
Meskipun ruangan itu kini di penuhi dengan Inti Dunia, namun Xiang Shin tidak berniat berkultivasi di sana.
Meskipun ia menyerap semua Inti Dunia tersebut hanya akan memberikan sedikit manfaat untuk kultivasinya. Jadi lebih baik ia menyerahkannya pada para bawahannya agar kultivasi mereka bisa meningkat lebih tinggi.
Semua bawahan Xiang Shin pun mengambil posisi atau tempat paling nyaman kemudian mulai berkultivasi. Sementara Xiang Shin sendiri pergi menuju sebuah lorong yang berada di sisi berhadapan dengan pintu masuk ruangan ini.
Tanpa ragu Xiang Shin melesat menelusuri lorong. Tentunya ia tidak mengendurkan kewaspadaan karena tidak di ketahui apakah ada jebakan atau tidak di tempat ini.
Sejauh Xiang Shin bergerak, ia tidak menemukan satupun jebakan atau pun bahaya. Bahkan tidak ada persimpangan jalan atau sebuah lorong lain.
Lorong itu benar-benar membawa Xiang Shin lurus ke depan seolah tidak memiliki ujung.
“Apakah persepsi ku terganggu?” Xiang Shin merasa ia baru menelusuri lorong ini padahal jelas ia sudah menghabiskan waktu paling tidak berjam-jam.
Xiang Shin memutuskan untuk melanjutkan menelusuri lorong. Kali ini ia merasakan sesuatu yang aneh lagi.
Seharusnya ia baru bergerak beberapa kilometer namun ia merasa sudah 1 minggu berlalu.
“Apa yang salah sebenarnya? Apakah aku masuk ke dalam sebuah ilusi yang membuat persepsi ku terganggu?”
Xiang Shin menyebarkan energi Yin-Yang ke sekitarnya, berharap energi kekacauan itu dapat menangkal keanehan yang terjadi.
__ADS_1
Namun Xiang Shin tidak merasa ada sesuatu yang berubah. Sepertinya ini bukan ilusi tapi memang ada sesuatu yang aneh.
Xiang Shin memilih mengabaikan hal itu kemudian melanjutkan perjalanannya.
Beberapa menit kemudian, Xiang Shin tiba-tiba melihat sekelilingnya berubah total seolah dia di pindahkan ke sebuah dimensi yang berbeda.
Tempat itu memiliki suasa seperti senja dengan banyak pohon aneh dan bunga di sekitarnya.
“Tempat apa ini?” Xiang Shin semakin waspada, melihat sekelilingnya namun tidak menemukan satu pun tanda kehidupan.
Xiang Shin menoleh ke belakang, ia sama sekali tidak menemukan lorong yang tadi ia lewati.
“Bunga apa ini sebenarnya? Aku tidak bisa merasakan aura apapun pada bunga ini? Ini seharusnya bukan herbal tapi entah kenapa aku merasakan perasaan aneh saat menyentuh bunga ini,” Xiang Shin memperhatikan bunga-bunga itu lebih teliti.
Ia langsung melompat menjauh, melihat ke arah samping.
“Serigala? Tapi ini serigala biasa kan?” Xiang Shin mengerutkan keningnya, bagaimana bisa ada hewan buas biasa di tempat ini.
Jelas sekali serigala itu merupakan serigala biasa, dari ukuran tubuhnya serta auranya yang tidak memancarkan apapun.
Tapi bagaimana dia bisa bergerak sangat cepat hingga Xiang Shin tidak menyadari kedatangannya? Tidak mungkin serigala biasa bisa bergerak secepat itu.
__ADS_1
Jika bukan karena tubuh Xiang Shin yang kuat, serangan hewan biasa tidak akan mempan, mungkin ia sudah terluka saat ini.
“Grrrr...!!”
Serigala itu menggeram kemudian melompat ke arah Xiang Shin. Baru saja serigala itu mencapai setengah jarak, gerakannya melambat hingga mungkin siput bisa di katakan lebih cepat.
“Apa.. yang terjadi?” Xiang Shin semakin mengerutkan keningnya.
Ia mengibaskan lengannya, memotong tubuh serigala tersebut.
“Persepsi ku yang terasa kacau, serigala yang bergerak cepat tapi bisa melambat secara tiba-tiba. Apakah mungkin tempat ini merupakan sebuah dimensi dengan konsep waktu yang kacau?” Xiang Shin tidak memiliki dugaan lain selain hal tersebut.
“Kemungkinan semua tumbuhan di tempat ini merupakan herbal yang mengandung hukum waktu. Karena aku tidak mengetahui apapun tentang hukum waktu, aku jadi tidak bisa merasakan auranya.”
Xiang Shin memperhatikan sekitarnya sejenak sebelum membuat sebuah formasi pertahanan dalam ruang lingkup puluhan meter.
Xiang Shin bermeditasi, memfokuskan pikirannya, berusaha untuk mencoba memahami hukum waktu yang ada di dimensi aneh ini.
Waktu berjalan mengalir seperti aliran air sungai yang tiada hentinya. Aliran air sungai bisa menjadi lebih cepat jika sumber air lain mengalirkan air ke dalam sungai tersebut. Bisa juga menjadi lebih lambat jika ada sesuatu yang menghalangi alirannya.
Begitu juga dengan waktu, waktu bisa berjalan lebih cepat, bisa juga berjalan lebih lambat. Jika di dalam dimensi ini di penuhi herbal hukum waktu, maka pasti ada di antaranya hanya berperan sebagai aliran sumber air tambahan dan juga penghalang hingga kadang waktu berjalan cepat kadang juga bisa melambat.
__ADS_1
Xiang Shin mulai mendapatkan pemahaman singkat mengenai hukum waktu sebelum tanah tiba-tiba bergetar membuat konsentrasinya buyar.
Xiang Shin membuka matanya, ia melihat sudah ada banyak sekali hewan buas yang mengelilingi formasi pertahanannya. Para hewan buas itu mencakar bahkan sampai menabraknya hingga terjadi getaran.