
Xiang Shin mendapatkan 1 miliar lebih kristal Qi dari 3 Eliksir tingkat 8 yang dia lelang. Seharusnya dari semua harga barang yang di lelang, pemilik barang akan dikenakan pajak 5%. Namun khusus untuk Xiang Shin, ia tidak dikenakan pajak apapun.
“Baiklah para tamu yang terhormat, sudah 100 barang yang di lelang, artinya acara lelang hari pertama secara otomatis sudah berakhir,” Huang Yu membungkuk hormat, “selamat menikmati istirahat selama 1 hari ini, barulah nanti kita akan melanjutkan lelang fase ke-2.”
Para tamu pun mulai pergi meninggalkan kursi masing-masing.
Xiang Shin sendiri masih berada duduk di tempatnya di ruang VIP nomor 6 dengan Xu Lingling yang masing nempel memeluk lengannya dan Xin Yi yang duduk terlihat gugup di samping Xu Lingling.
“T-tuan muda Xiang, Nona Xu Lingling, karena acara lelang sudah selesai maka saya akan kembali bertugas dulu. Permisi!” Xin Yi sudah benar-benar tidak bisa bertahan lama di bawah tekanan Xu Lingling yang selalu memberinya lirikan tajam.
Jadi ia memutuskan untuk langsung pergi, bahkan sebelum Xiang Shin menyetujui kepergiannya.
Xiang Shin sebenarnya tidak mempermasalahkannya dan membiarkan Xin Yi pergi tanpa mengatakan sepatah kata pun.
“Ling, acara lelang sudah selesai, kenapa kau masih berada di sini?”
“Aku masih ingin bersama mu,” Xu Lingling sangat jujur dengan perasaannya.
“Masih ingin bersama ku?”
“Ya.” Xu Lingling menjawab tanpa ragu.
“Kau tau sekarang kita hanya berdua di ruangan ini kan? Kau juga sudah tau kalau ruangan ini kedap suara kan?”
Memang ruang VIP kedap suara karena terpasang susunan formasi di semua dinding ruangan. Di kamar VIP di sediakan sebuah token khusus yang membuat suara para tamu bisa terdengar ke panggung lelang jika di aktifkan, jika token itu tidak di aktifkan maka suara apapun dari dalam tidak akan terdengar keluar kecuali oleh orang-orang yang bisa menembus pertahanan formasi kamar VIP.
Xu Lingling diam sejenak sebelum berkata, “apa maksud mu?”
“Kau tau apa yang akan terjadi jika seorang pria dan wanita...” Xiang Shin menatap wajah Xu Lingling dengan ekspresi serius, “berada di dalam satu ruangan tanpa ada orang lain selain mereka, terlebih ruangan itu kedap suara?”
Xu Lingling sedikit mencondongkan tubuhnya ke belakang karena tau kemana arah perkataan Xiang Shin.
“Em.. jika pria dan wanita berada di satu ruangan.. en.. mungkin mereka akan belajar suatu ilmu,” Xu Lingling memalingkan wajahnya, tidak berani menatap wajah Xiang Shin.
“Ya mereka akan belajar suatu ilmu yaitu biologi, cara membuat anak.”
Entah ada apa atau mungkin ada yang merasuki Xu Lingling, gadis itu berani menatap wajah Xiang Shin dengan ekspresi serius.
“Kau ingin membuat anak dengan ku?”
__ADS_1
Kali ini Xiang Shin yang terdiam. Dia awalnya hanya ingin memberi pelajaran dengan Xu Lingling dengan sedikit menggodanya, tapi semuanya berjalan sampai kesini.
Apakah aku harus mengambil kesempatan ini?
Meskipun masih ada keraguan, namun wajah Xiang Shin sudah mulai semakin mendekati Xu Lingling, semakin dekat hingga mereka berdua bisa merasakan nafas masing-masing.
Xu Lingling menutup matanya dan akhirnya bibir mereka berdua bersentuhan, merasakan kelembutan bibir masing-masing.
Keduanya baru pertama kali ini berciuman jadi tidak terlalu paham bagaimana apa yang harus mereka lakukan berikutnya.
