
Xiang Shin berteleportasi ke tempat di mana Qin Qiaoyu berada. Ia melihat muridnya itu masih berbaring dengan kondisi seluruh tubuh di penuhi energi kutukan.
Kondisinya masih tidak memburuk karena dia berada di dalam gelembung dengan waktu yang terhenti. Jika bukan karena gelembung waktu, setengah jiwa Qin Qiaoyu pasti sudah terkikis dan kultivasinya akan turun ke tingkat Demi-God atau mungkin lebih rendah.
Xiang Shin mengibaskan tangannya, gelembung waktu pun menghilang hingga aura energi kutukan melesak menyebar ke seluruh sudut ruangan.
Xiang Shin langsung menggunakan energi spiritual untuk menekan aura kutukan tersebut. Ia segera mengeluarkan air mata Phoenix kemudian membantu Qin Qiaoyu meminumnya.
Energi murni menyebar ke seluruh tubuh gadis itu, mulai memurnikan semua energi kutukan di dalamnya. Efek dari air mata Phoenix sangat kuat hingga dalam beberapa saat saja, kutukan di tubuh Qin Qiaoyu sepenuhnya menghilang tanpa ada lagi yang tersisa.
“Akhirnya, dengan begini aku tidak perlu lagi khawatir dengan kondisi Yu’er. Dia hanya perlu istirahat sebentar lagi kemudian akan sadar.”
Xiang Shin baru saja merasa lega hingga tiba-tiba energi Yin yang begitu kuat meledak keluar dari tubuh Qin Qiaoyu hingga bahkan ia sampai terpental menabrak dinding.
Saking kuatnya energi Yin itu sampai membuat dinding dan lantai ruangan menjadi retak.
“Apa-apaan energi Yin ini? Ini bukanlah energi Yin biasa!” Xiang Shin mengeluarkan auranya untuk menahan tekanan energi Yin.
Domain Ruang!
Xiang Shin berusaha menahan energi Yin itu agar tidak sampai menyebar keluar. Tapi hanya dalam beberapa saat saja Domain Ruang Xiang Shin membeku kemudian hancur.
“Apa?!” Xiang Shin terkejut karena energi Yin itu bisa sampai membekukan ruang.
__ADS_1
Xiang Shin sedikit panik, ia berpikir semakin keras saat auranya juga mulai membeku. Energi Yin yang Qin Qiaoyu keluarkan seolah bisa membekukan segalanya.
Aura Xiang Shin berakhir membeku hingga ia terperangkap di dalam auranya sendiri.
Xiang Shin pun mencoba menyelimuti tubuhnya dengan energi kehidupan dan ternyata energi Yin itu tidak bisa sampai membekukannya.
Auranya yang membeku pun hancur hingga Xiang Shin bisa bergerak lagi.
“Tidak ku sangka energi kehidupan ini bisa aku gunakan dalam banyak situasi.” Xiang Shin awalnya berpikir energi kehidupan hanya akan dia gunakan jika nanti berhadapan dengan Lucifer, ternyata ia salah.
Xiang Shin berjalan mendekati Qin Qiaoyu, ia bisa melihat gadis itu menggigil. Dia jelas tidak bisa mengendalikan kekuatannya sendiri.
Ini pasti di sebabkan oleh Tubuh Primordial Yin yang memiliki energi Yin sangat kuat.
Tapi sejak Xuan menyatu dengan tubuhnya, ia hanya mengeluarkan sedikit saja kekuatan Tubuh Ilahinya. Itu menyebabkan energi Yin terus terkumpul secara berlebihan.
Energi Yin ini tidak sampai keluar sebelumnya karena adanya kutukan di tubuhnya.
Xiang Shin berpikir keras namun hanya ada satu cara yang terpikirkan olehnya agar Qin Qiaoyu bisa menyalurkan energi Yinnya dengan aman.
“Tapi apakah aku harus melakukannya?” Xiang Shin melihat wajah muridnya yang meringis kesakitan.
“Sialan! Jika aku terus ragu maka Yu’er bisa mati.” Xiang Shin naik ke atas ranjang kemudian mengeluarkan energi Cosmic Yang dari tubuhnya. “Yu’er, maafkan guru!”
__ADS_1
***
Qin Qiaoyu entah kenapa merasa lelah, ia merasa baru mengalami tidur panjang dan namun di saat yang bersamaan ia merasa baru melalui pertarungan panjang yang membuatnya lelah.
Ia membuka mata kemudian bangun. Butuh beberapa saat untuk kesadarannya terkumpul sepenuhnya.
Qin Qiaoyu merasa ada yang aneh, ia menoleh ke samping dan di kejutkan dengan keberadaan Xiang Shin yang tidur di sampingnya tanpa mengenakan sehelai benang pun.
Perlahan pandangan Qin Qiaoyu tertuju pada aset berharga gurunya. Ia langsung menutup wajahnya dengan tangan tapi jarinya masih terbuka hingga ia bisa melihat melewati sela-sela jari.
“B-besar..” Qin Qiaoyu tanpa sadar menggumamkan satu kata itu. “T-tunggu dulu, tapi apa yang sebenarnya terjadi?”
Qin Qiaoyu kembali di kejutkan saat ia menyadari dirinya pun tidak mengenakan apa-apa. Pikiran gadis itu mulai melayang kemana-mana.
“Guru, apakah mungkin dia..” Qin Qiaoyu membayangkan apa yang telah terjadi antara dirinya dengan gurunya.
Seorang pria dan wanita berada di ranjang yang sama tanpa mengenakan apa-apa, tentu saja sudah bisa di tebak apa yang terjadi. Hanya saja Qin Qiaoyu tidak mengingat apa-apa.
Tiba-tiba kepala Qin Qiaoyu terasa sakit, begitu banyak informasi yang muncul dan sangat banyak gambaran kejadian seolah itu merupakan kepingan ingatan.
Qin Qiaoyu meringis kesakitan selama kurang dari satu menit hingga ia terengah-engah.
“Ini.. ingatan kehidupan ku yang sebelumnya.”
__ADS_1