
Xiang Shin diberikan sebuah kamar di Aula Dewa Obat. Di sana ia menghabiskan waktu bermeditasi memahami misteri tanda pedang yang diberikan oleh Feng Lao.
Tanda pedang di kening Xiang Shin muncul, mengeluarkan cahaya dan aura misterius.
Sudah 2 hari Xiang Shin bermeditasi, dia sekarang sudah sedikit memahami mengenai tanda pedang tersebut. Tanpa pedang mengandung lautan pemahaman ilmu pedang yang seolah tidak terbatas.
Xiang Shin memahami niat pedang semakin mendalam. Semakin ia menyelam kedalam lautan niat pedang, semakin banyak tekanan yang ia rasakan. Xiang Shin merasa tubuhnya akan terkoyak oleh niat pedang yang sangat kuat.
Tiba-tiba cahaya pada tanda pedang di kening Xiang Shin semakin terang. Xiang Shin yang berada di alam bawah sadarnya, menyelam di dalam lautan niat pedang tiba-tiba melihat cahaya terang hingga matanya silau tidak bisa melihat apa-apa.
Saat Xiang Shin membuka matanya, ia mengerutkan kening melihat sekitar.
“Di mana ini?” Xiang Shin melihat dirinya sekarang berada di tempat yang sangat luas, tanah tandus tanpa ada tumbuhan sejauh mata memandang.
Namun yang menjadi perhatian utama Xiang Shin adalah banyaknya pedang di setiap tempat padang tandus tersebut.
Semua pedang itu menancap di tanah, memiliki motif yang berbeda-beda dengan aura kuat yang dimiliki masing-masing pedang.
Dalam area lingkaran berdiameter beberapa ratus meter di mana merupakan tempat Xiang Shin berdiri sama sekali tidak ada pedang.
Xiang Shin berpikir pedang paling lemah di antara banyaknya pedang itu bahkan setara dengan pedang terkuat yang ia miliki.
“Akhirnya kau bisa mencapai tempat ini, junior Xiang Shin.”
Xiang Shin langsung bersikap waspada saat suatu cahaya muncul tidak jauh didepannya. Cahaya biru itu seolah memadat hingga membentuk sosok tubuh demi transparan.
“Kau.. Feng Lao!” Xiang Shin sangat yakin kalau sosok itu adalah Feng Lao, “bagaimana kau bisa berada di sini?”
“Apa kau lupa kalau akulah yang memberi mu tanda pedang itu?”
Xiang Shin sekarang setidaknya mengetahui sedikit mengenai tempat ini. Tempat ini kemungkinan terikat dengan tanda pedang yang Feng Lao berikan, jadi mungkin saja karena itu Feng Lao bisa mengakses tempat ini.
“Apa sebenarnya tujuan mu? Kenapa kau memberi ku tanda pedang?”
“Tentu saja untuk melatih mu!”
“Melatih ku?”
__ADS_1
“Junior Xiang Shin, masalah kedua murid mu itu kau tidak perlu khawatir, mereka baik-baik saja sekarang bahkan sudah menjadi jauh lebih kuat dari mu. Jika kau bertemu dengannya, mungkin kau akan kalah hanya dalam sekali serangan.”
“Apa kau bisa memberikan kebenaran bukti ucapan mu?”
“Hm.. aku memang tidak bisa membuktikannya langsung.”
“Kalau begitu tidak ada alasan aku mempercayai ucapan mu.”
Feng Lao tersenyum kecut, Xiang Shin benar-benar sulit untuk diyakinkan. Ia tidak tau harus menggunakan cara apa untuk mendapatkan kepercayaan pemuda ini.
“Baiklah itu terserah pada mu mau percaya atau tidak, tapi karena itu aku jadi memiliki alasan untuk sedikit memberi mu pelajaran,” Feng Lao menyeringai.
Xiang Shin mengerutkan keningnya, ia merasakan perasaan yang tidak enak.
“Tempat ini bernama Dimensi Pedang, dimensi alam bawah sadar yang terbentuk oleh Dao Pedang ku. Semua pedang ini terbentuk oleh Dao Pedang dan masing-masing memiliki jiwa. Agar kau bisa keluar dari tempat ini, kau harus bisa mengalahkan 10 pedang!..
Jika kau belum mengalahkan 10 pedang maka jangan harap bisa keluar. Jadi junior Xiang Shin, semoga beruntung,” Feng Lao langsung menghilang di tempatnya.
