
"Apa?!..." Bai Lang yang sangat terkejut karena Liu Yan dapat membangkitkan lima atribut bawahan dalam waktu satu jam "Bagaimana mungkin ini terjadi, Tuan Muda apa yang kamu lakukan hingga bisa membangkitkan semua atribut dasar tuan?..." Bai Lang yang tidak bisa tenang dibuatnya
"Sebenarnya aku tidak merasakan apa apa dalam waktu yang sangat lama namun tiba tiba dunia dalam dantian ku lah yang memberikan bimbingan padaku untuk merasakan atribut itu..." Liu Yan yang masih tidak tahu apa penyebabnya dan kenapa dunia dalam dantian itu membantu dirinya.
"Tuan muda sudah berhasil kembali ke kondisi sebenarnya dalam Kultivator?,bukankah tuan muda hanya penyempurnaan Qi tahap lima. bagaimana tuan melakukan itu?..."Bai Lang yang sudah tidak kaget lagi dengan hal itu.
"Waktu itu aku merasakan gejolakan Qi yang sangat hebat hingga membuat ku seakan akan meledak, setelah itu aku mendengar suara ledakan didalam dantian ku. karena sangat panik dengan ledakan di dalam dantianku, aku mencoba untuk melihat apa yang terjadi di dalam dantian tapi ada hal yang tidak aku duga yaitu adanya sebuah kelereng kecil di dalam pusaran dantian ku..."
"kelereng melayang layang di tengah tengah dantianku seperti menjadi inti dari dantian. karena aku sangat penasaran aku mencoba melihat apa yang ada di dalam kelereng itu tapi tak kusangka aku melihat galaksi yang tak terhitung banyaknya tapi yang lebih anehnya lagi galaksi itu lebih kecil dari hamparan yang aku ciptakan. bahkan galaksi itu hanya terlihat seperti debu dibandingkan sebuah hamparan itu..."
"kemudian aku mencoba untuk memasuki dunia itu dan apa yang terlihat adalah sebuah keanehan yaitu dunia yang besar dan penuh akan Energi Qi tetapi tidak ada satupun kehidupan bahkan matahari dan lainnya..."
"Dunia itu hampa tapi tidak kosong, dunia itu terlihat kecil tetapi sangat luas bahkan dunia luasnya meliputi seluruh galaksi di sekitarnya. dan keberadaan ku disana jauh lebih kuat dari dunia itu bahkan aku bua membuat dunia itu menjadi kecil jika aku menghendakinya..."Liu Yan yang selesai menjelaskan apa yang ia alami.
"Tidak salah lagi itu dunia kecil dalam Dantian tuan, meskipun kecil tetapi luasnya tidak bisa dibandingkan dengan galaksi maupun bintang bahkan dunia itu lebih luas dadi semesta itu sendiri..."
"Seolah olah dunia itu adalah hamparan luas dan dihiasi dengan bintang juga galaksi yang Berada di langit..." ucap Bai Lang tapi segera di bantah oleh Liu Yan "Bai Lang aku tidak melihat bintang maupun galaksi di langit dunia itu justru langit itu di penuhi dengan awan putih yang cerah dan langit berwarna biru..."
"Bahkan galaksi bagai debu jika di bandingkan luasnya langit dunia itu mungkin langit itu merupakan batas dari dunia kecil di dalam dantian ku..."
Karena Bai Lang tidak tahu bentuk spesifik dari apa yang dikatakan Liu Yan, dia hanya mendengarkan penjelasan dari Liu Yan.
"Karena dunia itu Atribut di dalam tubuhku menjadi sangat jelas dan dapat kulihat hanya dengan menutup mataku. lima atribut itu berada di setiap sudut tubuhku kecuali dua atribut yang belum aku pahami yaitu kegelapan dan cahaya..."
"Tapi Dunia itu memberitahukan padaku bahwa cahaya dan kegelapan adalah suatu asal muasal dari dunia ini tetapi aku tidak mengerti dari maksud nya, dan itu membuatku belum menguasai atribut dasar kegelapan dan cahaya..."
"Setelah aku menguasai dasarnya aku memperkuatnya sesuai dengan letaknya.
__ADS_1
Air menjadi pikiran, Api menjadi Jiwa , Tanah menjadi fisik , Petir menjadi Mata dan Angin Menjadi Tangan dan kaki..."
Bai Lang yang mendengarkan Liu Yan mengerti apa yang ia maksud Karena ia juga menguasai Atribut bawahannya yaitu Angin. karena Bai Lang berasal dari Rasa serigala putih ia adalah penggunaan angin karena di kenal dengan kecepatan nya.
"Tidak heran tuan muda memiliki kekuatan mengerikan seperti itu diusia yang sangat mudah ternyata memang memiliki Dantian Pelangi dan memiliki darah murni Ashura..."
"Apa itu Dantian Pelangi?..." Liu Yan yang terlihat seperti orang bodoh padahal yang memiliki Dantian dirinya sendiri tapi kenapa tidak mengetahui hal dasar seperti itu.
"Dantian Pelangi merupakan satu dari tujuh Dantian keabadian dinamakan pelangi karena Dantian ini sangat spesial terhadap Atribut bawahan dan bahkan orang yang memiliki Dantian ini dapat menguasai seluruh jenis atribut..."
Secara mendadak Bai Lang mengingat sesuatu yaitu Alam Dharma"Tuan muda, kamu lupa dengan rencana mu tentang Alam Dharma?..." Bai Lang uang mengingatkan Liu Yan dengan wajah yang sedikit senang."Oh yah kenapa aku lupa..."jawabnya
"Bai Lang , kita ke sana sekarang juga ..." Liu Yan yang memegang bahu Bai Lang dan segera berpindah ke tempat Alam Dharma."Wusshh..." Liu Yan selesai berpindah ke tempat yang ia tuju.
