Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.120 - Tidak Sesuai Harapan


__ADS_3

“Yang kau perlukan hanya kondisi psikologis saja, jadi tidak perlu membuat situasi yang nyata, cukup dengan ilusi saja!” Xiang Shin mendekati Huo Cai’er lalu menyentuh kening gadis itu dengan ujung jari telunjuknya, “bersiaplah Cai’er! Meskipun ini hanya ilusi, kau bisa merasakan situasi yang seperti nyata!”


Formasi sihir tercipta di bawah kaki dan di atas kepala Huo Cai’er, satu lagi formasi sihir kecil di keningnya yang kemudian masuk kedalam kepala gadis itu.


Huo Cai’er pun jatuh ketanah setelah masuk kedalam ilusi Xiang Shin. Tidak berselang lama, gadis itu terlihat berkeringat dingin, tubuhnya gemetar seolah seperti sedang mengalami mimpi buruk.


“Seharusnya ini akan berhasil kan?” Xiang Shin bergumam, ia sebenarnya tidak terlalu yakin dengan ilusi bisa membuat kekuatan tersembunyi Huo Cai’er bangkit.


Menurut analisa Xiang Shin, Huo Cai’er memerlukan kondisi psikologis dimana ia harus berada dalam kondisi hidup dan mati, atau harus mendapatkan tekanan mental hingga dia benar-benar harus mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menghadapi ancaman yang ia hadapi.


Jika ini tidak berhasil maka Xiang Shin hanya perlu melakukan apa yang Huo Cai’er minta sebelumnya, yaitu menghajarnya sampai setengah mati.


“Agar membuat psikologisnya semakin tertekan...” Xiang Shin mengeluarkan aura membunuh pekat yang di pusatkan pada Huo Cai’er sepenuhnya.


Sementara itu, Huo Cai’er yang saat ini sedang berada di dalam ilusi, melihat begitu banyak monster seperti mayat hidup yang mengepungnya dari segala arah.


Huo Cai’er mengeluarkan asap beracun dari tubuhnya, menyebar ke segala penjuru. Namun asap beracun Huo Cai’er tidak berdampak sedikit pun pada para mayat hidup itu.

__ADS_1


Huo Cai’er berniat melompat saat para mayat hidup akan menerimanya, namun di bawah kakinya tiba-tiba muncul banyak tangan kemudian mencengkeram kakinya, membuat gadis itu tidak bisa melompat.


Para mayat hidup pun berhasil menerkam Huo Cai’er. Para mayat hidup terus bertumpuk hingga menggunung menimbun Huo Cai’er.


Tiba-tiba ledakan terjadi dari dalam tumpukan mayat hidup, membuat semua mayat hidup hancur berserakan, terlihat Huo Cai’er berdiri dengan tegak.


“Apakah ini benar-benar ilusi? Ini terasa sangat nyata!” Huo Cai’er tidak pernah membayangkan akan ada ilusi seperti ini.


Tiba-tiba Huo Cai’er merasakan aura membunuh yang sangat kuat datang dari kegelapan yang berada di depannya. Tidak berselang lama, sosok tinggi besar yang sangat menyeramkan terlihat, melesat cepat, menghantamkan senjata gada pada perut Huo Cai’er hingga gadis itu terpental jauh.


Huo Cai’er masih mampu bertahan dari serangan tadi tanpa mendapatkan luka yang berarti, hanya terasa sedikit nyeri di perut.


Baru saja Huo Cai’er akan membalas serangan, pandangannya di sambut oleh sepasang mata merah darah yang berjarak beberapa centimeter dari wajahnya.


Aura membunuh pekat terpusat sepenuhnya pada dirinya memberikan intimidasi kuat hingga Huo Cai’er kesulitan mengendalikan tubuhnya sendiri.


Sekali lagi serangan menghantam perut Huo Cai’er, namun kali ini secara telak hingga gadis itu memuntahkan banyak darah.

__ADS_1


“Ini sakit.. aku tidak yakin ini benar-benar ilusi!” Huo Cai’er mengangkat tangan kanannya, berniat melancarkan serangan.


Namun tiba-tiba tangannya di pegang dari belakang. Huo Cai’er meboleh ke belakang, matanya melebar melihat satu lagi makhluk menyeramkan yang sama persis berada tepat di belakangnya.


Huo Cai’er di angkat, di bantai ke kiri dan kanan terus menerus hingga membuat tubuhnya terasa remuk kemudian barulah tubuhnya di lempar ke kearah Raja Iblis lainnya.


Raja iblis itu menyiapkan gadanya kemudian memukul Huo Cai’er seperti memukul bola kasti, mengumpan raja iblis yang satunya dan tubuh Huo Cai’er di jadikan seperti bola kasti yang di umpan kesana kemari.


Hingga akhirnya Huo Cai’er sudah sekarat tidak berdaya, kekuatan misterius yang dia maksud masih belum kunjung keluar, bahkan setelah salah satu Raja Iblis bersiap menusukkan sebuah pedang besar, gadis itu masih tidak bergeming.


Di dunia nyata, Xiang Shin bisa melihat apa saja yang terjadi di dalam ilusi. Ia merasa memang bukan ini cara untuk membangkitkan kekuatan misterius yang Huo Cai’er maksud.


“Mungkin Cai’er memerlukan kondisi psikologis yang tidak hanya menekannya secara fisik, tapi juga secara emosional,” Xiang Shin mengelus dagunya, “kalau begitu aku akan melakukan perubahan pada ilusi ku!”


Xiang Shin melakukan segel tangan beberapa kali, membuat susunan formasi sihir di bawah dan di atas Huo Cai’er berubah.


“Kali ini kau tidak akan merasa sakit secara fisik, namun secara hati dan emosional. Kau akan aku perlihatkan hal-hal yang paling kau takuti dalam hidup mu!”

__ADS_1


__ADS_2