
Xiang Shin terbang menuju reruntuhan kediaman Keluarga Liu. Setibanya disana, ia langsung melihat kedua muridnya berada di suatu tempat, berdiri diatas puing-puing bangunan di pinggiran kediaman.
Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu berdiri didepan sebuah gundukan tanah yang sepertinya adalah makam seseorang.
Xiang Shin tidak ingin terlalu mengungkit masa lalu kedua muridnya yang kelam jadi ia tidak pernah bertanya mengenai masa lalu mereka. Xiang Shin tidak ingin memunculkan rasa trauma lagi pada keduanya.
“Makam siapa itu?”
Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu menoleh ke sumber suara, mereka segera memberi hormat saat melihat itu adalah Xiang Shin.
“Guru! Ini adalah makam ibu kami.”
“Jika kalian sudah selesai berkabung, cari aku di Aula Obat. Setelah itu kita akan langsung pergi.”
“Kami sudah semalaman berada disini, jadi kami akan langsung mengikuti guru.”
Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu tidak pernah melihat wajah ibu mereka seperti apa. Namun dari yang diceritakan Liu Yunhai, ibu mereka adalah wanita kuat yang sangat baik hati.
“Oh, kalau begitu kita kembali dulu ke Aula Obat, masih ada beberapa hal yang perlu guru urus.”
“Baik guru.”
Setelah itu mereka bertiga terbang kembali ke Aula Obat.
“Guru, apa pendapat mu tentang si Huang Yu itu?” Qin Zhiyun memberanikan diri untuk bertanya. Ia dan adiknya ingin sekali mengetahui hubungan Xiang Shin dengan Huang Yu.
“Nona Huang, dia wanita yang baik meskipun memiliki tempramen suka menggoda.”
“Lalu apakah guru tergoda dengannya?” Qin Qiaoyu dengan cepat bertanya.
“Guru adalah pria normal, menurut kalian?” Xiang Shin tidak menjawab namun menyerahkan jawaban pada pendapat mereka sendiri.
Sebagai pria normal, tentu saja Xiang Shin tertarik dengan wanita menggoda seperti Huang Yu. Hanya saja ia bisa mengendalikan nafsunya agar tidak menjadi tindakan yang melewati batas.
Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu terdiam, ia sekarang mulai berpikir apa yang dikatakan Huang Yu adalah benar.
“Jadi.. si Huang Yu itu benar-benar akan menjadi bibi guru kami?”
__ADS_1
“Hah?” Xiang Shin langsung menoleh kearah Qin Zhiyun, “siapa yang bilang Nona Huang akan menjadi bibi guru kalian?”
“Si Huang Yu itu sendiri yang bilang. Guru, jika kau adalah pria guru memang harus bertanggung jawab!”
Meskipun Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu sulit menerima, namun ia tidak ingin gurunya menjadi seorang bajingan yang meninggalkan wanita setelah bosan.
“Tanggung jawab? Apa sebenarnya maksud kalian?” Xiang Shin semakin tidak paham.
“Bukankah.. guru pernah.. dengan si Huang Yu itu?”
Meskipun perkataan Qin Qiaoyu kurang jelas, namun Xiang Shin sudah menangkap poin utamanya yang membuatnya tersenyum kecut.
“Guru memang pria normal yang pasti akan tergoda oleh wanita cantik, tapi bukan berarti guru akan memaksakan kehendak nafsu dan melakukannya dengan semua wanita cantik. Jika guru adalah pria bajingan seperti itu maka kalian sudah tidak mungkin akan aman.”
Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu diam, mencoba mencerna perkataan Xiang Shin. Mereka seketika tersenyum setelah memahami maksud guru mereka.
Xiang Shin tidak pernah melakukannya dengan Huang Yu, artinya wanita itu tidak akan menjadi bibi guru mereka. Xiang Shin juga secara tidak langsung mengatakan jika ia tergoda dengan kecantikan mereka berdua.
Itu membuat mereka tersenyum senang, mereka ternyata masih memiliki kesempatan.
“Kita sudah sampai!”
Mereka langsung berjalan memasuki Aula Obat dan disambut oleh pelayan muda. Xiang Shin dan kedua muridnya pun dibawa ke ruangan khusus untuk bertemu dengan Lao San dan Huang Yu.