Sebuah tempat yang memiliki pohon yang tinggi menjulang ke atas dan terdapat portal besar di depan nya bahkan lebih besar dari portal yang Liu Yan buat "Apa ini Portal yang kamu maksud Bai Lang?..." Liu Yan menoleh ke Bai Lang sambil bertanya "Benar Tuan muda ini dia Yan aku maksud..."
"Kenapa aku merasakan kehadiran yang sangat kuat berada di dalam portal ini yah tuan muda?..." ucap Bai Lang yang merasakan tekanan yang kuat yang berada di dalam portal itu.
"Benar apa yang kamu ucapkan Bai Lang, Apa mereka yang masuk kesini tidak merasakan tekanan yang sangat kuat ini sehingga berani masuk tanpa berfikir terlebih dahulu...." keluh Liu Yan yang masih merasakan Tekanan yang Berada di dalam portal itu.
Hanya dengan Tekanannya saja Bai Lang dan Liu Yan tahu seberapa kuatnya orang yang berada di dalam itu. tetapi Liu Yan tidak ingin menyiapkan kesempatan ini dan terus melangkah maju "Bai Lang, aku sudah bertekad. jika kamu mau kembali maka kembali lah..." Liu Yan yang mencoba untuk memperingatkan Bai Lang dan karena Bai Lang adalah bawahan yang setia ia langsung berkata " Hidup dan Mati bersama Tuan Muda..." Tanpa keraguan sedikitpun.
"Heh..." Liu Yan yang tersenyum bangga karena memiliki bawahan yang setia sepertinya. Liu Yan dan Bai Lang segera masuk ke dalam portal itu tapi tiba tiba ada seseorang yang mendatangi mereka berdua.
"Berhenti Anak Muda..."
'Apa?,kenapa aku tidak merasakan kehadirannya' gumam Liu Yan dan Bai Lang
Liu Yan kemudian menghampiri orang tua itu dan memberikan Salam dengan menangkupkan tangannya dan berkata "Maaf Senior, ada perlu apa senior memanggil kami..."
__ADS_1
"Anak muda, aku hanya memperingati mu saja. di dalam sana sangat berbahaya sekalipun aku yang berada di Ranah Transformasi Dewa aku tetap saja tidak akan sebanding dengan orang itu..."
Liu Yan yang sangat terkejut dengan apa yang dikatakan orang itu, bahkan seorang ahli Transformasi Dewa pun sampai berkata seperti itu.
"Maaf Senior, Tapi aku sudah bertekad. Meskipun nyawaku taruhannya aku akan tetap masuk..." Liu Yan memasang wajah yang meyakinkan dan orang itu tersenyum dengan jawabannya.
"Jawaban yang menarik, meskipun kamu hanya berada di penyempurnaan Qi tapi tekadmu sangat kuat..." Orang itu yang menepuk bahu Liu Yan dan memberikan sesuatu kepadanya
"Ambilah ini, ini akan melindungi mu dari Binatang Iblis tingkat 2 dan jangan terlalu memaksa kan diri. jika kamu tidak mampu gunakan token ini untuk kabur..." Orang itu yang memberikan satu jimat pelindung dan dua token untuk kabur.
Segera Liu Yan membungkuk dan berterimakasih "Terimakasih Senior..."
Setelah Liu Yan mengangkat kepala orang itu sudah menghilang. 'Cepat sekali' gumam Bai Lang yang tidak dapat melihat pergerakan kang itu.
"Bai Lang mari kita pergi..." Ucapnya dan segera meninggalkan tempat itu." Bruk!..." Liu Yan yang terjatuh dari atas pohon.
"Sial Sekali, kenapa harus atas pohon..." Liu ya yang mengeluh dan cukup kesal dengan orang yang membuat portal itu.
"Tuan Muda, kenapa kamu terlihat menyedihkan begitu..." Bai Lang dengan wajah tersenyum meledek.
"Kamu sudah berani yah..." Liu Yan yang menutup matanya dan tersenyum kecut dengan wajah yang kesal." Baik, sudah bercandanya..."
"Ngomong ngomong kenapa aura disini sangat tebal sekali. aku sangat tidak nyaman dengan hal ini..." Liu Yan yang masih marah dan ditambah dengan suasana yang menjengkelkan ini.
Karena Bai Lang dan Liu Yan belum terbiasa dengan aura yang berada disini, mereka berdua memutuskan untuk membiasakan terlebih dahulu. bukannya tidak bisa bergerak tapi aura itu membuat perasaan yang tidak nyaman jika tidak terbiasa.
tiga hari Liu Yan sudah terbiasa dengan aura itu dan menengok kiri dan kanan, dan terlihat Bai Lang yang masih belum terbiasa dengan aura itu justru terlihat tambah kewalahan setiap saatnya.
kemudian Liu yan mencoba untuk mengaliri Energi Qi nya yang sudah terbiasa dengan aura sekitar untuk membantu Bai Lang.
__ADS_1
Setelah beberapa jam berlalu "Fiuhhh...." Bai Lang yang menghela nafas panjang dan mulai membuka matanya dan menoleh ke Liu Yan.
"Terimakasih tuan muda karena membantuku, tapi tidak ku sangka aura disini sangat kuat jika di bandingkan dengan Pegunungan Xue Chu..." Liu Yan dan Bai Lang segera berdiri untuk melanjutkan perjalanannya.