
Xiang Shin memasuki Aula Utama Keluarga Yi. Di sana sudah ada Yi Bei yang duduk di kursi kebesarannya dan seorang pria paruh baya yang duduk di sampingnya.
Pria paruh baya itu adalah ayah Yi Bei, Yi Han yang merupakan Patriak sebelumnya. Selain itu, beberapa Tetua Keluarga Yu juga ada di sana, termasuk Yi Hong.
“Salam senior dan para Tetua!” Xiang Shin menangkupkan tangannya.
“Jadi dia Xiang Shin ya, aku sudah mendengar tentang mu dari Patriak. Masih muda dan kultivasi mu cukup tinggi,” Yi Han mengelus jenggot putihnya.
Yi Han memanggil Yi Bei Patriak karena mereka sekarang berada di dalam Aula Utama. Ia pun harus memberikan hormat pada putranya sendiri dengan memanggilnya Patriak.
“Senior memuji terlalu berlebihan,” Xiang Shin tersenyum sederhana sebagai tanggapan.
“Jadi bagaimana junior Shin? Apa kau berhasil meramu Eliksir Yin-Yang itu?”
“Sudah, sekarang aku hanya tinggal meminumnya kemudian menerobos.”
“Bagus. Kami sudah membahas masalah itu sebelumnya dan semua Tetua tidak mempermasalahkannya. Dan juga junior Shin, aku sudah memberitahu Patriak Keluarga Xi tentang rencana mu dan dia juga meminta untuk membuatkan Eliksir untuk mereka.”
“Keluarga Xi adalah sekutu jadi membantu mereka sama saja memperkuat pasukan kita,” Xiang Shin tidak mempermasalahkan hal itu, “tapi tentu saja untuk meramu Eliksir tidak mudah.”
“Tenang saja, Keluarga Xi akan menyiapkan imbalan yang pantas untuk mu,” Yi Bei tau maksud Xiang Shin adalah ingin imbalan.
“Hehe, kalau begitu akan semakin mudah,” Xiang Shin tersenyum.
__ADS_1
Yi Bei, para petinggi Keluarga Yi dan Xiang Shin terus membahas beberapa hal lainnya mengenai rencana mereka kedepannya.
“Junior Shin, sekarang kau hanya memerlukan tempat untuk mu menerobos kan? Petir kesengsaraan akan mengakibatkan banyak kehancuran jadi aku akan membawa mu ke sebuah planet mati yang tidak terlalu jauh dari sini.”
***
Setelah pertemuan di Aula Utama Keluarga Yi selesai, Yi Bei membawa Xiang Shin menuju sebuah planet mati yang berjarak tidak terlalu jauh dari Kediaman Keluarga Yi.
Huo Cai’er, Yun Yihua dan Luo Xian Lin juga tentu saja ikut karena ini adalah saat-saat krusial untuk suami mereka.
Xiang Shin saat ini bermeditasi di puncak tertinggi planet mati. Seperti planet-planet mati lainnya, planet mati tempat Xiang Shin berada juga tidak ada satupun tumbuhan ataupun makhluk hidup di sana. Tentu saja kecuali dirinya.
Yi Bei dan ketiga istri Xiang Shin sekarang berada cukup jauh dari planet tersebut namun pandangan tajam mereka masih bisa melihat keberadaan Xiang Shin di puncak tertinggi planet mati.
“Apa kakak Shin bisa melewati kesengsaraan surgawinya saat ini?” Yun Yihua berkata dengan nada khawatir.
“Ah.. benar juga,” Yun Yihua dulu pernah tumbuh besar bersama Xiang Shin di kehidupan sebelumnya.
Melewati kesengsaraan surgawi tidak berarti apa-apa untuk Xiang Shin. Apa lagi jika itu kesengsaraan surgawi tingkat Immortal King saja.
Tapi tetap saja itu saat Xiang Shin menjadi seorang malaikat. Sekarang Xiang Shin adalah manusia. Yun Yihua tentu merasa cukup khawatir.
***
__ADS_1
Setelah melakukan persiapan, Xiang Shin langsung meneguk habis Eliksir Yin-Yang. Energi Yin-Yang murni mengalir ke seluruh tubuhnya, memenuhi seluruh meredian dan Dantian nya.
Xiang Shin dengan cepat berusaha memurnikan semua energi tersebut untuk menjadi energinya.
Energi yang melimpah dari Eliksir Yin-Yang tentu akan memerlukan waktu lama untuk menyerap semuanya.
Hari-hari berlalu, awan hitam mulai mengepul di atas Xiang Shin, terus terkumpul dengan suara gemuruh guntur yang tidak hentinya terdengar.
Satu minggu telah berlalu, kesengsaraan surgawi Xiang Shin masih belum di mulai. Awan hitam terus terhimpun hingga terlihat sangat padat.
Hingga setelah 10 hari berlalu, barulah petir pertama menyambar tubuh Xiang Shin.
*JEDDEEERRR!
Xiang Shin masih tetap duduk bersila meskipun baru saja terkena hantaman petir yang sangat kuat. Tubuhnya mengeluarkan uap putih.
Xiang Shin bisa merasakan sesuatu yang berbeda dari hukum kesengsaraan tingkat Immortal. Ia merasa tubuhnya semakin kuat, energinya lebih murni dan banyak manfaat lainnya yang ia rasakan.
Dan yang pasti, tubuhnya benar-benar bisa menyerap petir hukum kesengsaraan.
“Ini terasa lebih menyegarkan dari hukum kesengsaraan sebelumnya. Berikan lagi pada ku!”
Beberapa petir pun kembali menyambar tubuh Xiang Shin. Tubuh Xiang Shin menjadi sedikit merah seperti besi yang di panaskan dengan uap yang keluar.
__ADS_1
Petir demi petir terus menyambar tubuh Xiang Shin namun ia hanya diam tidak bergerak bahkan tidak membuat pertahanan apa pun. Tubuhnya menyerap energi petir tersebut tanpa henti.
Xiang Shin menerobos ke tingkat Immortal King, namun awan hitam di atasnya justru semakin pekat seolah masih tidak ingin berhenti menyerang Xiang Shin.