Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.164 - Paviliun Matahari Perak


__ADS_3

Xiang Shin saat ini terbang di Kota Yun, kota di mana Keluarga Yun berdiri, merupakan pusat dari Planet Yun yang memiliki wilayah sangat luas.


Setelah kejadian mengejutkan yang dilakukan Yun Yihua, gadis itu tiba-tiba berlari keluar kamarnya tanpa mengatakan atau menjelaskan apa yang ingin dilakukannya.


Di dalam kota di perbolehkan untuk terbang, namun tidak boleh melewati batas ketinggian tertentu. Jika melanggar hukum maka orang itu akan di kenai denda.


Di Galaksi Tou, mata uang yang di gunakan adalah Kristal Qi kelas atas, kristal Qi kelas rendah hanya menjadi sampah di Alam Surgawi.


Ada juga yang lebih tinggi dari Kristal Qi adalah Kristal Saint. Namun di Galaksi Tou, Kristal Saint ini cukup langka.


Xiang Shin tidak memiliki banyak kristal Qi kelas atas jadi dia harus membuat beberapa usaha untuk mendapatkan uang.


Xiang Shin mendarat saat berada tidak jauh dari sebuah paviliun besar. Terlihat jelas plat besar di atas gerbang yang bertuliskan Paviliun Matahari Perak.


Paviliun Matahari Perak di katakan merupakan salah satu organisasi terbesar di Galaksi Tou. Paviliun Matahari Perak ini memiliki cabang di semua Tata Surya, bahkan dikatakan sampai memiliki canag di luar Galaksi.


Xiang Shin memasuki paviliun tanpa mendapatkan hambatan sama sekali. Para penjaga gerbang begitu ramah, sama sekali tidak terlihat meremehkannya meskipun pakaian yang ia kenakan tidak terlalu bagus atau berkualitas.


Seperti toko-toko besar pada umumnya, Xiang Shin di sambut oleh gadis pelayan yang cantik. Wajahnya yang cantik menyegarkan mata, senyuman yang manis menenangkan hati dan pikiran, pelayan di Alam Surgawi benar-benar memiliki kualitas yang berbeda.


“Apakah ada yang bisa saya bantu, Tuan?”


“Aku ingin menjual beberapa barang.”

__ADS_1


“Oh, barang apa itu? Bisakah saya melihatnya?”


“Tentu saja,” Xiang Shin mengeluarkan sebotol Eliksir.


“Apa ini Tuan?” Pelayan itu menatap botol Eliksir itu dengan penasaran, ia merasa pernah melihat barang seperti itu namun lupa di aman.


“Ini adalah Eliksir...”


Sebelum Xiang Shin menjelaskan lebih jauh, pelayan itu tiba-tiba mendekap botol Eliksir itu dengan kedua tangannya, seolah ingin menyembunyikannya.


“Tuan! Apa kau ingin mati menjual barang seperti ini?!” Pelayan tersebut berkeringat dingin, melihat ke kiri dan kanan.


“Eh?” Xiang Shin berkedip beberapa kali, bingung dengan maksud Pelayan di depannya, “apa maksud mu, Nona? Apakah ada sesuatu yang salah?”


Xiang Shin menggeleng pelan membuat pelayan itu menghela nafas.


“Aku akan menjelaskannya, tapi sebaiknya simpan dulu Eliksir ini!” Pelayan itu seolah sangat mendesak Xiang Shin.


“Baiklah,” Xiang Shin mau tidak mau menuruti perkataannya, “jadi bisakah kau menjelaskannya sekarang?”


“Aku tidak tau kau berasal dari pegunungan mana tapi Eliksir ini tidak bisa sembarangan untuk di penjual belikan.”


Xiang Shin mengerutkan keningnya. Apakah Eliksir merupakan sesuatu yang ilegal di Alam Surgawi? Dia sendiri yang membuat Eliksir itu, menggunakan bahan herbal yang ia miliki, bagaimana kemudian ia tidak boleh menjualnya?

__ADS_1


“Eliksir ini merupakan produk murni milik Ras Peri, tidak ada yang boleh menjual, membeli, memiliki atau mengonsumsi Eliksir tanpa izin resmi dari Ras Peri, jika kau melanggar hal ini maka kau bisa menjadi buronan mereka. Jadi sebaiknya kau buang Eliksir itu jika tidak memiliki izin resmi dari Ras Peri.”


Xiang Shin diam, tidak memberikan tanggapan apa pun pada pelayan tersebut.


“Jika seperti ini maka akan sangat sulit untuk ku mendapatkan uang,” Xiang Shin bergumam sambil menghela nafas, “mungkin sebaiknya aku menjual susunan formasi.”


“Kalau begitu apakah aku bisa menjual susunan formasi di sini?”


“Kalau susunan formasi, tentu saja itu tidak masalah sama sekali. Kalau boleh tau, tuan ingin menjual susunan formasi tingkatan apa?”


“Susunan formasi tingkat Ancient.”


Pelayan itu melebarkan matanya karena terkejut, “apakah Tuan adalah ahli formasi tingkat Ancient?”


“Ya begitulah,” Xiang Shin mengangguk.


“Kalau begitu bisakah Tuan ikuti saya? Saya ingin mempertentangkan Tuan dengan manager Paviliun Matahari Perak.”


“Oh tidak masalah.”


Xiang Shin pun mengikuti pelayan itu menuju sebuah ruangan. Setibanya di depan sebuah pintu, pelayan mengetuk pintu kemudian terdengar suara pria yang memberi izin untuk masuk.


Saat membuka pintu, mereka melihat seorang pria yang terlihat berusia 40 tahun, lengan kiri pria itu buntung sampai sikut. Ini merupakan hal wajar yang sama sekali tidak mengejutkan, para kultivator selalu berhadapan dengan pertarungan yang mempertaruhkan nyawa, kehilangan anggota tubuh merupakan hal biasa.

__ADS_1


Namun seharusnya di Alam Surgawi ada pil yang bisa menumbuhkan anggota tubuh. Melihat lengannya seharusnya pria itu membiarkan tubuhnya seperti itu, atau mungkin dia tidak bisa menyembuhkannya?


__ADS_2