Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.239 - Kematian Tetua Gu


__ADS_3

“Hahaha, ini akan menjadi akhir untuk mu, bocah! Salahkan diri mu sendiri yang berani mendekati keponakan kesayangan ku,” Tetua Gu menyeringai lebar.


“Uhuk! Keponakan kesayangan apa? Kalian mengusirnya dari rumah, mempermalukannya, bahkan tidak memedulikan hidup dan matinya.. sekarang setelah dia mendapatkan kekuatan.. kalian malah memaksanya pulang.. seolah apa yang kalian lakukan padanya sebelumnya tidak pernah terjadi.. kalian benar-benar sampah!” Xiang Shin menatap tajam Tetua Gu.


Ia saat ini tidak bisa melakukan apa-apa, Dantian nya tersegel, setiap ia ingin menggunakan energi, rasa panas akan menjalan ke seluruh tubuhnya seolah dirinya akan meledak kapan saja.


“Kau memiliki keberanian juga ternyata.”


*BAAMM!!


Sebuah pukulan menghantam wajah Xiang Shin, membuatnya terpental. Tetua Gu muncul di jalur terpentalnya Xiang Shin kemudian memberikan tendangan keras. Hal itu terus Tetua Gu lakukan sampai tulang-tulang Xiang Shin retak dan parah.


Pandangan Xiang Shin menjadi buram, ia bahkan sudah kesulitan untuk melihat sesuatu.


“Hahaha, jadi hanya sebatas ini ketahanan mu, bocah! Kalau begitu akan aku akhiri,” Tetua Gu mengeluarkan pedangnya, dengan satu gerakan, ia menebas Xiang Shin.


Tanpa Xiang Shin sadari, tanda pedang di keningnya mengeluarkan cahaya, secara samar melihat seseorang muncul tiba-tiba di depannya sebelum kesadarannya menghilang.


*TRANG!


Tetua Gu melebarkan matanya melihat sebuah pedang menahan tebasannya. Ia segera bergerak mundur, ia sama sekali tidak bisa merasakan dari mana arah datangnya pedang tersebut.


Tetua Gu mengerutkan keningnya melihat seorang pria tua dengan tubuh seolah terbentuk dari energi semi transparan sudah berdiri di depan Xiang Shin.


“Siapa...”


Tetua Gu terdiam saat melihat sebuah lengan berada di genggaman pria tua itu.

__ADS_1


Ia melihat ke lengan kirinya yang ternyata sudah buntung.


“Aaarrrggghhh!” Tetua Gu berteriak kesakitan, “kau.. beraninya kau!”


Tetua Gu tidak tau siapa pria tua itu, ia tidak pernah melihatnya juga tidak pernah mendengar ada kultivator sepertinya.


Pria tua itu menoleh ke belakang, melihat Xiang Shin yang terluka parah sampai kehilangan kesadaran membuat ekspresinya berubah dingin. Ia membuat sebuah gelembung energi untuk melindungi pemuda itu.


Melihat pria tua itu membuka celah dengan mengalihkan pandangan, Tetua Gu dalam sekejap mata sudah berada di atas pria tua itu.


“Hahaha! Beraninya kau mengalihkan pandangan saat berada di depan ku! Matilah!” Tetua Gu dengan kuat menebaskan pedangnya.


“Apa?!”


Tetua Gu terkejut saat melihat tebasan pedangnya hanya di tahan dengan ujung jari telunjuk saja. Pria tua itu sama sekali tidak menggunakan energi apapun, murni hanya fisiknya saja namun sudah bisa menahan serangan kuatnya.


Sebelum Tetua Gu bergerak mundur, lehernya sudah di cengkeram membuatnya tidak bisa bergerak.


“Beraninya kau melukai murid ku, kau sepertinya sudah bosan hidup!”


Ya, pria tua itu adalah guru Xiang Shin, Feng Lao.


Feng Lao semakin kuat mencekik leher Tetua Gu, membuatnya kesulitan untuk bernafas.


“Aku adalah.. Tetua Keluarga Luo.. jika kau membunuh ku.. Keluarga Luo akan langsung mengetahuinya.. kau akan menjadi buronan Keluarga Luo..” Tetua Gu berusaha mengancam Feng Lao dengan latar belakangnya.


“Hanya keluarga kelas rendah seperti itu kau pikir bisa mengancam ku dengan itu?” Feng Lao menunjuk perut Tetua Gu.

__ADS_1


Seketika sebuah energi melesat masuk ke dalam perut Tetua Gu.


“A-apa itu tadi? Aku merasa seperti ada sesuatu yang telah putus,” Tetua Gu bergumam dalam hati.


“Aku telah memutus koneksi jiwa mu dengan Keluarga Luo, jadi meskipun kau mati mereka tidak akan mengetahuinya.”


“Ap...”


*KRAK!


Feng Lao mematahkan leher Tetua Gu, membuatnya mati seketika. Tidak berhenti sampai di sana, Feng Lao membakar tubuhnya sampai menjadi abu di luar angkasa.


“Xiao Shin, perkembangan mu sudah melebihi ekspektasi ku. Dalam waktu beberapa tahun saja kau sudah bisa menjadi Immortal Spirit,” Feng Lao menatap wajah muridnya yang babak belur.


Dia jelas marah, bagaimana mungkin dia tidak marah melihat muridnya di perlakukan seperti ini. Namun Feng Lao tidak akan melakukan apa-apa pada Keluarga Luo.


Dia memang bisa menghancurkan Keluarga Luo dengan mudah, bahkan lebih mudah dari membalikkan telapak tangan. Namun ia tidak ingin ikut campur dalam masalah muridnya.


Xiang Shin harus menyelesaikan masalahnya sendiri. Ini juga untuk kepentingan perkembangan muridnya. Feng Lao percaya, Xiang Shin bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.


Itulah yang membuat Feng Lao memutuskan koneksi jiwa Tetua Gu sebelum membunuhnya. Jika Keluarga Luo mengetahui kalau Tetua Gu telah tewas maka mereka akan mencurigai Xiang Shin. Pada saat itu, Keluarga Luo kemungkinan akan menyerang Planet Yun.


Namun jika Keluarga Luo tidak mengetahui kematian Tetua Gu, itu akan memberi Xiang Shin waktu untuk berkembang.


Feng Lao mengeluarkan beberapa barang dari cincin dimensi milik Xiang Shin.


Feng Lao membantu Xiang Shin mengonsumsi Eliksir untuk memulihkan kondisinya.

__ADS_1


“Seharusnya sekarang Xiao Shin bisa melewati masa-masa kritis,” Feng Lao menghela nafas lega, “Xiao Shin, guru percaya kau dapat menyelesaikan masalah mu sendiri. Jadi jangan mengecewakan guru!”


Feng Lao pun masuk kembali ke tanda pedang di kening Xiang Shin.


__ADS_2