Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Eps - 12 Ujian Perekrutan 4


__ADS_3


Keesokan harinya Liu Yan terbangun di pangkuan Zong QianQian.Tanpa membangunkannya Ia langsung bergegas untuk membersihkan diri dan kemudian Menikmati Suasana pagi petang.


Kompetisi akan di gelar di pagi hari tepatnya ketika matahari menyinari tubuh mereka. Tapi kali ini Liu Yan ikut berpatisipasi dalam kompetisi tersebut.Ketika kompetisi murid inti di menangkan oleh seseorang maka ia akan menjadi lawan Liu Yan


Mentari mulai menerangi tubuh Liu Yan dan angin berhembus kencang yang menandakan suasana di pagi hari


Liu Yan pun bergegas kembali dan mulai bersiap siap untuk melihat pertarungan murid inti .Setalah Liu Yan pergi ke tempat latihan ia di sambut banyak sekali orang


"Salam tuan muda..." ucap semua orang yang ada di tempat latihan secara serentak


"Selamat pagi semuanya..." jawab Liu Yan dengan tersenyum


Kali ini formasi yang di pasang di lapisi sebanyak dua kali agar keamanan tetap terjaga karena bagaimanapun kekuatan murid inti bukanlah main main.


Pertandingan Pertama Lin Zhi melawan Shi Rui


Setalah keduanya naik ke atas arena dan memberi salam mereka pun memulai pertarungannya


Lin Zhi merupakan Petarung yang menggunakan pedang dan menguasai 3 elemen dasar.Sedangkan Shi Rui mewarisi kekuatan Es dari ibunya dan dapat menguasai 2 elemen dasar


Ketika keduanya saling berhadapan Kekuatan mereka setara yaitu berada di tahap penyempurnaan Qi tahap 9. mereka hanya beradu kekuatan fisik tanpa bertukar jurus


Namun lambat lain Shi Rui mulai kesusahan melawan Lin Zhi dan mulai memakai teknik Es nya


"Lotus Es abadi.." ucap Shi Rui yang membentuk lotus di tangannya meskipun ini sama dengan Sung Rong namun kekuatan keduanya jelas berbeda karena Shi Rui sudah mencapai tahap hijau tingkat menengah


Tapi Lin Zhi tidak hanya diam dia juga mengeluarkan tekniknya. " Api pemusnah ..." Lin Zhi menciptakan Api kecil di tangannya yang berwarna hitam pekat.


"Boom..... bzzzzz......."


Ketika kedua teknik tersebut bertabrakan. Ledakan tersebut langsung membuat hawa menjadi sangat panas dan sangat dingin secara bersamaan


Tapi hanya mereka berdua yang dapat merasakan nya . Meskipun mereka tidak terluka parah , Wajah mereka berdua sangat pucat seperti orang yang sakit karena hawa panas yang menyengat dan dingin yang berlebihan secara bersamaan.


Tapi mereka berdua tetap bisa bertahan dalam kondisi ini yang menjadikan mereka layak menjadi murid inti


Shi Rui kemudian mengeluarkan serangan keduanya untuk menyerang lagi . meskipun serangan ini bukan serangan terkuat yang dia miliki tapi setidaknya lebih kuat dari sebelumnya


" Es Surgawi dan Lotus Es Abadi .." Ucap Shi Rui yang menggabungkan teknik tersebut di sebelah kanan nya terdapat Es Surgawi dan tangan kirinya terdapat Lotus Es Abadi kemudian ia menggabungkan keduanya


Hanya dengan hawanya saja membuat Lin Zhi menggigil karena dingin ini sangat berbeda degan sebelumnya. Diatas kepala Shi Rui melayang layang lotus yang sangat besar dan di kuncup nya terdapat Es Surgawi yang berbentuk kunci yang mengeluarkan hawa sangat dingin


"Tuan muda menurut mu apakah serangan ini bisa mengalahkan Lin Zhi..." Patriak long bertanya kepada Liu Yan


"Patriak long perhatikan lebih baik Lin Zhi..."


"Apa?. Bukankah itu pecahan 7 Api neraka?. meskipun sangat Kecil jika di perhatikan baik baik api itu berbeda dengan yang tadi


Api neraka memiliki hawa panas yang tak bisa di bendungan berbeda dengan Api biasa. Api neraka Termasuk dalam 23 tabel Api terpanas di dunia dan meskipun hanya kepingan Api neraka tidak kalah panas dengan peringkat 23 tabel Api .


