
Tata Surya Guro merupakan Tata Surya yang di serang oleh pasukan Xiao Zhou dan Xiao Xiao.
Saat tiba di area Tata Surya Guro, mereka langsung menyerang dengan menembakkan sinar energi dari meriam kapal angkasa.
Beberapa planet hancur oleh serangan kapal angkasa mereka sebelum pasukan para iblis datang untuk menghadang.
Pasukan yang di bawa Xiao Zhou di dominasi oleh Spirit Beast. Karena paling rendah kultivasi Spirit Beast berada di tingkat Immortal King, jadi semuanya dapat mengambil bentuk manusia untuk menghemat ruangan kapal angkasa.
Saat pasukan musuh datang, mereka tidak menahan diri dan langsung berubah menjadi Spirit Beast. Gempuran dari jutaan Spirit Beast tentu sangat mengejutkan pasukan iblis.
Di antara mereka, yang memiliki ukuran paling besar adalah Xiao Xiao yang panjangnya bisa melilit sebuah planet. Meskipun ukuran Xiao-Xiao sangat besar namun gerakannya begitu cepat.
Seketika Xiao Xiao berada di atas puluhan kapal angkasa para iblis, ia mengibaskan ekornya untuk menghancurkan semua kapal angkasa.
Para iblis melompat keluar dari kapal kemudian bergerak pergi, sementara yang tidak bisa menyelamatkan diri berakhir hancur bersama kapal mereka.
Dari puluhan kapal angkasa, hanya beberapa yang berhasil meloloskan diri dari kibasan ekor Xiao Xiao.
Namun mereka hanya berhasil menghindar dari serangan pertama. Serangan berikutnya mengakhiri hidup mereka. Xiao Xiao membuka mulut besarnya kemudian melahap kapal angkasa tersebut.
Para iblis yang berhasil selamat menyerang Xiao-Xiao namun ketahanan tubuh Spirit Beast itu terlalu kuat hingga serangan mereka terasa menggelitik.
Para Spirit Beast lainnya bergerak menyerang para iblis dengan sangat brutal. Mereka tidak kenal ampun, mencabik-cabik para iblis dengan taring dan cakar mereka.
Serangan yang sangat brutal dari para Spirit Beast membuat para iblis kocar-kacir. Cukup banyak dari mereka yang memilih melarikan diri karena dalam sekejap saja pasukan mereka terbantai lebih dari setengahnya.
__ADS_1
Namun sayangnya para Spirit Beast sudah membuat formasi melingkar hingga semua jalan untuk melarikan diri sudah tertutup.
Para iblis kini saling memunggungi, terpusat dalam satu tempat.
Karena mereka terlalu fokus pada para Spirit Beast yang mengelilingi mereka, mereka tidak sadar dari atas Xiao Xiao sudah melesat dengan mulut terbuka. Karena posisi mereka yang terpusat membuat Xiao Xiao dapat menelan semua iblis itu dalam sekali lahap.
Dengan demikian, semua pasukan iblis sudah habis oleh pasukan Xiao Zhou.
Xiao Zhou melayang kemudian mendarat di atas kepala istrinya.
“Bagus Xiao-Xiao, kau memang sangat bisa di andalkan,” Xiao Zhou mengelus kepala Xiao Xiao membuat ular Jormungandr itu terlihat kegirangan.
“Baiklah Xiao-Xiao, sekarang semua pasukan musuh sudah habis. Namun pasti masih banyak iblis yang tersisa di 18 planet di Tata Surya Guro ini. Apa kau juga ingin memakan mereka semua?”
“Hm.. bukankah tidak mungkin melakukannya? Meskipun ukuran tubuh mu memang sangat besar, tapi untuk menelan sebuah planet..” Xiao Zhou agak ragu dengan hal tersebut.
Tiba-tiba ukuran tubuh Xiao Xiao menjadi lebih besar membuat tidak hanya Xiao Zhou yang terkejut namun juga semua Spirit Beast di sana.
Xiao Zhou menelan ludahnya, mengingat bagaimana wujud Xiao Xiao yang sangat imut dengan tubuh mungilnya saat menjadi manusia, perbandingannya dengan sekarang terlalu jauh.
Saat wujud manusia, Xiao-Xiao hanya setinggi dada Xiao Zhou. Namun sekarang, ia hanya terlihat seperti semut di hadapan seekor gajah.
“Jadi bagaimana sekarang? Apa aku boleh menelan para iblis itu beserta planetnya?”
“Ya tentu saja, asalkan kau jangan menelan bintangnya.”
__ADS_1
“Bintang untuk sekarang masih terlalu besar, tapi tidak akan lama sampai aku bisa melahap bintang, bahkan bisa memakan sebuah galaksi!”
Xiao Zhou membayangkan seberapa besar ukuran tubuh Xiao Xiao untuk bisa menelan sebuah galaksi.
“Xiao-Xiao, kau bisa memanipulasi ukuran tubuh mu saat bentuk Spirit Beast, apa kau bisa melakukannya juga saat menjadi manusia?”
“Tentu saja, aku bisa menjadi sebesar apapun yang kau inginkan. Apa kau ingin melihatnya?”
Xiao Zhou memikirkan bagaimana tubuh Xiao-Xiao yang mungil menjadi setinggi gunung.
“Tidak tidak, tidak perlu!”
Sebagai pria, tentu harga diri Xiao Zhou akan terluka jika tubuh istrinya lebih besar dari dirinya.
“Padahal aku bisa memperlihatkan wujud wanita dewasa dengan beberapa bagian yang lebih besar.”
Pikiran Xiao Zhou kembali terbayang sesuatu yang berbeda. Melihat wujud dewasa Xiao-Xiao membuat air liurnya hampir menetes.
“Baiklah baiklah. Tapi tidak sekarang, nanti malam saja.”
“Hmph! Dasar,” Xiao Xiao mendengus namun ia sebenarnya merasa senang jika Xiao Zhou senang.
Bisa menyenangkan suaminya membuat Xiao-Xiao juga ikut senang.
“Sebelum kau memakan planetnya, kita harus menjarah semua harta mereka terlebih dahulu.”
__ADS_1