
Xiang Shin merasakan tangannya mati rasa setelah terkena cakaran Sano. Bahkan dengan air suci, ia kesulitan menetralkan racun tersebut.
“Sekarang aku paham, mereka memiliki karakteristik racun yang berbeda-beda,” Xiang Shin menggunakan energi spiritual untuk menahan penyebaran racun.
Xiang Shin sekarang sudah memahami pola serangan dan kombinasi serangan mereka.
“Jadi sekarang tidak perlu menahan diri!”
Tanda Pedang!
Teknik Pedang Pemutus Emosi!
Ekspresi Xiang Shin menjadi datar seolah tidak memiliki emosi. Tubuhnya mengeluarkan aura berbagai macam warna, terutama warna hitam dan putih merupakan yang paling mencolok.
“Xuan, keluarkan seluruh kekuatan mu!”
Xuan yang berada di samping Xiang Shin tidak menjawab namun mengeluarkan aura kuat.
Cho, Nio dan Sano bisa merasakan tekanan dari mereka berdua. Mereka juga tidak ingin menahan diri lagi jadi mereka langsung berubah menjadi ular raksasa dengan panjang 500 meter.
Setelah ketiganya menjadi wujud ular sepenuhnya, mereka menyemburkan pancaran energi beracun kearah Xiang Shin dan Xuan.
Xuan langsung pasang badan di depan Xiang Shin.
Pusaran Yin-Yang!
Xuan menggunakan energi Yin-Yang berbentuk pusaran besar di depannya. Pancaran energi yang di keluarkan ketiga penguasa Demonic Land itu terserap masuk kedalam pusaran Yin-Yang.
Xiang Shin pun melesat maju bersama semua Pedang Daonya, diikuti oleh Xuan.
__ADS_1
Cho, Nio dan Sano terbang ke 3 arah yang berbeda, setiap kali mereka bergerak akan mengeluarkan asap beracun yang sangat kuat.
Xiang Shin membuat salah satu Pedang Daonya menjadi lebih kecil sekecil jarum, kemudian menembakkan kearah Sano.
Sano bisa merasakan energi pada pedang itu sangat kecil, ia sama sekali tidak waspada dan terlihat diam membiarkan Pedang Dao akan mengenainya.
Sesaat sebelum pedang itu mengenai Sano, Xiang Shin berteleportasi ketempat Pedang Dao itu berada dengan pedang di tangannya yang sudah di aliri energi Yin-Yang serta energi pedang yang sangat kuat.
Sano terkejut, ia masih sempat melapisi tubuhnya dengan energi Qi untuk mengeraskan sosoknya.
Namun sayang sekali, tebasan pedang Xiang Shin sangat cepat dan kuat hingga Sano tidak sempat membuat pertahanan yang sempurna.
Sano berakhir terpotong menjadi dua bagian. Ini adalah pembalasan dari Xiang Shin.
Meskipun tubuhnya sudah terpotong, Sano masih bisa bergerak dan memiliki kesadaran. Dengan sisa-sisa tenaganya, Sano menghimpun racun di mulutnya, berniat menembakkan ke arah Xiang Shin dari jarak dekat.
“ADIK KETIGA!”
Cho dan Nio berteriak dengan mata melebar melihat salah satu saudara mereka kembali terbunuh.
“BAJI*NGAN!” Cho menyemburkan nafas api dengan intensitas tinggi.
Xiang Shin membuat kuda-kuda, formasi sihir berlapis tercipta di depannya. Dengan sekali tusukan pedang, pancaran energi 7 elemen keluar.
Benturan serangan Cho dan Xiang Shin menyebabkan gelombang angin keras, kedua pancaran energi tersebut saling mendorong satu sama lain.
Nio berniat menyerang Xiang Shin, tapi Xuan menghadangnya. Pertarungan Xuan melawan Nio terlihat jelas Xuan lebih mendominasi.
Itu karena racun Nio yang hanya mempengaruhi jiwa tidak mempan pada Xuan yang merupakan boneka spiritual tanpa jiwa. Sekuat apapun racun Nio, tidak mampu memberikan dampak pada Xuan.
__ADS_1
Xiang Shin menambahkan dua lapisan formasi sihir lagi yang berwarna hitam dan putih.
Seketika semburan api Cho terdorong dengan cepat hingga serangan Xiang Shin menghantam wajahnya. Cho terpental keras.
Xiang Shin berteleportasi ke belakang Cho, bersiap menebasnya menjadi dua sebagaimana yang ia lakukan pada Sano.
Cho menyadari keberadaan Xiang Shin, meskipun tubuhnya besar, namun ia bisa bergerak lincah dan lentur menghindari tebasan pedang kemudian bergegas menjauh.
Formasi Sihir! Rantai Yin-Yang!
Xiang Shin melakukan gerakan tangan mengepal, seketika puluhan formasi sihir tercipta di sekeliling Cho. Semua formasi sihir mengeluarkan rantai Yin-Yang, mengikat seluruh tubuh Cho.
Cho mengeluarkan suhu panas ekstrim dari tubuhnya, namun sayangnya rantai Yin-Yang terlalu kuat.
Secara bersamaan Xiang Shin dan Xuan muncul di hadapan Cho. Xiang Shin melakukan tebasan vertikal sementara Xuan melakukan tebasan horizontal, memotong tubuh Cho menjadi 4 bagian.
4 dari 5 penguasa Demonic Land sudah tewas di tangan Xiang Shin dan Xuan. Nio yang baru saja bangkit dari kawah setelah mendapatkan tendangan dari Xuan, hanya bisa mematung melihat kakak pertamanya tewas di depan matanya.
Selama ini mereka tidak terkalahkan, bisa berbuat apa saja tanpa ada yang bisa melarang mereka. Mereka adalah raja, mereka adalah penguasa, tidak ada yang bisa menandingi mereka, kini semuanya tidak lebih omong kosong belaka.
“KAU...”
*JLEB!
Kata-kata Nio tertahan karena sebuah pedang besar menancap di perutnya. Dia ingin berteriak namun beberapa pedang lagi menancap di seluruh bagian tubuhnya hingga dia tidak bisa bergerak.
Xiang Shin melayang mendekati Nio, ia sudah tidak menggunakan transformasi malaikat maupun Teknik Pedang Pemutus Emosi.
“Baiklah, waktunya mengorek informasi.”
__ADS_1