Namun keduanya secara naluri tau apa yang harus dilakukan dan ciuman mereka semakin panas.
Sebelum Xiang Shin bisa melakukan hal yang lebih jauh, tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar membuat mereka menghentikan kegiatan panas mereka.
“Siapa itu yang datang mengganggu?!”
Bukan Xiang Shin yang berkata demikian namun Xu Lingling. Tentu saja gadis itu hanya berteriak dalam hatinya, ia pastinya merasa kesal karena kegiatannya terganggu.
Xiang Shin sebenarnya juga merasa cukup kesal namun ia bisa mengendalikan emosinya, mungkin ini memang bukan saatnya.
“Biar aku yang melihat siapa itu!” Xu Lingling dengan ekspresi kesal berjalan membuka pintu.
Xu Lingling mengenal wanita itu adalah wanita yang menjadi pembawa acara pada kekang tadi, Huang Yu.
Huang Yu menaikkan alisnya melihat yang membuka pintu ternyata adalah seorang gadis.
“Nona Xu Lingling, bukankah Anda seharusnya berada di ruang VIP nomor 5 bersama para anggota Sekte Hewan Suci lainnya?”
“Bukan urusan mu, aku harus berada di mana tidak ada hubungannya dengan mu!” Xu Lingling menatap tidak suka pada Huang Yu.
“Ada apa dengan gadis ini? Apa aku pernah melakukan hal yang salah padanya hingga dia menatap ku seperti itu?” Huang Yu bergumam dalam hati.
“Ehm, apakah ada tuan muda Xiang di dalam?” Huang Yu berusaha tersenyum.
“Tidak ada yang namanya tuan muda Xiang dan tidak ada yang diijinkan masuk ke kamar VIP nomor 6!”
“Tapi lelang sudah berak...”
*Brak!
__ADS_1
Sebelum Huang Yu menuntaskan kalimatnya, Xu Lingling sudah menutup pintu dengan kasar membuat Huang Yu terdiam.
“Siapa sebenarnya tuan muda Xiang? Apa identitas aslinya sampai memiliki hubungan yang sepertinya sangat dekat dengan Xu Lingling?”
Semakin Huang Yu pikirkan, ia merasa Xiang Shin semakin misterius.
Huang Yu menghela nafas kemudian berjalan pergi. Ia ingin bertemu dengan Xiang Shin namun ia juga tidak ingin menerobos masuk dan membuat marah Xu Lingling.
***
Di ruang VIP nomor 6.
“Siapa itu?” tanya Xiang Shin pada Xu Lingling.
“Si pembawa acara lelang.”
“Nona Huang Yu?”
“Kau mengenalnya?”
“Ya, kami cukup akrab satu sama lain,” Xiang Shin mengangguk ringan.
Xu Lingling menyipitkan matanya, ia mulai menaruh kecurigaan. Namun saat teringat apa yang baru saja mereka berdua lakukan, pikiran curiga itu hilang, berganti dengan perasaan yang berbunga-bunga.
Namun karena sudah terlanjur kesal, ekspresi Xu Lingling tidak berubah.
“Karena acara lelang sudah berakhir, lebih baik kau segera kembali bersama kelompok mu,” Xiang Shin berdiri.
“Kau menginap di mana?”
“Aku menginap di sini, di Aula Dewa Obat ini. Aula Dewa Obat memberi ku kamar untuk menginap selama acara lelang akbar.”
Xu Lingling diam sejenak sebelum menyipitkan matanya, “kau pernah satu kamar dengan wanita pembawa acara itu?”
“Aku tidak sekamar dengan siapapun. Kau sangat cerewet, kalau kau masih ingat tinggal di ruang VIP ini maka aku akan meninggalkan mu,” Xiang Shin berjalan keluar dari ruangan.
“Tunggu aku!” Xu Lingling langsung menyusul Xiang Shin.
Keesokan harinya acara lelang berada dalam fase istirahat, semua tamu sedang mempersiapkan uang masing-masing untuk mendapatkan barang lelang besok.
__ADS_1
Hingga 1 hari kemudian, acara lelang fase kedua pun di mulai.