“Mengalahkan 10 pedang? Apa sebenarnya maksud pak tua itu?”
Di tempat ini Xiang Shin tidak bisa merasakan energi Qi maupun kekuatan jiwanya. Jika memang semua pedang itu memiliki jiwa dan ia harus mengalahkan 10 pedang, apakah ia bisa dengan kondisinya saat ini?
Tanpa peringatan apapun, pria itu melesat menyerang menggunakan pedang di tangannya.
Xiang Shin sigap menghindar lalu melompat mundur mengambil jarak, tapi pria itu dengan cepat memangkas jarak.
“Dia sangat cepat!” Xiang Shin berusaha menghindari semua serangan sambil mencari celah untuk menyerang.
Namun setelah beberapa menit pertarungan berlangsung.
“Tidak ada celah sedikitpun untuk ku melancarkan serangan! Sial, jika saja aku memiliki pedang,” Xiang Shin hanya bisa mengumpat kesal.
Tidak berselang lama, Xiang Shin menyadari satu hal. Karena ini adalah Dimensi Pedang yang dibuat oleh Feng Lao untuk melatihnya, seharusnya ia bisa membuat pedang sendiri kan?
Tapi bagaimana caranya? Dia bahkan tidak bisa menggunakan energi Qi maupun energi spiritual. Apakah ada cara tertentu untuk...
Xiang Shin akhirnya menyadarinya, tempat ini terbentuk dari Dao Pedang dan berada di tubuhnya, jadi jika ia menggunakan pemahaman niat pedang, ia bisa membentuk pedang dari energi di tempat ini.
__ADS_1
Xiang Shin menguatkan kuda-kuda saat pria itu berada di depan atasnya, mengayunkan pedang secara vertikal dari atas ke bawah.
Sebuah pedang terbentuk di tangan kanan Xiang Shin, dengan sigap ia menahan serangan sampai kakinya masuk beberapa centimeter ketanah.
Xiang Shin akhirnya menemukan celah, ia membuat gerakan khusus hingga pedang lawannya merosot ke samping.
Xiang Shin kemudian menendang perut pria itu hingga terpental keatas. Xiang Shin tidak menunggu pria itu jatuh, ia melompat lalu menebas tubuh pria tersebut hingga terpotong menjadi dua bagian.
Xiang Shin mendarat di tanah, bersamaan dengan pedang pria itu terjatuh menancap di tanah tepat di depan Xiang Shin.
Pedang itu tiba-tiba menjadi gumpalan cahaya kemudian masuk kedalam kepala Xiang Shin melalui kening.
Xiang Shin memejamkan matanya, ia bisa merasakan niat pedang mengalir ke seluruh tubuhnya.
Setelah beberapa menit Xiang Shin membuka matanya.
“Jadi begitu, setiap aku mengalahkan satu pedang, niat pedang ku akan meningkat. Selain itu..” kening Xiang Shin bercahaya lalu sebuah pedang keluar. Itu adalah pedang yang baru saja ia kalahkan, “aku bisa menggunakan pedang ini. Aku juga bisa memperkuat pedang ini menggunakan niat pedang ku.”
Xiang Shin melihat banyaknya pedang di Dimensi Pedang ini.
“Tempat ini adalah tempat terbaik untuk berlatih niat pedang. Seberapa banyak pedang yang harus aku kalahkan untuk mencapai Dao Pedang.”
Dao Pedang adalah tingkatan selanjutnya dari Niat Pedang.
Jujur Xiang Shin bersemangat untuk terus berlatih di tempat ini. Namun saat mengingat tentang Feng Lao, ia kembali berpikir apakah pria tua itu memang hanya berniat melatihnya saja? Apakah yang dia katakan memang benar?
“Lebih baik aku pikirkan itu nanti, sekarang aku harus fokus mengalahkan 9 pedang lagi. Aku harus bisa mengalahkan 9 pedang sebelum acara lelang di mulai.”
\=\=\=\=
**PROMOSI NOVEL BARU AUTHOR
>> Demon God System
Up 1 bab tiap hari.
__ADS_1
Author masih pemula dalam menulis novel system jadi mungkin akan ada banyak kesalahan dan kekurangan.
Yang mau baca langsung cek profil dan jangan lupa LIKE👍**