Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.489 - Satu Tujuan


__ADS_3

Yang Yin selalu saja mendapatkan mimpi buruk tentang bagaimana ia di bunuh oleh Xiang Shin di kehidupan sebelumnya.


Yang Yin sudah menjalani 9 kehidupan, dan di setiap kehidupannya itu selalu saja ada Xiang Shin. Entah kenapa, ia pun tidak paham dan entah kenapa ia selalu bereinkarnasi, ia pun tidak mengetahuinya.


Yang pasti ia hanya memiliki satu dugaan tentang siapa yang membuatnya selalu bereinkarnasi yaitu sosok wanita misterius yang sudah menghidupkannya saat dirinya tewas oleh Xiang Shin di Galaksi Tou.


Saat Yang Yin sebelumnya di hidupkan kembali, di kirim ke sebuah galaksi yang tertutup dari dunia luar. Di sana ada banyak rasa-ras aneh. Yang Yin mencari informasi di sana dan menemukan sebuah area makam, area makam yang sangat tidak biasa.


Makam para eksistensi tingkat Dewa Sejati. Yang Yin mendapatkan semua harta di makam tersebut dan mendapatkan warisan dari para dewa. Hingga ia berhasil membuka ingatan masa lalunya.


Beberapa kali Yang Yin bertemu dengan wanita misterius itu di galaksi tersebut. Dan sekarang ia mendengar suara dari wanita misterius itu lagi.


“Membunuh Xiang Shin? Kau sebelumnya sudah di bunuh olehnya, jika bukan karena ku, kau tidak akan berada di sini sekarang.”


Yang Yin sama sekali tidak terkejut mendengar suara wanita misterius itu karena dia memang bisa di datang di manapun tanpa bisa ia prediksi, seolah ia berada di semua tempat di alam semesta ini.


Yang Yin melirik ke arah wanita misterius yang duduk di atas meja. Dia menggunakan pakaian serba hitam, jubah yang juga memiliki tedung hitam, menyembunyikan wajahnya.


Yang Yin sama sekali tidak tau siapa wanita misterius ini. Di 8 kehidupannya yang sebelumnya, ia tidak pernah mendengar tentangnya.


Yang Yin yakin meskipun ia berada di kekuatan puncaknya, ia tidak akan bisa mengalahkannya. Wanita misterius ini sangat kuat, bahkan mungkin lebih kuat dari Xiang Shin yang pernah ia lawan di kehidupan lalu.

__ADS_1


“Apa sebenarnya tujuan mu? Dengan kekuatan mu itu, kau bisa menguasai alam semesta dan mendapatkan apapun yang kau inginkan.” Yang Yin sama sekali tidak menunjukkan rasa takut di hadapan eksistensi sekuat wanita misterius itu.


“Tujuan? Aku hanya memiliki satu tujuan. Aku sama sekali tidak tertarik dengan menjadi penguasa atau semacamnya.”


Yang Yin sedikit mengerutkan keningnya karena wanita misterius sama sekali tidak menjelaskan apa tujuannya.


“Dengan kekuatan mu memangnya tujuan apa yang tidak bisa kau capai?”


Wanita misterius tidak menjawab, dia hanya diam mendongak ke atas. Dia seolah menatap menembus atap, entah apa yang dia pikirkan.


“Aku hanya ingin semua ini berakhir dengan cepat.”


“Berakhir? Kau ingin menghancurkan alam semesta?”


Perkataan wanita misterius ini masih ambigu, Yang Yin sama sekali tidak bisa menebak tujuannya.


“Kau sekarang semakin banyak bicara ya.”


Ini pertama kalinya Yang Yin berbicara cukup banyak dengan wanita misterius ini.


Wanita misterius hanya menoleh ke arah Yang Yin sejenak sebelum menoleh kembali ke atas.

__ADS_1


“Aku tidak peduli jika kau memang ingin menghancurkan alam semesta, asalkan sebelum itu terjadi, Xiang Shin sudah berakhir di tangan ku!”


“Aku menyesal, aku ingin mengubahnya, tapi jelas tidak mungkin.”


Wanita misterius mulai berbicara sendiri. Dia memang sering mengatakan sesuatu yang aneh namun Yang Yin sama sekali tidak bisa memahami maksudnya.


“Ah dia sudah menemukan ku, aku harus pergi.”


Wanita misterius itu seketika menghilang dari tempatnya. Dia menghilang begitu saja seolah tidak pernah ada di sana.


Di atas kota tempat kediaman Yang Yin yang berada, terlihat sosok wanita cantik yang melayang di sana. Wanita itu adalah sang Dewi Waktu Han Shizu.


“Ke mana dia pergi? Aku jelas merasakan kehadiran makhluk kuat tadi di sini?” Han Shizu mencoba menajamkan persepsinya namun ia bahkan tidak bisa merasakan ada sisa aura yang bisa ia jadikan petunjuk.


“Apa-apaan, belum pernah ada yang bisa lewat dari pengawasan ku, bahkan aku tidak bisa menemukannya melalui masa lalu ataupun masa depan seolah dia tidak pernah ada.” Han Shizu mengerutkan keningnya. “Ini tidak mungkin kecuali dia merupakan eksistensi yang setara dengan ku.”


Mata Han Shizu yang dapat melihat masa depan atau masa lalu sama sekali tidak dapat menemukan sosok keberadaan kuat yang tadi ia rasakan di kota ini.


Selama ini Han Shizu menjadi pengawas di Dimensi Manusia. Ia tidak pernah ikut campur dalam urusan dari dalam Dimensi Manusia, kecuali jika ada gangguan dari luar, barulah ia akan bergerak.


Ia yakin makhluk tadi bukan sesuatu yang seharusnya ada di Dimensi Manusia.

__ADS_1


Han Shizu pada akhirnya menghilang dari sana, ia akan mencari keberadaan makhluk itu.


__ADS_2