
Pertemuan antara Xiang Shin dan Huo Cai’er tidak seindah saat Xiang Shin bertemu dengan istri-istrinya yang lain.
Xiang Shin hanya belum bertemu dengan Yun Yihua dan Huo Cai’er. Ia berpikir siapa pun yang ia temui pertama kali, ia akan langsung memeluknya dengan penuh kehangatan.
Namun sekarang ia terdiam saat melihat sosok Huo Cai’er. Ia bingung, sangat bingung dengan situasi ini. Ia mengenal Huo Cai’er sebagai manusia, namun yang ada di hadapannya sekarang jelas iblis. Apakah dia benar-benar Huo Cai’er atau dia hanya mirip? Atau mungkin ada iblis yang telah mengambil alih tubuh istrinya itu?
Huo Cai’er sendiri tidak menduga akan bertemu dengan suaminya di sini. Ia pun bingung melakukan apa di pertemuan yang ia nantikan ini. Jika boleh jujur, ia ingin sekali melompat ke pelukannya, sayangnya dengan kondisinya saat ini.. ia bahkan malu menampakkan diri di hadapan Xiang Shin hingga ia menunduk lalu berbalik.
Sekilas tadi Xiang Shin melihat mata sayu Huo Cai’er. Jelas itu ekspresi Cai’er ketika sedih, ia yakin di hadapannya ini pasti istrinya, bukan orang lain.
Xiang Shin secara perlahan mendekatinya. Huo Cai’er bisa merasakan Xiang Shin semakin mendekat, itu membuatnya takut sampai tangannya gemetar.
Apa yang akan di lakukannya? Apakah dirinya akan di bunuh? Jika memang itu keinginannya maka ia akan menerima sepenuhnya.
Huo Cai’er memikirkan banyak hal hingga ia tertegun dengan lengan yang melingkari pinggangnya dari belakang.
“A.. sa..” Huo Cai’er ingin mengatakan sesuatu tapi mulutnya terasa kaku untuk mengeluarkan suara.
“Tidak perlu mengatakan apa-apa.” Xiang Shin mengeratkan pelukannya. “Aku tidak tau apa yang terjadi pada mu hingga menjadi seperti ini tapi aku yakin kau adalah Huo Cai’er yang aku kenal, istri ku yang aku sayangi. Aku merindukan mu, Cai’er.”
Huo Cai’er terdiam, air matanya mengalir. Ia senang sampai tidak bisa menahan air mata. Rasa takut di hatinya seketika menghilang, berganti dengan rasa lega.
“Apa kau pikir aku akan meninggalkan mu hanya karena kondisi mu sekarang?”
__ADS_1
“Un.” Huo Cai’er mengangguk pelan.
“Apa kau pikir aku akan membenci mu karena kau menjadi iblis?”
“Un.”
“Apa kau merindukan ku?”
“Un. Aku sangat merindukan mu, Kakak Shin.” Huo Cai’er berbalik lalu memeluk Xiang Shin dengan penuh keharuan.
Xiang Shin mengelus kepala istrinya, ini pertama kalinya ia melihat Cai’er menangis seperti ini. Istrinya yang paling kejam, selalu bersikap dingin, jarang sekali tersenyum dan menampakkan emosi sekarang benar-benar menangis haru.
“Baiklah, berhenti menangis.” Xiang Shin mengusap air mata Huo Cai’er.
“Untuk apa aku merasa seperti itu? Justru penampilan mu sekarang terlihat lebih menggoda.” Xiang Shin tertawa kecil.
“Cai’er, aku sebenarnya ingin mendengar bagaimana kau bisa berubah menjadi iblis tapi aku masih harus mengurus para iblis itu.”
Xiang Shin menunjuk tempat para iblis yang kini melesat ke arahnya.
“KEMBALIKAN KULTIVASI KAMI!”
Mordo memimpin pasukan untuk menyerang Xiang Shin. Tapi mereka segera terhenti saat melihat Huo Cai’er di dekat pria itu.
__ADS_1
“N-nona Huo!” Mordo dan para iblis lainnya terlihat ketakutan.
“Sepertinya kau bagian dari pasukan iblis ya Cai’er. Jadi apa yang akan kau lakukan berikutnya? Terus berada di pihak mereka?” Xiang Shin menaikkan alisnya.
“Pertanyaan konyol, siapa pun yang menjadi musuh mu maka akan menjadi musuh ku juga. Selain itu mereka memiliki apa yang aku butuhkan.” Huo Cai’er mengeluarkan aura beracun di tangan kanannya.
Para iblis menjadi musuh suaminya jadi mereka juga akan menjadi musuhnya. Huo Cai’er tidak akan segan-segan pada musuh suaminya bahkan jika itu berasal dari rasnya sendiri.
Para iblis itu memiliki Primordial Demon yang bisa Huo Cai’er serap untuk meningkatkan kultivasinya.
“Aku cukup kesulitan menghabisi mereka karena memiliki semacam makhluk aneh. Tapi kau seharusnya tidak akan mendapatkan kendala, jadi aku membutuhkan bantuan mu.”
Huo Cai’er mengangguk lalu perlahan melayang menuju para iblis.
“N-nona Huo.. apa yang akan kau lakukan? Apa kau berniat berkhianat? 7 Dewa Iblis tidak akan memaafkan mu!” Mordo sadar tidak mungkin bisa menghadapi Huo Cai’er.
Bahkan saat kultivasinya masih normal saja ia tidak berpikir bisa menyentuh wanita itu, apa lagi sekarang kultivasinya menurun.
“Kalian tidak akan bisa pergi ke mana-mana.” Xiang Shin mengarahkan tangannya ke depan.
Pengerasan Ruang!
“Cai’er, sekarang kau bisa melakukan apa pun pada mereka tanpa khawatir mereka akan melawan!”
__ADS_1
Tanpa basa-basi, Huo Cai’er mulai menyerap kekuatan Mordo dan para iblis lainnya.