Semua orang tidak menyadari itu dan hanya Liu dan Patriak long saja bahkan tetua agung yang juga termasuk juri tidak bisa melihatnya.


Ketika Gabungan serangan yang diciptakan Shi Rui dilemparkan ke arah Lin Zhi. Namun Lin Zhi hanya tersenyum


boom.... bzzzzz........

__ADS_1


Bukannya hawa dingin yang sangat dingin justru hawa panas di dalam arena menjadi tak terkontrol dan membuat Shi Rui akhirnya pingsan


Jika yang tadi hawa panas dan dingin bersamaan namun sekarang berbeda Hawa panas ini sepenuhnya mendominasi dan Sui Rui tidak terbiasa akan hawa panas dan lebih cenderung terbiasa ke hawa dingin yang membuat tubuhnya tidak dapat menerima hawanya.


Ini juga termasuk kesalahan yang dilakukan Shi Rui karena tidak menggunakan serangan terkuatnya.


Seketika semua penonton hening dan terkejut karena mereka dapat melihat Teratai dingin yang sangat besar menjadi Lenyap seketika. Mereka tidak menyadari jika Lin Zhi memiliki Pecahan Api neraka


Kondisi Shi Rui sangat parah. Namun Lin Zhi menolongnya agar tidak menyebabkan Luka dalam. Mungkin jika orang biasa yang masuk ke arena tidak sampai hitungan detik mereka akan menjadi tulang belulang . Namun Sui Rui memiliki Energi Qi yang melindungi tubuhnya


Liu Yan menghampiri keduanya Dan memberikan dua pil untuk keduanya yaitu Sama sama Pill penyembuh


"Terimakasih Tuan muda.." Lin Zhi yang menggendong Shi Rui dan mengantar ke kamarnya


Pertandingan ke dua


Dong Za melawan Qin Wuqing


Dong Za tersenyum licik ketika dia melawan Wuqing. Dia iri kenapa dirinya tidak bisa Melawati tangga ke 150 sedangkan dirinya bisa. Dan dia ingin melihat siapa yang kuat di antara merek berdua


Tak lama dari itu pertandingan di mulai Dong Za mengeluarkan Pedang naga yang setidaknya tingkah bumi


Dan Qin Wuqing tidak mau kalah dia mengeluarkan Pedang Api yang merupakan pedang tingkat bumi juga


"Hahaha Wuqing aku tidak mengira kau juga memiliki senjata tingkat bumi..."


"Hmmph..." hanya itu yang terucap pada mulut Qin Wuqing


Pertarungan pun dimulai


"Lebih baik kamu menyerah saja. kamu hanya penyempurnaan Qi tahap 9 mana mungkin bisa menandingi ku ..."


9 Langkah pembunuh . Meskipun Teknik ini membentuk sebuah pola dan memiliki 9 titik.


Slash..... Slash ..... Slash .....


Suara pedang yang sangat cepat. Tapi Dong Za juga merupakan penggabungan pedang yang tentu nya tau di mana titik lemah dari tekniknya


Semua serangan di tangki oleh Dong Za dan ada beberapa yang di hindari. Serangan tersebut Semakin lama semakin cepat yang membuat Dong Za kewalahan.


Sepertinya tidak ada cara lain selain Dong Za juga menggunakan tekniknya. Dong Za sekarang tidak menangkis Pedang Qin Wuqing justru Ia menghindari semua Pedang.


Tak Lama kemudian


Suara Benturan Pedang Dong Za Dan Qin Wuqing terjadi alasan dong Za menghindari adalah untuk mencari dimana pola yang harus dia hancurkan


Boom....


Suara Pedang Dong Za menghancurkan satu pola. Selangkah demi selangkah Dong Za menghancurkan Semua pola Tanpa tersisa.


Dong Za pun membalikan keadaan dan sekarang yang terdesak adalah Qin Wuqing yang di serang oleh Dong Za secara beruntun dan cepat


Qin Wuqing terkadang dapat menghalau serangan tersebut tapi ada juga yang mengenainya. Semakin lama pertandingan semakin terdesak dirinya melawan Dong Za


Namun ia tidak ragu untuk menggunakan serangan terkuatnya yaitu pedang seribu bayangan dan juga menggunakan 9 bayangan pembunuh secara bersamaan.


