Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.632 - Siksaan Kejam


__ADS_3

Semua Uroboros di siksa dengan sangat kejam oleh Xiao Zhou dan yang lainnya. Mereka semua terluka parah, tidak lagi bisa menggerakkan tubuh bahkan ujung jari sekali pun.


Tapi mereka masih sadar, Xiao Zhou dan yang lainnya tidak membiarkan mereka untuk kehilangan kesadaran jadi setiap detik terasa begitu menyakitkan bagi mereka.


“A.. aakk..” Uro Chi hampir tidak bisa berbicara lagi.


Dari awal dialah yang paling pertama di lumpuhkan kemudian para anggota rasnya di siksa di depan matanya yang membuatnya marah tapi tidak bisa melakukan apa-apa.


“Bagus, kalian masih bisa bertahan sampai sekarang dengan semua siksaan ini. Berikutnya hanya tinggal membunuh kalian.” Zhang Chun menyeringai, ia menjambak rambut Uro Chi yang tengkurap di tanah, menginjak punggungnya hingga patah, membuat setengah badannya tegak. “Sekarang kau saksikanlah bagaimana satu demi satu ras mu di bunuh.”


Zhang Chun menggunakan dua jarinya untuk membuat mata Uro Chi tetap terbuka.


“Kau tidak boleh berkedip agar kau bisa lebih menikmatinya.”


Zhang Ziyi membawa Uro Jin yang juga sudah sekarat ke hadapan Uro Chi. Tanpa ada belas kasihan, wanita itu membuka mulut Uro Jin kemudian menarik lidahnya.


Zhang Ziyi tidak langsung mencabut lidah Uro Jin begitu saja, ia menariknya perlahan, sedikit demi sedikit tercabut, darah mengalir dari mulutnya namun Zhang Ziyi sama sekali tidak peduli.


Di tubuh mereka semua sudah di suntikan racun Jormungandr yang bisa memberikan rasa sakit bahkan dengan hanya sentuhan kecil saja. Tidak terbayangkan bagaimana sakitnya jika lidah di tarik perlahan dari mulut.

__ADS_1


“Aa.. aa...”


Tubuh Uro Jin gemetar, ia mengeluarkan suara yang tidak jelas tapi siapa pun bisa mengetahui kalau Uro Jin seperti berteriak meminta untuk menghentikan ini.


Lidah panjang Uro Jin tercabut sepenuhnya.


“Hm! Menjijikan.” Zhang Ziyi meludah. Ia menatap Uro Chi, sesuatu terpikirkan di kepalanya.


Zhang Ziyi membuka mulut Uro Chi lalu secara paksa memasukkan lidah Uro Jin ke dalam mulutnya. Uro Chi sama sekali tidak bisa melawan saat lidah anaknya sendiri di paksa masuk ke dalam mulutnya hingga itu sepenuhnya masuk ke dalam perutnya.


“Ide bagus Yi’er, kita potong kecil-kecil tubuh para Uroboros itu kemudian membiarkan Uro Chi memakannya sampai habis.”


“Ya, aku rasa dia akan menyukai rasa daging anaknya sendiri.” Zhang Ziyi memotong tangan kanan Uro Jin dan kembali memasukkan ke dalam mulut Uro Chi secara paksa.


Zhang Ziyi memotong lagi salah satu bagian tubuh Uro Jin lalu membuat Uro Chi memakannya. Hal itu terus Zhang Ziyi lakukan hingga kini Uro Jin hanya tersisa kepalanya saja.


Tentu saja Uro Jin sudah tidak bisa bertahan lagi, dia sudah tewas.


“Dasar lemah, padahal sebelumnya cacing ini begitu sombong!” Zhang Ziyi menginjak kepala Uro Jin sampai hancur.

__ADS_1


Menggunakan energinya, ia mengumpulkan pecahan-pecahan kepala Uro Jin, kembali secara paksa membuat Uro Chi memakannya.


Uro Chi sudah sepenuhnya memakan anaknya sendiri. Setiap kali dia akan muntah, mulutnya di tutup dengan sangat rapat hingga tidak ada isi perutnya yang keluar.


Kapasitas perut para Beast sama dengan saat dalam wujud Beast jadi meskipun sudah memakan anaknya yang ukuran tubuhnya sama, tidak terlihat ada perubahan pada perut Uro Chi.


“Kau masih belum boleh tidur, Uro Chi! Masih banyak lagi makanan yang perlu kau makan.” Zhang Chi menyeret salah satu Uroboros ke hadapan Uro Chi.


Uro Chi merasa lebih baik dirinya mati saja sekarang ini.


Xiang Zhu yang dari awal menonton apa yang mereka lakukan, sekarang sudah tidak kuat lagi untuk melihatnya.


“Uh.. seharusnya mereka tidak sekejam ini kan?” Xiang Zhu hampir memuntahkan isi perutnya karena melihat aksi kejam pada Hydra itu. “Yah, mungkin untuk para psikopat menganggap hal itu sebagai sesuatu yang sudah biasa.”


Xiang Zhu yang merupakan orang normal tidak paham bagaimana pemikiran para psikopat.


“Hah.. aku bosan di sini. Sekarang di Dimensi Beast tinggal para peri yang cantik, aku bahkan belum sempat melihat mereka dan merayu mereka.” Xiang Zhu menghela nafas, membayangkan bagaimana cantiknya para peri.


Setelah mendengar para peri yang datang ke Dimensi Beast, Xiang Zhu ingin sekali pergi berkunjung untuk melihat para peri itu. Tapi ia sampai sekarang belum memiliki kesempatan tersebut.

__ADS_1


“Para iblis sialan! Kalian berani membuat para peri-peri cantik itu menderita! Akan aku balas perbuatan kalian berkali-kali lipat!”


Xiang Zhu yang sudah terlalu bosan, mulai berteriak-teriak tidak jelas.


__ADS_2