Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.364 - Menyerap Bintang


__ADS_3

Sama seperti sebelumnya, Xiang Shin bisa dengan cepat berkomunikasi dengan kehendak bintang. Ia langsung bisa merasakan panggilan Bintang Zen hingga Xiang Shin tidak memerlukan banyak usaha untuk terus mendekat.


Suhu dingin dari Bintang Zen membuat tubuh Xiang Shin terasa segar dan nyaman, sama sekali tidak merasakan dampak buruk apa pun.


Xiang Shin tidak membuang waktu dan langsung bermeditasi menyerap energi bintang.


Satu setengah tahun berlalu dan Xiang Shin sudah berhasil menerobos ke tingkat Immortal Saint tahap menengah. Ia baru saja selesai menyerap Bintang Zen sepenuhnya.


Saat Xiang Shin membuka mata, ada beberapa iblis yang berada tidak jauh darinya. Mereka terkejut melihat keberadaan seorang manusia yang muncul dari Bintang Zen yang menghilang.


Kehancuran Tata Surya Zen membuat kegemparan. Di ketahui kalau penyebabnya adalah manusia dan Spirit Beast.


Para anggota Sekte Iblis Merah dan organisasi lain yang memiliki markas di Tata Surya Zen, sangat marah saat melihat kehancuran rumah mereka setelah kembali dari perang.


Mereka sudah bersusah payah melawan para Peri, banyak anggota Sekte mereka tewas dan saat kembali, rumah mereka justru telah hancur berantakan.


Ketua Sekte Iblis Merah yang bernama Weng Wu melaporkan masalah ini pada penguasai Galaksi Kegelapan yaitu Sekte Penguasa Kegelapan, berharap mereka memberikan bantuan untuk menyelidiki masalah ini dan mencari keberadaan para manusia.


Namun mereka hanya menganggap ini sebagai masalah kecil dan mengirimkan pasukan yang tidak terlalu banyak dengan beberapa iblis yang berada di tingkat Immortal Saint.


Weng Wu tentu sangat marah. Memang sektenya tidak memiliki nama di Galaksi Kegelapan yang luas, ada banyak kekuatan yang berada di atas sektenya. Namun tetap saja mereka berkontribusi dalam perang tapi justru sama sekali tidak di anggap apa-apa.


Meskipun begitu tidak ada yang bisa Weng Wu lakukan.

__ADS_1


Selama saty tahun penyelidikan, sama sekali tidak ada hasil yang memuaskan. Hal itu membuat Sekte Penguasa Kegelapan menarik kembali pasukan mereka.


Pada akhirnya, Weng Wu bersama para anggota Sektenya yang tersisa di berikan sebuah planet baru untuk mereka tinggali.


Bekas Tata Surya Zen pun tidak ada yang meliriknya, banyak pecahan-pecahan planet yang hancur mengambang di sana.


Beberapa iblis berniat mencari keberuntungan dengan menelusuri reruntuhan planet, berharap bisa mendapatkan beberapa barang yang berguna.


Tapi mereka justru melihat Bintang Zen sudah menjadi sangat kecil bahkan lebih kecil dari planet.


Para iblis itu pun memutuskan mencari harta di reruntuhan planet sambil menunggu Bintang Zen mencapai batas ukuran terkecilnya.


Dan kini mereka di kejutkan oleh sosok manusia yang berada di hadapan mereka.


Xiang Shin yang baru saja membuka matanya, tidak membuang waktu. Para iblis itu hanya berada di tingkat Immortal King paling tinggi jadi ia bisa membunuh mereka semua dalam sekali serangan.


“Baiklah, waktunya menuju bintang berikutnya,” Xiang Shin meregangkan tubuhnya sejenak sebelum melesat ke arah tertentu.


Ia akan pergi menuju bekas Tata Surya Guro yang sudah di hancurkan pasukan Xiao Zhou satu tahun lalu.


Semua planet di sana sudah hancur dan kini hanya menyisakan bintangnya saja.


Xiang Shin berubah ke bentuk iblis agar ia bisa bergerak lebih mudah dan bebas.

__ADS_1


Saat Xiang Shin sudah bisa melihat Bintang Guro, ia langsung mempercepat langkahnya. Xiang Shin bisa melihat petir yang berkilat dari bintang tersebut.


Memang Xiang Shin memilih Tata Surya Guro sebagai tata surya yang akan di hancurkan pasukannya bukan tanpa alasan. Itu karena bintang di Tata Surya Guro memiliki unsur petir.


Xiang Shin melihat sekitar di mana masih ada bekas dari perang besar antara pasukannya melawan para iblis. Sisa-sisa planet yang hancur masih mengambang di sana.


“Melihat sisa pecahan planet ini, planet yang hancur tidak banyak. Jadi memang benar Xiao Xiao memakan belasan planet,” Xiang Shin bergumam.


Xiang Shin mengabaikan sisa-sisa planet itu dan terus melesat terbang menuju bintang.


Saat mencapai jarak tertentu, aliran petir yang di pancarkan bintang itu menjalar ke seluruh tubuh Xiang Shin, namun itu sama sekali tidak melukainya.


“Lagi-lagi begitu mudah kehendak bintang berkomunikasi dengan ku,” Xiang Shin mulai merasa ini aneh.


Meskipun keanehan ini menguntungkan, tetap saja ini membuat Xiang Shin penasaran. Bagaimana bisa kehendak bintang dengan cepat ingin berkomunikasi dengannya.


Bukankah seharusnya akan ada setidaknya sedikit penolakan dari kehendak bintang? Tapi kehendak bintang justru seperti menyambut kedatangannya dengan senang hati.


Xiang Shin kembali bertanya-tanya siapa dirinya sebenarnya? Setiap kali menaikkan kultivasi akan ada banyak pemahaman muncul di kepalanya. Itu saja sudah sangat aneh dan sekarang ia mengalami hal aneh lagi.


Sampai sekarang Xiang Shin tidak menemukan petunjuk mengenai keanehan tersebut.


Tanpa sadar Xiang Shin sudah sampai di bintang tersebut. Ia menghela nafas, memilih mengabaikan pemikirannya itu dan fokus untuk menyerap bintang.

__ADS_1


__ADS_2