formasi berada di pusarnya.
Jiwa bela diri Ular Yin-Yang yang baru saja keluar dari tubuh Yang Yin akan mengamuk namun Jin Zhu Huang melakukan segel tangan, puluhan rantai energi keluar melalui susunan formasi di pusatnya, mengikat Ular Yin-Yang.
Jin Zhu Huang duduk bersila kemudian memulai proses memasukkan jiwa bela diri ke dalam tubuhnya.
Kepala Ular Yin-Yang mulai masuk dan terus terseret masuk ke dalam hingga seluruhnya benar-benar masuk tidak tersisa.
Jin Zhu Huang mengerutkan keningnya menahan rasa sakit saat energi Yin-Yang mengalir ke dalam tubuhnya.
Jin Zhu Huang masuk ke alam bawah sadarnya, ia melihat Ular Yin-Yang berada di depannya akan mengamuk memakannya.
Ia segera menggunakan energi cahaya untuk menekannya.
“Hahaha, Ular Yin-Yang, aku sudah menyiapkan semuanya, kau sudah melemah dan aku menanamkan susunan formasi untuk menekan kekuatan mu. Patutlah pada tuan baru mu dan jadilah kekuatan ku!” Jin Zhu Huang tertawa keras.
“Bagitukah menurut mu, Jin Zhu Huang?”
__ADS_1
Jin Zhu Huang melebarkan matanya saat mendengar suara yang familiar.
Ia melihat ke arah Ular Yin-Yang, di atas kepala Ular Yin mulai terlihat benjolan yang membentuk sosok Yang Yin dengan setengah badan.
“Kau.. Yang Yin! Bagaimana bisa...” Jin Zhu Huang terkejut.
“Hahaha, kau pikir aku tidak tau apa yang kau rencanakan Jin Zhu Huang! Kau tidak sadar dengan kebodohan mu sendiri!”
“Bagaimana bisa kau berada di sini?”
“Jin Zhu Huang, Yi’er sama sekali tidak berhasil menyerap esensi jiwa ku. Dia memang menyerap esensi tubuh ku tapi tidak dengan esensi jiwa. Aku memang sengaja memberikannya esensi tubuh ku untuk membuat mu semakin cepat menjalankan rencana mu ini!..
Kau sama sekali tidak tau apa-apa mengenai Jiwa Bela Diri, Jin Zhu Huang. Jiwa bela diri terhubung langsung dengan jiwa ku, jadi menarik Jiwa Bela Diri sama saja dengan menarik jiwa ku secara bersamaan!..
Saat aku sudah berada di dalam tubuh mu, dengan begitu aku bisa mengambil alih tubuh mu!” Yang Yin menyeringai lebar.
“Hahaha, Yang Yin, ternyata begitu. Tapi di sini adalah alam bawah sadar ku, ini adalah tubuh ku, kau tidak akan bisa melakukan apa-apa di sini!”
Energi cahaya memenuhi alam bawah sadar Jin Zhu Huang, menekan Ular Yin-Yang.
“Heh, Jin Zhu Huang, kau terlalu meremehkan kekuatan Yin-Yang!” Yang Yin meledakkan energi Yin-Yang, membuat energi cahaya langsung menghilang.
“Apa?!”
“Tidak perlu terkejut. Energi Yin-Yang adalah energi kekacauan, tubuh dan jiwa mu tidak mampu menahan kekuatan Yin-Yang, semenjak kau memasukkan Jiwa Bela Diri ku dan energi Yin-Yang mengalir ke seluruh tubuh mu, tubuh dan jiwa mu sudah melemah!..
Sekarang aku hanya perlu menghancurkan jiwa mu dan aku akan mengambil alih tubuh mu. Dengan begitu maka aku yang akan menjadi pangeran Dinasty Jin,” Yang Yin menyeringai lebar.
“Kau.. kau...” Jin Zhu Huang tidak tau harus berkata apa.
__ADS_1
Ternyata selama ini Yang Yin terlihat polos dan bodoh hanya pura-pura. Dia ternyata lebih licik dari dirinya.
“Sungguh ironis bukan. Kau yang berpikir selama ini diri ku seperti tikus di dalam mulut naga malah ternyata kau yang sedang menari di telapak tangan ku!” Yang Yin menatap rendah Jin Zhu Huang dengan senyum yang semakin lebar.