
Sekte Kuil Surga merupakan salah satu kekuatan besar Dimensi Manusia yang berada di wilayah barat. Sekte Kuil Surga menguasai ribuan galaksi, mereka berdiri di pusat salah satu Galaksi terbesar yaitu Galaksi Dharma.
Meskipun menggunakan kapal angkasa khusus, kelompok Xiang Shin tidak mungkin bisa sampai tepat waktu ke Galaksi Dharma karena jaraknya memang sangat jauh, jadi mereka singgah di beberapa galaksi untuk menggunakan susunan formasi lintas galaksi agar mempersingkat jarak mereka dengan instan.
Meskipun begitu, mereka masih membutuhkan 10 bulan penuh untuk tiba di Pusat Galaksi Dharma.
Kelompok Xiang Shin singgah di salah satu kota besar yang tidak terlalu jauh dari Sekte Kuil Surga. Mereka mencari penginapan sebagai tempat persinggahan.
Qin Qiaoyu yang selama ini selalu bepergian tanpa ada rasa tenang, kini merasa senang karena merasa bebas. Ia mengajak Xiang Shin untuk jalan-jalan keliling kota, tapi Xiang Lan tidak ingin Qin Qiaoyu pergi berdua dengan Xiang Shin, jadi ia meminta untuk ikut dan memaksa kakaknya juga ikut.
Pada akhirnya rencana Qin Qiaoyu yang ingin jalan-jalan berdua bersama gurunya gagal oleh Xiang Lan.
Tapi ia masih merasa senang bisa pergi ke sana ke mari dengan bebas, membeli banyak barang seperti pakaian, artefak perhiasan dan lain-lain.
Setelah jalan-jalan keliling kota selama seharian penuh, mereka kembali ke penginapan kemudian pergi menuju Sekte Kuil Surga bersama Tetua Hua Yin dan Tetua Wu Ming.
Tentu saja mereka harus mendaftar sebelum ikut dalam turnamen. Mereka juga perlu untuk mencari informasi mengenai apa saja acara dalam turnamen serta mengetahui siapa saja peserta yang perlu di waspadai.
Setibanya mereka di gerbang Sekte Kuil Surga, mereka melihat banyak kultivator yang keluar masuk. Semuanya menggunakan jubah atau seragam yang berbeda-beda, menunjukkan jika mereka berasal dari sekte yang berbeda.
Mereka harus melewati beberapa pemeriksaan khusus untuk mendapatkan izin masuk ke dalam sekte. Mereka di antar oleh salah satu anggota Sekte Kuil Surga menuju tempat pendaftaran.
Setibanya di area lapang, terdapat ribuan lantai melayang yang di atasnya duduk panitia dengan meja kerjanya masing-masing.
__ADS_1
“Tunjukan token ini pada panitia sebelum melakukan pendaftaran!” anggota Sekte Kuil Surga yang mengantar kelompok Xiang Shin memberikan sebuah token.
Token ini merupakan bukti kalau mereka sudah melewati pemeriksaan.
Tetua Wu Ming menerima token tersebut kemudian anggota Sekte Kuil Surga itu menangkupkan tangan lalu pergi.
Kelompok Xiang Shin terbang menuju salah satu lantai melayang, mereka mendarat di depan meja panitia.
“Kami dari Sekte Hewan Suci dan Istana Cahaya,” Tetua Wu Ming menunjukkan token yang tadi ia terima.
Panitia yang merupakan seorang pria muda dengan kultivasi tingkat Immortal Overlord tahap akhir itu menatap kelompok Xiang Shin.
“Selamat datang di Sekte Kuil Surga kami, senior. Sebelum itu, aku ingin menjelaskan beberapa syaratnya. Usia peserta harus di bawah 1000 tahun dan kultivasinya harus berada di tingkat Demi-God tahap tahap awal paling rendah dan tahap akhir paling tinggi.” Pria itu tersenyum ramah menangkupkan tangannya.
“Kalau begitu kami hanya memerlukan 4 karena mereka saja yang akan mendaftar!” ucap Tetua Hua Yin.
Pria itu pun menyimpan dua kristal lainnya. Xiang Shin, Qin Qiaoyu, Xiang Shui dan Xiang Lan mengambil masing-masing satu kristal kemudian mengalirkan energi mereka.
Tidak membutuhkan waktu lama untuk kristal itu mengeluarkan cahaya, tanda kalau mereka memenuhi syarat. Mereka pun menyerahkan kristal itu kembali.
Pemuda tersebut mengeluarkan 4 token giok, “sebutkan nama kalian masing!”
“Xiang Shin.”
__ADS_1
“Qin Qiaoyu.”
“Xiang Shui.”
“Xiang Lan.”
Mereka berempat menyebut nama, pria itu melakukan segel tangan kemudian keempat token giok mengeluarkan cahaya. Beberapa saat kemudian cahaya itu menghilang.
“Ini adalah token tanda peserta kalian. Satu token, satu poin. Ingat jangan sampai hilang karena itu akan membuat kalian otomatis didiskualifikasi dari turnamen! Dan jangan lupa untuk datang kembali 2 bulan lagi.”
Mereka berempat mengambil token mereka masing-masing kemudian terbang pergi dari area pendaftaran.
“Kira-kira akan seperti apa nanti tantangan dalam turnamen ya?” Xiang Lan bertanya-tanya.
“Turnamennya sudah di mulai.”
“Eh?”
Perkataan Xiang Shin membuat tidak hanya Xiang Lan yang heran, tapi juga dua Tetua dan Qin Qiaoyu. Sementara Xiang Shui terlihat biasa saja karena sepertinya ia juga sudah menyadarinya.
“Saat kita sudah mendaftar dan mendapatkan token giok maka turnamennya sudah otomatis di mulai.” Ucap Xiang Shui.
“Ah jadi ternyata begitu,” Tetua Wu Ming sudah menyadarinya.
__ADS_1
“Ya tidak ku sangka turnamennya akan sedikit berbeda dari biasanya.” Lanjut Tetua Hua Yin.