Seribu bayangan pedang mengarah ke Dong Za dengan spontan .Dan 9 bayangan yang keluar secara bersamaan. jika total pedang yang ada pada dirinya dan bayangannya bisa dikatakan hampir 10.000 Pedang.

__ADS_1


Semua pedang itu menyerang Dong Za secara bersamaan.


Swush..... Slash .... Slash.....


Semua yang melihat itu pun sangat takjub


"Apakah ini jenius sejati..."


"Seperti yang di duga dari murid inti.."


Mereka tidak tahu jika di bandingkan Serangan seribu pedang milik Liu Yan itu bukanlah apa apa.


Ribuan Pedang Melesat dengan kecepatan tinggi . Ribuan Pedang itu meskipun hanya bayangan. Namun daya tahannya tidak buruk jika di bandingkan aslinya


"Kamu kira Pedang sebanyak ini bisa mengenai ku, Naif sekali ...." Dong Za yang menghindari Pedang tanpa ada yang terkena . Namun pedang yang berhasil di hindari justru kembali menyerang lagi


Qin Wuqing pun mulai merasa bahwa Energi Qi yang ia miliki akan segera habis dan juga tidak satupun Pedangnya yang mengenai Dong Za


Qin Wuqing pun tidak pasrah dan tidak menyerah bahkan setelah Energi Qi nya habis. Ketika Energi Qi seseorang habis mereka akan memasuki kondisi kekosongan dan jika masih memaksakan menggunakan Energi Qi nya mereka akan akan terkena luka dalam.


Qin Wuqing tidak menyerah dan masih memaksakan meskipun tidak ada serangannya yang mengenai Dong Za perbedaan kultivasi sangat berpengaruh


pada pertarungan.


"Menyerahlah karena kamu tidak akan pernah bisa mengalahkan ku..." Dong Za yang tertawa mengejek sambil menghindari serangannya.


Qin Wuqing tetap menyerang nya meskipun Qi nya dalam kondisi kekosongan Sambil berkata "Kamu kira kamu siapa.."


Uhukkk........


Uhukkk.......


Darah segar yang keluar dari Qin Wuqing namun dirinya tetap tidak gentar. Dong Za terus menghindar semua serangan nya dan berkata "Hahaha ini seperti mainan anak kecil.."


"Basis kultivasi ku memang lah lebih rendah dari mu tapi tekad ku tidak lebih lemah dari pecundang sepertimu..." Qin Wuqing yang sengaja memprovokasi Dong Za


"Hahahaha Bagus sekali. Sepertinya Tidak ada cara lain selain membunuh mu..." Dong Za yang sangat marah karena apa yang di katakan Qin Wuqing


"Apakah semua murid begitu suka drama???... " ucap Liu Yan yang sangat terheran heran.


Tak lama dari itu Dong Za membuat Api yang sangat kecil dari tangannya Dan itu juga bukan pecahan Api neraka tapi itu adalah Api Nirvana. Api yang setidaknya lebih lemah dari Api neraka


Api itu langsung Dong Za lempar ke lawannya tanpa basa basi.Dan langsung membumi hanguskan Qin Wuqing dan pertandingan pun dimenangkan oleh Dong Za


Qin Wuqing memang tidak terluka ketika di dalam formasi itu tapi tidak dengan luka dalamnya yang memaksa kan menggunakan meski dia dalam kondisi kekosongan .


Namun yang membuat Liu Yan terkejut Qin Wuqing . masih mengatakan ingin menjadi murid Liu Yan meskipun dirinya sudah kalah .


Liu Yan pun langsung melesat dengan cepat ke arah Qin Wuqing dan memegangnya agar tidak pingsan


"Haaaaa Kamu berjuang terlalu keras .." Gumam Liu Yan yang mengusap Rambut Qin Wuqing.


"Guru Aku ....." Ucap Qin Wuqing yang sangat pucat di wajahnya bahkan tangganya tidak bisa ia gerakkan


"Tidak apa apa berisitirahat lah.." Liu Yan pun langsung Membawa Qin Wuqing ke kamar Zong QianQian


Dan Sekarang merupakan pertarungan yang di tunggu ²

__ADS_1


Hu Tao Melawan Lan Xue Hua


Bersambung.


__ADS_2