
Guan Du muncul di antara Yun Yihua dan Yun Ming. Guan Du menggerakkan jari telunjuknya, seketika benang yang melilit pedang Yun Ming semakin keras hingga bilah pedangnya terpotong berkeping-keping.
“Jadi Yun Ming, apa tadi yang kau katakan? Aku mudah melupakan sesuatu jadi mungkin aku perlu mendengarkan perkataan mu kembali,” Xiang Shin melayang mendekat hingga ia mendarat di atas tembok Kota Yun.
“Guan Du, bagaimana tugas yang aku berikan pada mu?”
“Saya sudah mendapatkan semua buktinya, Tuan Shin,” Guan Du mengeluarkan setumpuk lembaran kertas.
Mata Yun Ming melebar melihat tumpukan lembaran kertas tersebut. Ia mengetahui itu semua merupakan catatan penting miliknya, catatan mengenai kejahatan yang telah ia lakukan selama ini. Mulai dari korupsi, penyelundupan perdagangan Eliksir, dan kejahatan lainnya.
“Guan Du, bunuh mereka semua kecuali Yun Ming!”
“Baik.”
Dengan sekali gerakan tangan, benang-benang baja yang melilit tubuh mereka semua memotong tubuh mereka menjadi puluhan bagian. Tidak ada di antara mereka kecuali Yun Ming yang masih di biarkan hidup.
Xiang Shin langsung menangkap tubuh Yun Yihua sebelum terjatuh. Ia mengeluarkan sebuah pil.
“Yihua, makan ini agar memulihkan kondisi mu!”
Yun Yihua langsung memakan pil tersebut tanpa ragu. Manfaat pil mengalir ke seluruh tubuhnya, dalam beberapa menit ia sudah bisa merasakan energinya kembali.
“Kau tidak apa-apa, Yihua?”
__ADS_1
“Aku tidak apa-apa,” meskipun hati dan pikirannya masih terasa kacau, Yun Yihua masih berusaha bersikap tegar.
“Paman.. jadi selama ini kau membohongi ku..” Yun Yihua berdiri di depan Yun Ming dengan air mata yang mengalir, rasa kecewa di hatinya sangatlah besar, “aku sangat percaya pada mu, bahkan tidak pernah meragukan perkataan mu. Tapi kenapa.. kenapa kau sangat tega..”
“Xiao Yi.. tolong minta pada junior.. Xiang Shin untuk melepaskan ku.. paman janji akan berubah..” Yun Ming terbata-bata, ia berhati-hati dalam berbicara karena salah sedikit saja lehernya bisa terputus oleh benang baja.
Ekspresi Yun Ming terlihat memelas dan penuh dengan permohonan. Bahkan dalam situasi seperti ini, ia dapat menampilkan ekspresi yang bisa membuat orang percaya akan penyesalannya.
Yun Yihua sejenak terdiam sejenak sebelum menoleh ke arah Xiang Shin.
“Jangan berharap aku akan melepaskannya Yihua. Aku sangat mengenal seperti apa karakter dari orang licik seperti orang ini. Jangan pernah tertipu oleh ekspresinya, apa kau lupa bagaimana dia selalu memasang senyum di depan mu selama ini padahal hatinya sangat busuk?”
Yun Yihua terdiam, ia mengingat bagaimana selama ini Yun Ming merawatnya, selalu peduli padanya, selalu memasang senyuman dan mendukung semua keputusannya. Memikirkan itu semua membuat Yun Yihua berharap apa yang terjadi sekarang adalah mimpi yang tidak nyata
“Yihua!” Xiang Shin berbicara dengan nada sedikit lebih tinggi, “Yun Ming telah melakukan dua kesalahan yang tidak bisa aku maafkan. Pertama dia sudah berkali-kali berniat membunuh ku, dan yang paling tidak bisa di maafkan adalah pak tua ini berusaha membunuh mu!”
Xiang Shin membenci Yun Ming bukan karena pria tua itu berusaha membunuhnya namun karena dia memiliki niat buruk pada istrinya.
“Mungkin kau sebaiknya membaca sedikit dokumen ini untuk membuat mu mengerti,” Xiang Shin mengambil beberapa lembar kertas kemudian memberikan pada Yun Yihua.
Yun Yihua membaca dokumen itu membuatnya kembali merasa syok. Ternyata penyebab Keluarga Yun menurun selama ini adalah karena Yun Ming yang melakukan korupsi dan menggunakan berbagai macam harta Keluarga untuk hal-hal yang buruk.
“Yihua, aku tidak langsung membunuh Yun Ming karena ingin mengetahui keputusan mu, apakah aku yang harus membunuhnya atau kau yang membunuhnya.”
__ADS_1
Yun Ming yang tau akhir untuknya sudah jelas, merapatkan giginya dan mengepalkan tangannya. Ekspresinya berubah penuh kebencian menatap Xiang Shin dan Yun Yihua.
“KAU GADIS KECIL JA*LANG! SEHARUSNYA AKU MEMANG MEMBUBUH MU WAKTU ITU DAN TIDAK MEMBIARKAN MU HIDUP HINGGA AKU BISA SEPENUHNYA MENGUASAI KELUARGA YUN!”
Yun Ming terus mengeluarkan kata-kata makian pada Yun Yihua.
Guan Du sedikit mengeratkan jeratan pada leher Yun Ming hingga benang baja mengoyak daging, membuat leher Yun Ming berdarah.
“Kau sebaiknya diam!”
Melihat ekspresi ancaman Guan Du, Yun Ming justru menyeringai semakin lebar.
“Memangnya kenapa jika aku terus berbicara? Lagi pula aku akan mati! Kalian semua...”
Sebelum Yun Ming menyelesaikan kalimatnya, Yun Yihua mengeluarkan tombaknya lalu memenggal kepala Yun Ming.
*Buk!
Kepala Yun Ming jatuh menggelinding, barulah tubuhnya juga ikut jatuh.
Setelah membunuh Yun Ming, Yun Yihua menjatuhkan tombaknya lalu memeluk erat Xiang Shin sambil mengeluarkan tangisan sejadi-jadinya.
Xiang Shin membalas pelukan Yun Yihua sambil mengelus lembut kepala istrinya itu.
__ADS_1
Setelah hampir 1 jam menangis tanpa henti, Yun Yihua pun pingsan. Xiang Shin memerintahkan Guan Du membereskan semua kekacauan sementara dirinya pergi membawa Yun Yihua kembali ke kediamannya.