Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.91 - Akhir Sekte Formasi Dewa


__ADS_3

“Kau pikir kami peduli?” Cheng Du mempersiapkan serangan, “aku juga sudah memberi Racun Darah Neraka pada Ketua Sekte, mungkin dia sudah tewas sekarang. Saat ini adalah giliran mu baru yang terakhir adalah nona muda Huo Cai’er!”


“Benar, nona muda..” Tetua Fang Mu menoleh ke arah gua yang terus mengeluarkan aura dan energi kuat.


Tetua Fang Mu tau Huo Cai’er sekarang sedang dalam masa krusial dalam terobosan kultivasi, jika diganggu atau di hentikan maka akibatnya bisa fatal. Sementara kondisinya sendiri sudah memburuk, ia sudah di pastikan akan mati, tidak ada harapan lagi untuknya hidup.


Jadi sebelum kematiannya, ia akan mengabdikan nyawanya pada nona mudanya. Setidaknya ia bisa menyalamatkan Huo Cai’er agar ia bisa tenang di alam sana.


Tetua Fang Mu mengeluarkan sebuah cairan ungu bercampur hijau yang kental. Ia langsung meminum cairan tersebut hingga habis dalam sekali tegukan.


“Meminum racun untuk menekan Racun Darah Neraka, itu percuma saja, kau tidak akan memiliki harapan hidup setelah terkena Racun Darah Neraka.”


“Aku tau, karena itulah aku akan membunuh mu!” Tetua Fang Mu mengeluarkan auranya lalu menyerang Cheng Du.


Cheng Du tentu tidak diam saja, ia melesat maju. Dengan kepalan tangan keduanya yang diselimuti energi beracun, mereka beradu pukulan kuat.


*BOOOMMM!


Pukulan keduanya membuat ledakan yang menyebabkan racun menyebar, pepohonan langsung menjadi kering dan mati saat terkena gas beracun kedua Tetua Sekte Racun Selatan itu.


***


Setelah acara lelang selesai, Gong Shi Liang dan Tetua Kai Shang kembali ke penginapan untuk menjemput 4 anggota mereka yang masih tidak sadarkan diri karena luka parah di jiwa mereka.


Gong Shi Liang tidak ingin membuang waktu jadi ia memutuskan untuk langsung kembali ke Sekte Formasi Dewa dengan menggunakan token teleportasi.


2 minggu lalu Tetua Kai Shang sudah meminta puluhan kultivator tingkat Martial Lord Sekte Formasi Dewa untuk datang berjaga di bagian luar Kota Suci Alkimia, mengawasi jika saja Xiang Shin keluar kota maka mereka bisa langsung membunuhnya.


Mereka tidak tau jika itu percuma saja karena Xiang Shin bisa keluar dari Kota Suci Alkimia menggunakan formasi sihir teleportasi dengan mudah.


Setibanya di Sekte Formasi Dewa, Tetua Kai Shang meminta semua Tetua Utama berserta Ketua Sekte untuk mengadakan pertemuan.


“Jadi apa saja yang kau dapatkan di lelang akbar di Kota Suci Alkimia, Tetua Kai Shang?” Gong Sun Mu yang duduk di kursi kebesarannya bertanya dengan nada penuh wibawa.


Semua Tetua Sekte Formasi Dewa telah berkumpul, Gong Shi Liang juga duduk di antara kursi pada Tetua.


“Aku mendapatkan beberapa pil dan herbal yang sangat berguna dan juga sebuah Eliksir.. tidak, itu tidak penting sama sekali, yang lebih penting dari itu..” Tetua Kai Shang mengeluarkan gulungan Formasi Sihir lalu melemparkannya ke lantai tepat di tengah-tengah mereka.

__ADS_1


Gulungan itu pun terbuka, memperlihatkan susunan formasi sihir di dalamnya bersamaan dengan gelombang energi kuat seperti yang terjadi sebelumnya di lelang.


Mereka semua refleks membuat perisai energi untuk menahan gelombang energi tersebut.


“Tetua Kai Shang, benda apa itu?” tanya seorang Tetua dengan sikap kewaspadaan penuh.


“Ini adalah formasi sihir, bentuk kesempurnaan dari susunan formasi. Kalian bisa melihatnya saja dengan teliti dan kalian bisa menilainya sendiri!”


Gong Sun Mu dan para Tetua Sekte melihat setiap simbol dan garis-garis unik pada gulungan tersebut.


“Ini.. luar biasa, aku belum pernah melihat susunan yang begitu kompleks seperti ini,” Gong Sun Mu berjalan mendekati gulungan formasi sihir yang masih tergeletak di lantai.


