Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.310 - Huo Cai'er, Yun Yihua dan Luo Xian Lin


__ADS_3

Entah kenapa Jin Guang merasa gemetar saat melihat tatapan dingin Huo Cai’er. Melihat mata wanita itu membuatnya seperti menatap kegelapan tak berujung yang sangat menyeramkan.


“Cih! Kau hanya Immortal Ancestor tahap awal! Gertakan mu tidak akan berpengaruh!” Jin Guan memasang kuda-kuda lalu menurunkan pedangnya.


Siluet pedang cahaya meluncur keluar dengan kecepatan tinggi.


Huo Cai’er mengarahkan tangan kanannya kedepan, mengeluarkan ular ungu yang langsung menangkap pedang itu dengan mulutnya.


Pedang cahaya itu meledak hingga serpihan partikel cahaya menyebar. Huo Cai’er langsung menjauh sambil menyebarkan asap beracun.


Partikel cahaya yang tadinya akan berubah menjadi pedang-pedang kecil, tiba-tiba meleleh terkena racun.


“Racun apa yang bisa begitu kuat,” Jin Guan awalnya yakin racun siapa pun yang berada di bawah kultivasinya tidak akan berguna di hadapan elemen cahayanya yang sangat murni dan kuat.


Namun sekarang keyakinannya runtuh karena ia kesulitan menghadapi racun seorang wanita yang berada di tingkat Immortal Ancestor tahap awal.


***


Sementara Huo Cai’er berhadapan satu lawan satu, Yun Yihua harus melawan 3 kultivator sekaligus. Dua diantaranya adalah Immortal Ancestor tahap menengah sementara satu sisanya berada di tahap awal.


“Api hitam macam apa ini?!”


“Api hitam ini sangat kuat. Itu seperti bisa menghancurkan apa saja!”


“Tetap waspada! Jangan sampai terkena api hitam itu!”


Ketika kultivator Dinasty Jin itu benar-benar kerepotan menghadapi Yun Yihua yang menggunakan api hitam.


Tidak pernah terpikirkan seorang Immortal Ancestor tahap awal bisa merepotkan mereka bertiga.

__ADS_1


“Saudara Ji! Awas!” Jin Wu berteriak sambil melancarkan serangan elemen cahaya ke arah samping Jin Ji.


Jin Ji segera bergerak menjauh saat menyadari datangnya bola api hitam dari samping.


Jin Chu tidak diam saja, ia melancarkan serangan balasan.


Yun Yihua menyelimuti tombaknya dengan api hitam kemudian dengan santai menepis serangan Jin Chu sampai hancur.


Sepasang sayap api biru muncul di punggung Yun Yihua. Wanita itu pun melesat cepat. Dalam sekejap ia sudah berada di hadapan Jin Chu kemudian mengayunkan tombaknya.


Jin Chu bereaksi cukup cepat, menahan tebasan tombak Yun Yihua dengan pedangnya.


*KRAK!


Pedang Jin Chu retak membuatnya melebarkan matanya.


Jin Ji dan Jin Wu tidak tinggal diam melihat rekan mereka terpojok. Keduanya bergerak dari samping kiri dan kanan Yun Yihua, melancarkan tebasan pedang secara bersamaan.


Serangan Jin Ji dan Jin Wu berakhir mengenai sayap Yun Yihua saja tanpa bisa menembusnya.


Seme yang itu, Jin Chu yang berada di dalam dekapan sayap Yun Yihua masih dalam posisi bertahan.


Pedang Jin Chu terus retak hingga akhirnya hancur. Tombak Yun Yihua meluncur dan akhirnya membelah tubuh Jin Chu menjadi dua bagian dengan sempurna.


Yun Yihua dengan kuat membuka 10 pasang sayapnya, mengeluarkan gelombang kuat hingga Jin Ji dan Jin Wu yang berada di luar terlempar mundur ratusan meter.


Jin Ji dan Jin Wu melebarkan matanya saat melihat tubuh Jin Chu yang sudah terbelah dengan api hitam di setiap sisi belahannya, terjatuh ke tanah.


“JA*LANG SIALAN!”

__ADS_1


“BAJINGAN!”


Jin Ji dan Jin Wu menjadi sangat marah. Gelombang energi cahaya keluar di tubuh mereka, tanda bulat bercahaya dengan pola unik muncul di antara alis mereka berdua.


Keduanya telah mengaktifkan kekuatan garis darah Dinasty Jin mereka.


Yun Yihua masih memasang ekspresi datar, sama sekali tidak merasakan tekanan apapun dari garis darah Dinasty Jin.


Ia dulu pernah melihat garis darah yang jauh lebih kuat. Dibandingkan dengan Dinasty Jin, itu hanya garis darah sampah yang tidak berguna.


Jika saja Yun Yihua masih memiliki garis darah di kehidupan sebelumnya, ia bisa menghancurkan satu Galaksi ini di tingkat kultivasinya saat ini.


***


Di sisi lain, Luo Xian Lin juga sedang berhadapan dengan 3 orang sekaligus. Ia menggunakan jiwa bela dirinya namun tidak sampai menunjukkan kekuatan dari Phoenix 5 Warna.


Luo Xian Lin hanya menggunakan api Phoenix merah. Ia hanya akan menggunakan kekuatan penuhnya jika sudah tidak ada pilihan lain.


Dengan memanfaatkan kekuatan dari Pedang Phoenix, itu juga menambah kekuatan api Luo Xian Lin.


Ketiga lawan Luo Xian Lin sudah mengaktifkan garis darah mereka masing-masing. Kekuatan mereka meningkat pesat namun itu masih belum mampu memberikan tekanan pada Luo Xian Lin.


Justru situasi mereka sama sekali tidak berubah. Baik saat mengaktifkan garis darah maupun tidak, mereka tetap terdesak tanpa bisa memberikan serangan yang signifikan.


Seiluet Phoenix api keluar dari tubuh Luo Xian Lin dengan sayap yang di rentangkan, mengeluarkan tekanan yang sangat kuat hingga gerakan ketiga lawannya terhenti sesaat.


Luo Xian Lin memanfaatkan hal itu, Phoenix api melesat menabrak salah satu dari awalnya, membawanya melesat hingga menghantam tanah.


*BOOOOMMMM!!

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=


LIKENYA BOS!


__ADS_2