Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.677 - Berada Dalam Kesendirian


__ADS_3

Setelah membangkitkan semua pasukan termasuk para petinggi, energi Yun Yihua benar-benar tersisa sedikit saja.


Para penguasa pun melakukan rapat pertemuan lagi, sementara Yun Yihua fokus dalam memulihkan kondisinya, sedangkan Lukas fokus dalam menahan para Iblis Dosa Besar agar tidak menerobos masuk dengan bantuan kekuatan Orb Of Life dan Orb Of Angle.


Dalam rapat dadakan itu, mereka semua yakin tidak akan bisa menahan para iblis untuk sekarang, karena jika keluar maka para Iblis Dosa Besar itu akan menangkap mereka semua lagi. Berikutnya mungkin mereka tidak akan di biarkan bunuh diri lagi.


Jadi mereka membuat sebuah rencana pengalihan untuk mendapatkan lebih banyak waktu.


***


Beelzebub bertarung melawan naga air. Setelah pertarungan yang cukup panjang, Beelzebub akhirnya berhasil menyerap naga air itu sepenuhnya.


“Ini benar-benar enak.” Beelzebub menjilat bibirnya. “Akan aku buat Lukas mengeluarkan lebih banyak air ini untuk ku agar bisa bisa meminumnya lebih banyak.”


“Kau benar-benar bersemangat Beelzebub.” Satan menghampiri Beelzebub.


“Tentu saja, aku ingin minum lebih banyak lagi.”


“Kau selalu saja memiliki nafsu makan yang besar.”


“Kau yang tidak paham cita rasa tidak akan mengerti bagaimana nikmatnya merasakan sesuatu yang baru lewat mulut mu!”


“Yang Mulia!”


Saat para Iblis Dosa Besar sedang berbicara, seorang iblis datang menghampiri mereka.


“Saya merasakan pergerakan ruang yang aneh di area Utara Dimensi Beast, mungkin saja mereka telah melarikan diri!”

__ADS_1


“Bawa pasukan pelacak untuk memeriksanya.” Satan memberi perintah.


“Baik Yang Mulia.”


Para iblis segera membawa sebagian pasukan mereka untuk memeriksa kejanggalan yang mereka rasakan tersebut.


Sekitar 10 ribu kapal angkasa di kerahkan untuk menyusuri area Utara Dimensi Beast.


Setelah cukup lama, mereka akhirnya melihat dari kejauhan sebuah puluhan kapal angkasa keluar melalui celah dimensi kemudian bergerak cepat.


Para iblis dengan cepat mengejar kapal-kapal angkasa tersebut.


Naga air raksasa keluar melalui salah satu kapal angkasa, melahap semua kapal angkasa pasukan iblis sampai tidak bersisa.


Para Iblis Dosa Besar yang merasakan samar-samar energi Cosmic air dari kejauhan, langsung membawa semua pasukan. Mereka menduga jika pasukan Aliansi 4 Dimensi benar-benar melarikan diri melalui jalan rahasia seperti yang di lakukan para malaikat sebelumnya.


Jadi mereka tidak ingin menghabiskan waktu untuk mencoba membuat pintu masuk Dimensi Beast.


***


“Mereka sudah terpancing. Baguslah, ini akan memberi kita lebih banyak waktu.” Lukas menghela nafas lega.


“Kita sudah berhasil menahan mereka selama 1 tahun, ini sudah merupakan waktu yang cukup lama. Semoga dengan mereka yang memakan umpan pengalihan bisa memberi kita waktu beberapa tahun lagi.” Yun Yihua mengangguk.


Lukas sebelumnya memasang satu tekniknya di salah satu kapal angkasa. Ia sengaja untuk memancing semua iblis mengejar kapal angka yang menjadi umpan.


Yun Yihua tiba-tiba melirik ke arah tertentu karena merasakan suatu aura. Tanpa mengatakan apa-apa, ia melesat terbang menuju aura tersebut.

__ADS_1


“Hei! Rafael, ada apa?!” Lukas kebingungan melihat tindakan tiba-tiba Rafael dan segera mengejar wanita itu.


***


Xiang Shin berhasil memulihkan luka-luka di tubuhnya, kecuali lengannya serta luka bakar di tubuhnya yang masih tidak bisa sembuh karena efek dari kekuatan Nihility.


Xiang Shin kembali ke Dimensi Dewi Waktu. Ia pun mendapatkan informasi terkini mengenai penyerangan para iblis ke Dimensi Beast. Ia segera pergi ke Dimensi Beast menggunakan formasi teleportasi lintas Dimensi.


Saat Xiang Shin baru saja tiba, ia langsung di sambut oleh Xiang Zhu di sana. Putranya itu seolah sudah menduga jika dirinya akan datang hari ini.


Xiang Zhu terlihat terkejut dengan luka bakar yang jelas di sebelah wajah ayahnya. Ia yakin luka bakar itu mencapai dada tapi itu tertutupi pakaiannya.


“Ayah, di mana ibu ku?” Xiang Zhu tidak bertanya tentang penyebab ayahnya terluka melainkan menanyakan soal keberadaan ibunya. “Aku harap kau bisa menjawab dengan jujur, ayah.”


Xiang Shin mendongak, memejamkan matanya, terlihat penuh dengan penyesalan. “Maaf, ayah tidak mampu melindungi ibu mu.”


Xiang Zhu tertegun sejenak lalu menghela nafas kecil. Ia mengepalkan tangannya dengan erat, ingin sekali melampiaskan emosinya pada ayahnya namun ia masih bisa menahan diri.


“Ceritakan pada ku kejadian lengkapnya!”


Xiang Shin menceritakan semua yang terjadi, di mulai dari kedatangan para iblis ke Dimensi Manusia 100 tahun lalu. Sampai bagaimana Han Shizu berkorban hingga bahkan tidak ada jasad yang tersisa darinya.


“Sebenarnya aku sudah menduga ibu ku akan berkorban jika dalam situasi perang besar nanti. Dia sudah terlalu sering menghabiskan usianya, jadi aku setidaknya ingin dia bahagia sebelum itu terjadi!..


Aku tau bagaimana besarnya perasaan ibu ku pada mu, ayah. Keinginan terbesarnya adalah agar dia bisa hidup bersama mu. Karena itulah aku sebelumnya mendesak mu untuk berbicara dengannya. Tapi kau justru tidak menerimanya yang membuat ku ingin sekali memukul wajah mu.”


Xiang Zhu berusaha mengatur emosinya. “Sekarang.. bahkan setelah kematiannya, ibu ku selalu saja berada dalam kesendirian.”

__ADS_1


Meskipun Xiang Zhu memang sering mendapatkan tekanan dari ibunya, ia sebenarnya sangat menyayangi ibunya lebih dari apa pun.


Penyelesaian Xiang Zhu hanya satu, yaitu tidak dapat membuat ibunya mewujudkan harapan terbesarnya.


__ADS_2