“Hati-hati Ketua Sekte, kita masih belum mengetahui apa fungsi dari formasi sihir itu. Jangan sampai kita merusaknya atau melakukan sesuatu yang bisa merugikan,” Tetua Kai Shang sedikit khawatir.


“Hm, kau meragukan ku?” Gong Sun Mu menatap tajam Tetua Kai Shang.


“Ah.. tidak, bukan begitu Ketua Sekte, hanya saja...”


“Sudahlah, diam! Aku tau apa yang aku lakukan,” Gong Sun Mu menampakkan kesombongannya, “aku hanya akan sedikit mengalirkan energi spiritual ku.”


Gong Sun Mu berlutut satu kaki kemudian menempelkan telapak tangannya pada pusat formasi sihir. Ia pun mengalirkan sedikit energi spiritualnya.


Lonjakan energi pada formasi sihir naik ke atas membentuk pilar energi yang menembus awan.


Langit yang cerah diatas Sekte Formasi Dewa dengan cepat tertutupi awan hitam hingga membuat Sekte Formasi Dewa menjadi lebih gelap. Suara guntur mulai terdengar bersahutan, tidak membutuhkan waktu lama untuk petir menyambar, angin bertiup secara tidak wajar serta tanah bergetar.


“Apa yang terjadi?!” Gong Sun Mu menatap pilar energi yang masih terpancar ke langit dari formasi sihir.


Gong Sun Mu dan para Tetua merasakan perasaan yang tidak nyaman.


“CEPAT HENTIKAN FORMASI SIHIR ITU!!” Gong Sun Mu mengeluarkan puluhan kertas formasi.


Para Tetua tentu tidak diam saja, mereka juga melakukan hal yang sama. Ratusan kertas formasi mengelilingi pilar energi, membentuk seperti tembok pembatas.


Gong Sun Mu bersama para Tetua melakukan segel tangan yang sama secara serentak.


Semua kertas formasi memancarkan energi, namun tidak berselang lama energi itu memudar, kertas formasi mulai terbakar dan tidak lagi memiliki fungsi untuk di gunakan.

__ADS_1


“APA?!”


Suara sambaran petir semakin menggelegar, beberapa bangunan sekte sudah hancur, para Tetua biasa serta para murid mulai panik dengan fenomena aneh ini.


Puluhan pusaran terbentuk di awan hitam, membentuk angin tornado yang terus turun hingga akhirnya mencapai tanah. Angin tornado memporak-porandakan bangunan sekte, petir menyambar daratan menghancurkan apa saja yang di kenainya.


Gempa terasa semakin besar hingga tanah mulai retak.


“Ini...”


Gong Sun Mu dan para Tetua melongo melihat kejadian ini. Mereka melihat kearah pancaran pilar energi, bencana ini pasti berasal dari formasi sihir itu.


*Jeddeeerrr!!


Sebuah petir menyambar dari atas Gong Sun Mu. Namun Ketua Sekte Formasi Dewa itu sudah memprediksi hak ini jadi ia melempar kertas formasi keatas, menahan sambaran petir.


“Di mana Shi’er?” Gong Sun Mu menoleh ke kanan dan ke kiri, mencari keberadaan putranya.


Ia akhirnya menemukan Gong Shi Liang terbaring tidak sadarkan diri diantara reruntuhan bangunan.


Tanah tiba-tiba retak di bawah Gong Shi Liang.


“Shi’er!” Gong Sun Mu melesat kearah putranya.


Secara bersamaan sebuah petir kembali menyambar, namun kali ini mengincar Gong Shi Liang.


Gong Sun Mu melebarkan matanya, ia melempar sebuah kertas formasi namun sayangnya, sambaran petir lebih dulu mengenai putranya.


“TIDAK..!”


Gong Sun Mu terlambat, Gong Shi Liang sudah jatuh kedalam retakan tanah. Ia ingin menyelamatkan putranya namun beberapa petir menyambar kearahnya serta angin tornado menghampirinya.


“SIALAN!”


Gong Sun Mu menahan sambaran petir dengan susunan formasi namun angin tornado itu cukup kuat untuk ia hancurkan dalam waktu belasan detik.


Saat Gong Sun Mu sudah mengatasi halangan, ia benar-benar terlambat. Gong Shi Liang retakan sudah, putranya tertelan ke dalam bumi.

__ADS_1


Gong Sun Mu mematung, ia melihat sekitar yang saat ini sudah porak-poranda, angin tornado terus bermunculan semakin banyak hingga mencapai ratusan, petir tidak henti-hentinya menyambar, gempa terus semakin keras seiring waktu, bahkan ada belasan angin tornado api.


Sekte Formasi Dewa sudah berakhir di sini.


__ADS_2