
Xiang Shin benar-benar bisa menipu Sekte Gerhana Bintang dengan berubah menjadi iblis.
Bahkan meskipun mereka tidak pernah melihat iblis seperti Xiang Shin sebelumnya, bagi mereka iblis tetaplah iblis yang merupakan penguasa atau Tuan mereka.
Satu saja kata dari Xiang Shin membuat tubuh mereka gemetar. Xiang Shin memerintahkan mereka untuk mengumpulkan semua anggota sekte baik yang ada di dalam maupun di luar sekte tanpa terkecuali.
Da Jing pun memanggil semua anggota sektenya dengan cepat. Ini keadaan darurat, jika iblis sudah memanggil maka tidak ada alasan untuk mereka menolak panggilan tersebut.
Hanya butuh beberapa jam saja untuk Sekte Gerhana Bintang mengumpulkan semua anggota mereka.
Kini mereka berada di sebuah lapangan yang sangat luas, berbaris dengan sangat rapi seperti sedang ada acara menaikkan bendera.
“Yang mulia, semua anggota Sekte Gerhana Bintang sudah di kumpulkan,” Da Jing berlutut di hadapan Xiang Shin.
Xiang Shin mengangguk lalu mengibaskan tangannya, mengeluarkan belasan Kristal Formasi dan langsung menyebarkannya di titik-titik tertentu mengelilingi mereka semua.
Formasi Sihir! Dimensi Perangkap Iblis!
Setelah Xiang Shin melakukan segel tangan, semua Kristal Formasi yang tersebar mengeluarkan kilatan cahaya seperti pilar kemudian membentuk tempat tertutup yang merupakan Dimensi Perangkap Iblis.
Da Jing tidak berani bertanya meskipun ia sangat penasaran dengan apa yang Xiang Shin rencanakan. Ia merasakan perasaan buruk, hatinya tidak tenang seolah musibah akan menimpa dirinya dan sektenya.
__ADS_1
Xiang Shin menggunakan Dimensi Perangkap Iblis bukan karena dia ingin menekan kekuatan Sekte Gerhana Bintang agar dirinya mampu mengalahkan mereka dengan mudah tapi agar ia bisa lebih leluasa menggunakan Formasi Sihir.
Kemudian ia bisa dengan mudah menanamkan susunan formasi pada tubuh mereka semua. Menjadikan mereka bom hidup yang siap di ledakkan kapan saja dan di mana saja.
“Baiklah, sekarang sentuhan terakhir!” Xiang Shin sekali lagi membuat segel tangan.
Seketika simbol-simbol kuno muncul mengikat seluruh tubuh mereka semua hingga semuanya tidak bisa bergerak atau bahkan menggunakan energi mereka.
“Y-yang Mulia, apa maksudnya ini? Apa kau ingin menghukum kami? Apakah kami melakukan kesalahan?” Da Jing akhirnya berani bersuara karena di dorong oleh naluri bertahan hidup.
“Tidak usah banyak bicara dan jangan melawan jika kalian tidak ingin mati!”
Sebenarnya Xiang Shin bisa saja membuat mereka mempertahankan kesadaran mereka namun ia malas memberikan penjelasan dan meyakinkan mereka jadi ia sepenuhnya mengendalikan mereka. Lagi pula mereka akan berperan sebagai bom jadi tidak memerlukan kesadaran.
“Baiklah, sekarang tinggal satu planet lagi yang tersisa!” Xiang Shin menoleh ke arah tertentu di mana satu lagi planet yang belum ia taklukkan.
***
Xiang Shin tiba di satu planet yang tersisa yaitu Planet Wen. Tidak seperti Planet Hay yang memiliki 2 sekte teratas atau dua penguasa, Planet Wen sepenuhnya memiliki 1 penguasa yaitu Kekaisaran Bintang Tengah.
Kekaisaran tersebut sudah menguasai Planet Wen sejak ribuan tahun yang lalu dan masih berdiri kokoh sampai sekarang.
__ADS_1
Kekaisaran Bintang Tengah sangat kuat, bahkan Xiang Shin yakin jika gabungan dari Sekte Gunung Suci dan Sekte Gerhana Bintang tidak akan bisa mengalahkan mereka.
Di sana ada satu kultivator yang telah mencapai tingkat Immortal Saint. Itu menjadi kekuatan utama yang membuat Kekaisaran Bintang Tengah tidak tergoyahkan sampai sekarang.
Mungkin Xiang Shin harus menggunakan cara yang berbeda di sini.
Meskipun Xiang Shin yakin dapat membunuh Immortal Saint tersebut dengan mudah, namun ia tidak akan melakukannya.
Xiang Shin tidak langsung menuju Istana Kekaisaran Bintang Tengah, ia justru mendarat di puncak sebuah gunung yang jaraknya tidak bisa di bilang jauh dari Istana Kekaisaran Bintang Tengah.
Xiang Shin melakukan segel tangan, menciptakan sebuah susunan formasi berbentuk burung yang mengeluarkan cahaya.
Burung itu terbang dengan kecepatan tinggi menuju Istana Kekaisaran Bintang Tengah. Burung cahaya menabrak dinding formasi pertahanan Istana Kekaisaran Bintang Tengah hingga tubuhnya hancur dan gelombang energi tipis menyebar.
“Baiklah sekarang aku hanya tinggal menunggu,” Xiang Shin menjentikkan jarinya dan sebuah meja bundar dengan dua kursi terbentuk dari tanah.
Xiang Shin duduk di salah satu kursi itu dengan tenang, ia memejamkan matanya, menunggu orang yang ia cari datang.
Tidak berselang lama, seorang pria paruh baya melayang dari atas menghampiri tempat Xiang Shin berada. Meskipun pria paruh baya itu terlihat tenang namun ia memasang kewaspadaan penuh terhadap Xiang Shin.
“Jadi itu kau ya. Siapa kau dan apa tujuan mu? Melihat diri mu, kau sepertinya bukan kultivator dari Planet Wen.”
__ADS_1