“Tuan muda Xiang, ini adalah semua herbal yang kau pesan,” Huang Yu memberikan sebuah cincin dimensi pada Xiang Shin.
“4 juta Kristal Qi kelas rendah,” Xiang Shin memberikan cincin dimensi berisi Kristal Qi.
“Senior Lao San, apakah disini ada peta Benua Chenwu?”
“Disini memang ada peta Benua Chenwu, tapi hanya mencantumkan wilayah-wilayah besar seperti 7 sekte besar dan kekaisaran-kekaisaran, tidak lengkap mencantumkan tempat apa saja yang ada di wilayah besar itu.”
“Tidak masalah.”
“Huang Yu, ambilkan peta Benua Chenwu!”
“Baik,” Huang Yu tidak banyak berkomentar dan langsung mematuhi perintah Lao San.
__ADS_1
Tidak berselang lama, Huang Yu kembali lagi dengan gulungan kertas kulit sepanjang 1,5 meter. Dari sana Xiang Shin sudah bisa membayangkan seberapa besar Benua Chenwu ini.
“Ini tuan muda Xiang,” Huang Yu memberikan senyum menggoda, mengabaikan tatapan tajam Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu yang terarah padanya.
“Berapa harganya?”
“Tidak perlu pikirkan soal harga, tuan muda Xiang. Kau bisa mengambilnya dengan gratis,” ucap Huang Yu.
“Kalau begitu aku tidak akan menolak,” Xiang Shin tentu tidak menolak barang gratis, “aku sudah tidak ada urusan lagi di Aula Obat, jadi kami akan langsung pergi.”
Xiang Shin ingin mempelajari susunan formasi dan Alkimia secepatnya, selain itu ia juga harus melatih kedua muridnya.
Xiang Shin yakin meskipun kekuatan Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu lebih besar dari kultivator di tingkatan yang sama, namun kemampuan bertarung mereka masihlah rendah. Mungkin mereka berdua bisa dikalahkan oleh seorang kultivator tingkat Martial Lord tahap awal saja.
“Akan langsung pergi? Bagaimana jika tuan muda Xiang bermalam saja disini untuk satu hari?” Huang Yu memperlihatkan tatapan dan senyum yang penuh dengan makna.
“Kami memiliki banyak urusan di luar, tidak ada waktu untuk bersantai-santai di Aula Obat!”
Sebelum Xiang Shin menjawab, Qin Zhiyun terlebih dahulu berkata dengan tegas.
“Maaf Nona Huang, tapi seperti yang murid ku katakan, kami masih memiliki urusan yang harus dilakukan,” Xiang Shin berdiri sambil menangkupkan tangannya.
Qin Zhiyun langsung tersenyum penuh kemenangan karena Xiang Shin secara tidak langsung membelanya.
Huang Yu dan Lao San pun tidak bisa menahan Xiang Shin lagi, mereka juga mengucapkan salam perpisahan dan Xiang Shin pergi bersama kedua muridnya.
***
Xiang Shin terbang ke Utara Kota Liu hingga mereka berjarak belasan kilometer dari kota, Xiang Shin berhenti kemudian mengeluarkan peta.
Xiang Shin langsung melihat letak dari 7 kekuatan besar Benua Chenwu karena ketujuh sekte itu memiliki wilayah yang luas dan namanya ditulis dengan tinta yang tebal.
Selain 7 sekte besar, ada ratusan Kekaisaran, mulai dari kecil sampai besar tertulis jelas disana.
“Kita akan pergi kemana guru?”
Xiang Shin tidak langsung menjawab, ia masih melihat setiap wilayah di dalam peta hingga ia melihat satu wilayah besar yang luasnya beberapa kali lebih besar kekaisaran terbesar di Benua Chenwu.
__ADS_1
Itu adalah sebuah hutan yang bernama Hutan Monster. Tidak ada penjelasan yang jelas mengenai hutan tersebut tapi dari namanya, Xiang Shin sudah bisa menyimpulkan tempat apa itu.
“Kita akan pergi ke Hutan Monster!”