
“Saudara Shin, siapa sebenarnya wanita ini?” Meng Duan bertanya saat Xiang Shin baru mendapatkan kakinya di dek kapal perang.
Meng Duan langsung mendapat tatapan tajam dari Huo Cai’er membuatnya menelan ludah.
“Jangan takut, dia adalah istri ku.”
“Eh.. lalu bagaimana dengan saudari Yun Yihua dan saudari Xian Lin?”
“Jadi aku sudah memiliki dua saudari baru?” Huo Cai’er menatap Xiang Shin.
“Ya begitulah,” Xiang Shin tidak ragu untuk mengangguk.
“Lalu siapa wanita ini? Apa dia yang bernama Yun Yihua atau Xian Lin?” Huo Cai’er menatap Xuan yang berdiri dengan wajah datar.
“Bukan, dia adalah Xuan.”
“Oh, jadi kau juga menjadikan Xuan sebagai saudari ku?”
“Bukan begitu,” Xiang Shin tersenyum kecut.
“Mana ada yang mau menjadikan boneka sebagai pasangan,” Xiang Shin bergumam dalam hati kemudian melihat Guan Du dan Meng Duan, “yah, kecuali dua orang ini.”
“Saudara Shin, kenapa kau menatap ku seperti itu?”
“Tuan Shin, apa ada bunga di wajah ku?”
Guan Du dan Meng Duan tidak tau apa yang Xiang Shin pikirkan.
“Kakak Shin, di kapal ini pasti ada kamar kan?”
__ADS_1
“Planet Chi cukup dekat Cai’er, bersabarlah sebentar.”
“Baiklah,” meskipun cukup kecewa, Huo Cai’er masih bisa bersabar.
Butuh beberapa jam, kapal perang Keluarga Chi akhirnya mendarat di kediaman Keluarga Chi.
Xiang Shin langsung mengangkat Huo Cai’er, menggendongnya seperti tuan putri. Ia langsung membawa Huo Cai’er terbang menuju kamar yang di sediakan oleh Keluarga Chi dan pertempuran yang Huo Cai’er inginkan pun terjadi di sana.
***
Setelah kembali ke kediaman mereka, para petinggi Keluarga Yu langsung mengadakan rapat darurat.
“Patriak, apa yang harus kita lakukan sekarang? Wanita ja*lang itu benar-benar meracuni kita dan membuat kita menjadi budaknya!” Tetua Xie mengepalkan tangannya.
“Wanita itu benar-benar pembawa bencana, aku ingin membunuhnya!” ucap Tetua lainnya.
Sementara itu, Yu Ding si Patriak Keluarga Yu masih diam, ia sudah mengobati lengan kirinya yang sekarang hanya tinggal setengah. Rasa nyeri masih bisa ia rasakan pada lengan kirinya.
“Dia memperingatkan kita untuk tidak keluar dari Planet Yun dan tidak meminum penawar racun,” Yu Ding akhirnya angkat bicara, “aku tidak tau apakah itu hanya gertakan agar kita tidak melarikan diri dan tidak sembuh dari racunnya, tapi kita harus mencobanya terlebih dahulu.”
“Tapi.. siapa yang mau mencobanya?” tanya Tetua Kedua.
Mereka sudah merasakan mengerikannya rasa sakit racun Huo Cai’er. Jika ternyata apa yang Huo Cai’er katakan bukan hanya sekedar gertakan maka mereka benar-benar akan sangat menderita.
“Kita korbankan saja dua orang yang tidak berguna di Keluarga Yu. Tidak perlu harus kita yang mengambil resiko.”
“Ah benar juga, kalau begitu aku akan membawa dua orang sampah.” Tetua Yu Xie berdiri kemudian menangkupkan tangannya sebelum pergi keluar dari ruangan.
Tidak berselang lama, Yu Xie kembali dengan membawa dua orang. Satu pria tua yang berada di tingkat Martial Saint dan satu gadis yang berada di tingkat Martial King tahap 5. Mereka berdua adalah kakek dan cucu.
__ADS_1
“Salam Patriak dan para Tetua terhormat,” keduanya menangkupkan tangan dengan penuh hormat.
Mereka tidak tau kenapa di panggil menuju Aula Utama, keduanya tidak merasa tidak pernah melakukan kesalahan. Kecuali kultivasi mereka yang menjadi paling rendah di generasi mereka.
“Aku tidak tertarik mengetahui siapa nama kalian tapi belakangan ini ada seorang wanita yang membuat seluruh anggota Keluarga Yu ku keracunan.” Yu Ding mengeluarkan sebuah pil penawar racun paling kuat yang di miliki Keluarga Yu, “aku ingin mencoba penawar racun ini. Siapa pun dari kalian, minum itu. Jika penawar racunnya berfungsi dengan baik maka kalian akan mendapatkan tunjangan sumber daya sampai mencapai tingkat Immortal.”
Tentu saja itu membuat mereka berdua terkejut. Selama ini mereka mendapatkan sumber daya paling sedikit dari Keluarga, sulit sekali untuk mereka meningkatkan kultivasi.
Untuk pria tua sepertinya, tidak bisa mencapai tingkat Martial Overlord sudah sangat memalukan.
“Kakek, biar aku yang mencobanya.” Ucap gadis itu dengan penuh semangat.
Pria tua tersebut mengangguk, ia tidak merasa ada bahaya karena itu adalah penawar racun.
Gadis itu langsung memakan pil tersebut tanpa ragu. Detik pertama, ia tidak merasakan apa-apa namun di detik kedua, ia langsung merasakan sesuatu yang aneh.
“Aaarrrggghhh!!”
Gadis itu seketika berteriak setelah beberapa detik berlalu, rasa sakit di seluruh tubuhnya benar-benar terasa sangat mengerikan.
“Yu’er!” Pria tua itu langsung memegang cucunya yang berteriak kesakitan, “a-apa yang terjadi pada mu? Patriak! Apa yang terjadi pada cucu ku?”
Namun tidak ada tanggapan dari Yu Ding dan para Tetua. Mereka hanya bisa menatap gadis itu dengan ekspresi ngeri, apa lagi saat melihat tubuhnya yang mulai meleleh seperti bagaimana lengan kiri Yu Ding meleleh sebelumnya.
Akhirnya gadis itu pun tewas, tubuhnya sudah menjadi cairan ungu kental. Pria tua itu hanya bisa terdiam mematung melihat cucunya yang sekarang menjadi cairan kental.
Sekarang mereka paham konsekuensi dari mengonsumsi penawar racun seperti apa. Mereka sekarang sudah tidak lagi memiliki niat untuk mencoba mengetes apa yang akan terjadi jika ada di antara mereka yang keluar dari Planet Yu.
Mereka percaya perkataan Huo Cai’er bukan hanya sekedar gertakan semata.
__ADS_1