Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.290 - Harta Paling Berharga


__ADS_3

Xiang Shin merasa Luo Xian Lin memang agak berubah. Luo Xian Lin memiliki hati yang lembut, untuk bisa membunuh ayahnya tanpa berkedip seolah membunuh orang tidak di kenal membuat Xiang Shin berpikir demikian.


Apakah itu karena Luo Qi Hai memang pernah melakukan hal yang sangat buruk pada Luo Xian Lin yang membuatnya bisa melakukan ini?


Xiang Shin tidak tau karena Luo Xian Lin tidak pernah menceritakan masa lalunya secara lengkap. Ia pun tidak memaksanya menceritakan masa lalunya jika memang itu sangat buruk hingga Luo Xian Lin ingin melupakannya.


Luo Xian Lin mengambil cincin dimensi Luo Qi Hai setelah membunuhnya kemudian menendang kepalanya dengan tenaga wanita biasa.


“Oh ya Lin’er, di mana Cai’er?” Xiang Shin melihat ke arah Yun Yihua yang sedang membantai para anggota Keluarga Luo.


“Dia.. sedang melancarkan aksinya,” Luo Xian Lin masih merasa ngeri saat mengingat bagaimana Huo Cai’er menyiksa musuhnya.


Sepertinya ia harus membiasakan diri dengan kelakuan Huo Cai’er yang seperti itu.


“Apa kau tidak menghentikannya? Meskipun aku tidak peduli dengan hidup dan mati musuh ku tapi jika Cai’er sudah menyiksa orang.. aku pun mau tidak mau harus merasa prihatin.”


“Aku sudah berusaha tapi...” Luo Xian Lin menceritakan bagaimana cara penyiksaan yang dilakukan Huo Cai’er.


“Ugh.. sampai separah itu,” Xiang Shin menghela nafas, “kalau begitu biarkan saja dia melakukan apa yang dia inginkan. Para anggota Keluarga Luo sudah hampir habis, cukup banyak dari mereka yang melarikan diri tapi tidak masalah. Kita akan pergi ke ruang harta, kau tau tempatnya kan, Lin’er ?”


“Ya. Ikuti aku,” Luo Xian Lin pernah memasuki ruang harta Keluarga Luo ketika ia kembali ke Kediaman Keluarga Luo sebelumnya.


Setibanya di depan ruang harta, Xiang Shin melihat gerbang besar yang mewah. Ia sama sekali tidak terkejut ataupun kagum karena gerbang ruang harta Keluarga Luo tidak jauh berbeda dengan ruang harta Keluarga Yi dan Keluarga Xi.


Luo Xian Lin mengeluarkan sebuah token dari cincin dimensi Luo Qi Hai kemudian mengaktifkan formasi pada token tersebut hingga sistem formasi segel pada gerbang ruang harta terbuka.

__ADS_1


“Ayo masuk,” Luo Xian Lin membuka gerbang kemudian mereka memasuki ruang harta secara bersamaan.


“Lin’er, apa kau bisa menunjukkan barang-barang paling menarik di dalam ruang harta ini?”


“Aku rasa kualitas barang-barang di ruang harta Keluarga Luo ini tidak jauh berbeda dengan Keluarga Yi. Tapi sebenarnya aku memiliki sesuatu yang menarik.”


“Apa itu?” Xiang Shin menaikkan alisnya, cukup penasaran dengan itu.


“Barang itu tertinggal di kamar ku sebelumnya dan pak tua Luo Qi Hai itu kebetulan menyimpannya di cincin dimensinya,” Luo Xian Lin mengeluarkan sebuah gulungan lalu memberikannya pada Xiang Shin.


“Apa ini?”


“Itu adalah peta menuju Inti Dunia sebuah planet.”


“Pak tua itu sebelumnya mengatakan akan membawa ku ke tempat itu bersama Yang Yin setelah acara pertunangan selesai, menjadikan Inti Dunia sebagai hadiah pertunangan,” Luo Xian Lin mengingat sebelumnya tangannya di cium oleh Yang Yin.


Ia sangat marah ketika mengingatnya. Bahkan di kehidupan sebelumnya, tidak pernah ada pria yang menyentuh kulitnya karena ia hanya ingin Xiang Shin yang menyentuhnya.


Luo Xian Lin akan memotong tangan Yang Yin kemudian merobek mulut bajingan itu. Bahkan yang paling parah Yang Yin hampir menciumnya.


“Kalau begitu kita akan berkultivasi di Inti Dunia itu bersama dengan Yun Yihua dan Huo Cai’er juga.”


“Sebenarnya kita tidak perlu membagi energi dari Inti Dunia. Di dalam peta itu memuat 3 planet yang Inti Dunianya sudah di temukan.”


Xiang Shin pun membuka peta tersebut, seketika proyeksi 3 planet muncul seperti hologram.

__ADS_1


Xiang Shin tidak merasa aneh dengan peta seperti ini karena ia pun bisa membuatnya. Peta di Alam Surgawi biasanya di buat dengan susunan formasi hingga dapat menunjukkan detail-detail di tempat yang menjadi tujuan.


Xiang Shin melihat di setiap planet terdapat titik merah. Ia memperbesar gambar salah satu planet hingga ia melihat jelas tempat yang berada di titik merah tersebut.


Itu adalah sebuah gua di balik air terjun besar. Xiang Shin terus memperbesar gambar melihat ke dalam gua hingga ia pun menemukan letak keberadaan Inti Dunia tersebut.


“Sudah lama aku tidak melihat Inti Dunia,” Xiang Shin bergumam dalam hati kemudian kembali menggulung peta tersebut.


“Tapi Lin’er, ini berjumlah 3. Pada akhirnya kita juga harus membagi energi Inti Dunia ini.”


“Kau dan saudari Yihua memiliki kultivasi di bawah ku jadi kalian bisa mengambil masing-masing satu. Sementara satu sisanya bisa aku gunakan bersama saudari Cai’er.”


Xiang Shin tersenyum lembut kemudian mencium bibir manis Luo Xian Lin selama beberapa saat.


“Itu hadiah dari ku,” Xiang Shin tersenyum.


“Hadiah apanya? Kaulah yang diuntungkan dalam hal ini.”


“Ahaha, kalau begitu apa yang kau inginkan?”


Luo Xian Lin pun memeluk Xiang Shin, membenamkan wajahnya di dada Xiang Shin.


“Aku hanya ingin kau jangan pernah meninggalkan ku, apa pun yang terjadi.”


“Bagaimana mana mungkin aku meninggalkan mu,” Xiang Shin membalas pelukan istrinya, “kalian adalah harta ku yang paling berharga, lebih dari apa pun itu.”

__ADS_1


__ADS_2