Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.191 - Kebohongan Yang Yin


__ADS_3

“Jadi bagaimana Nona Xian Lin? Apa kau bisa mendapatkan satu kuota untuk ku? Jika kau bisa mendapatkannya maka aku bisa memberi mu Air Spiritual.”


Alasan Xiang Shin memberikan Air Spiritual pada Meng Duan sebelumnya karena menginginkan satu kuota memasuki Dimensi Dong Jian. Ia ingin membuat Meng Duan merasa berhutang Budi hingga mengundangnya memasuki Dimensi Dong Jian.


Xiang Shin sudah membuat beberapa rencana lanjutan namun tidak di sangka Luo Xian Lin mendatanginya hingga ia bisa membuat kesepakatan dengan gadis itu dan tidak memerlukan rencana yang sudah ia buat sebelumnya.


Itu pun jika Luo Xian Lin dapat membantunya.


“Jika hanya mendapatkan satu kuota, itu sama sekali tidak masalah untuk ku.” Luo Xian Lin tidak keberatan dengan persyaratan dari Xiang Shin.


“Kalau begitu baguslah,” Xiang Shin mengangguk puas lalu mengeluarkan sebotol Air Spiritual, “ngomong-ngomong kenapa kau sebegitunya menginginkan Air Spiritual? Jika itu hanya karena ingin meningkatkan kultivasi, aku yakin orang seperti mu tidak akan sampai mendatangi ku bahkan sampai menyusup seperti ini.”


Luo Xian Lin menerima botol Air Spiritual tersebut lalu menghela nafas.


“Aku ingin secepatnya menerobos ke tingkat Immortal King agar bisa membatalkan pertunangan ku dengan saudara Meng Duan. Pertunangan kami di putuskan oleh Ketua Sekte, tapi tidak ada di antara kami yang menginginkan hal ini!..


Selain itu saudara Meng Duan sudah mencintai Xue Ning. Aku ingin menentukan pasangan ku sendiri, aku juga tidak ingin hubungan saudara Meng Duan rusak karena ku.”


Xiang Shin mengangguk pelan. Sebenarnya ia tidak terlalu peduli tentang alasan khusus Luo Xian Lin menginginkan Air Spiritual.


“Kalau begitu urusan ku di sini sudah selesai. Tunggu saja kabar dari ku! Oh ya, aku ingin memperingatkan mu untuk hati-hati dengan Yang Yin,” Luo Xian Lin memperhatikan sebelumnya kalau Yang Yin sepertinya memiliki dendam dengan Xiang Shin.


Setelah mengatakan itu, Luo Xian Lin langsung pergi tanpa menunggu tanggapan dari Xiang Shin.

__ADS_1


“Waspada terhadap Yang Yin? Selain bakat di atas rata-rata, apakah Yang Yin memiliki sesuatu yang lain untuk di waspadai?” Xiang Shin bergumam pelan.


Jika Yang Yin hanya memiliki bakat saja, ia yakin Luo Xian Lin tidak akan sampai memperingatinya seperti itu.


“Kalau begitu aku harus lebih waspada pada Yang Yin itu.”


***


Planet Xue merupakan salah satu planet terbesar di Tata Surya Gou, juga merupakan tempat berdirinya sekte terbesar di Tata Surya Gou, Sekte Darah Kematian.


Sekte Darah Kematian, seperti namanya, sekte ini mengkhususkan muridnya menguasai teknik dan hukum darah. Mereka juga sangat ahli dalam membunuh karena teknik darah mereka sangat mengerikan.


Saat ini di Aula Utama Sekte Darah Kematian.


“Murid Inti Sekte Pedang Dunia datang berkunjung!” Penjaga gerbang Aula Utama berseru.


Yang Yin berjalan memasuki Aula Utama, ia melihat Ketua Sekte Darah Kematian yang duduk di kursi kebesarannya serta beberapa Tetua, ada juga murid-murid sekte yang berada di sana.


“Maafkan kedatangan saya yang mungkin mengganggu Ketua Sekte, saya datang kemari karena membawa tubuh Saudara Xue Ji Yan.”


Ketua Sekte Darah Kematian bernama Xue Fuji sedikit mengerutkan keningnya.


“Putra ku sudah menghilang tanpa kabar selama beberapa tahun ini. Dan apa maksud mu dengan membawa tubuh putra ku?”

__ADS_1


Yang Yin mengibaskan tangannya, mengeluarkan sesuatu yang di bungkus oleh kain.


“Seharusnya Ketua Sekte Xue Fuji mengetahui maksud ku.”


“Kau.. apa kau ingin mengatakan kalau yang ada di dalam kain itu adalah mayat kakak ku?!”


Seorang gadis cantik menunjuk Yang Yin dengan ekspresi marah. Ia adalah Xue Ning, nona muda Sekte Darah Kematian juga merupakan adik Xue Ji Yan.


“Aku tau ini sulit di untuk di terima. Saya juga sulit percaya kalau saudara Xue Ji Yan yang aku kagumi itu...” Yang Yin mengepalkan tangannya dengan ekspresi menahan amarah, ia pun membuka kain itu dan terlihatlah mayat Xue Ji Yan.


“Heheh, untung saja aku menyimpan mayat ini di dalam cincin dimensi ku. Jadi mayat Xue Ji Yan tidak membusuk,” Yang Yin bergumam dalam hatinya.


Xue Fuji terkejut sampai berdiri, begitu juga dengan para Tetua, tidak terkecuali semua murid yang berada di sana termasuk Xue Ning.


“Kakak!” Xue Ning menutup mulutnya lalu menghampiri mayat kakaknya, “kakak bagaimana ini bisa terjadi! Siapa yang melakukan hal kejam ini pada mu?”


Xue Ning menangis memeluk mayat kakaknya.


“Katakan.. katakan apa yang terjadi dan siapa yang telah melakukan semua ini!” Xue Fuji mengepalkan tangannya.


Ia selalu membanggakan putranya yang sangat berbakat. Ia berharap putranya bisa melampaui dirinya dan menjadi kultivator tingkat Immortal King termuda di Tata Surya Gou.


Namun sekarang ia melihat mayat putranya berada di hadapannya. Bagaimana mungkin ia tidak marah.

__ADS_1


__ADS_2