
Ada sekitar 5 kultivator yang dikirim Sekte Hewan Suci untuk pergi ke Hutan Monster dengan seorang Tetua yang memimpin.
“Ternyata memang benar ada pecahan ruang,” Tetua Luo Shu menatap pecahan ruang yang muat untuk 100 orang masuki secara bersamaan dari jauh dengan ekspresi serius.
Selama beberapa jam mereka mengawasi pecahan ruang, mereka melihat pecahan ruang itu terus membesar sedikit demi sedikit.
“Zhun Lang, keluarkan Tikus Bayangan mu untuk mengawasi pecahan ruang dari dekat, kalau bisa cobalah untuk memasuki pecahan ruang untuk melihat situasi di dalamnya!”
“Baik Tetua,” Zhun Lang mengeluarkan Spirit Beast kontrak Tikus Bayangan yang sebesar kucing, “pergi awasi pecahan ruang itu dari dekat, kalau bisa cobalah untuk masuk! Jika terjadi hal buruk maka langsung kembali”
“Cit-cit!” Tikus Bayangan mengangguk kemudian bergerak cepat seperti bayangan menuju pecahan ruang.
Tidak membutuhkan waktu lama hingga Tikus Bayangan tiba di dekat pecahan ruang. Tikus Bayangan mengendus-endus Di dekat pecahan ruang, merasa situasi aman, Tikus Bayangan langsung melesat memasuki pecahan ruang.
Selama belasan menit, Luo Shu terus menunggu Tikus Bayangan Zhun Lang dalam diam diantara pepohonan yang rimbun.
Tiba-tiba Zhun Lang merasakan kode bahaya dari Tikus Bayangannya, sesaat kemudian Tikus Bayangan terlihat melompat keluar dari pecahan ruang, namun secara bersamaan bilah pedang juga meluncurkan keluar, menusuk Tikus Bayangan hingga menembus tubuhnya.
“Gouhk!” Zhun Lang memuntahkan seteguk darah, tato tikus di punggung telapak tangan kanannya menghilang perlahan seperti kertas yang terbakar api, “Tikus Bayangan ku...”
__ADS_1
Zhun Lang marah karena salah satu Spirit Beast kontraknya mati, namun ia tidak bertindak gegabah, ia masih bisa berpikir jernih dalam situasi ini.
Tidak lama kemudian, sosok yang menusuk Tikus Bayangan di balik pecahan ruang pun melangkah keluar, itu adalah Demonic Beast Singa yang telah membunuh Huo Peng sebelumnya.
“Berani-beraninya mengirim mata-mata ke Demonic Land. Sepertinya para manusia sudah mulai menyadari keberadaan kami,” Demonic Beast Singa menggeram pelan, ia menoleh ke arah tertentu karena instingnya yang kuat merasakan ada yang mengawasinya.
Demonic Beast Singa menyeringai saat melihat kearah rimbunnya pohon di kejauhan. Meskipun ia tidak bisa melihat siapa yang ada di sana namun instingnya bisa merasakan keberadaan mereka.
“Dia melihat kearah kita?!”
“Apakah dia mengetahui keberadaan kita? Padahal kita berjarak sangat jauh.”
“Tetua, apa yang harus kita lakukan? Dia hanya sendiri, apakah lebih baik kita menyerangnya saja?”
Spirit Beast Singa terlihat mengangkat tangan kanannya, seolah memberikan kode tangan. Sesaat kemudian seekor Demonic Beast Beruang keluar dari pecahan ruang.
“Kenapa kau memanggil ku, Sakhar? Apakah ada musuh di sini?” Demonic Beast beruang tidak memiliki insting yang sekuat singa, jadi ia tidak bisa merasakan keberadaan anggota Sekte Hewan Suci.
“Aku tidak akan memanggil mu jika tidak ada musuh, Juran! Ada seorang manusia yang sepertinya memiliki kekuatan yang lumayan. Dari dulu kita selalu ingin mencoba bertarung melawan manusia, jadi sekarang waktunya.”
__ADS_1
“Oh.. dimana mereka berada?” Juran melihat kearah pandangan Sakhar. Meskipun Sakhar tidak menjawab, namun ia tau kalau orang yang dimaksud Sakhar ada diantara pepohonan itu.
Juran menyeringai kemudian menghentakkan kakinya ke tanah dengan kuat.
Tiba-tiba tanah bergetar dan tanah tempat pepohonan itu berada terlempar keatas dengan keras. Anggota Sekte Hewan Suci yang memang memiliki masa lebih ringan terlempar lebih tinggi hingga mereka bisa dilihat dengan jelas oleh Sakhar dan Juran.
Tidak membuang waktu, Sakhar langsung melesat maju dengan pedangnya yang sudah mengeluarkan kobaran api.
“Bersiap untuk bertarung!” Luo Shu langsung mengeluarkan 2 Spirit Beast kontraknya, salah satu Spirit Beast itu memiliki kultivasi ditingkat Martial Overlord tahap akhir, 1 lagi sisanya tingkat Martial Overlord tahap awal.
Keempat anggota Sekte Hewan Suci yang memiliki kultivasi tingkat Martial Overlord tahap awal juga mengeluarkan masing-masing 1 Spirit Beast mereka.
Meskipun mereka masih memiliki Spirit Beast lainnya, namun mereka sadar itu hanya akan menjadi sasaran empuk jika melawan eksistensi tingkat Martial Overlord tahap akhir.
Juran tentu tidak ingin membiarkan Sakhar bersenang-senang sendiri, ia dapat terbang dengan cepat meskipun memegang kapak besar.
“Aku akan menahan Singa ini, kalian urus beruang itu!” Luo Shu menyerang Sakhar bersama Spirit Beast Rusa Petir Langit yang setinggi 5 meter.
Sementara satu Spirit Beastnya yang lain ia perintahkan untuk membantu yang lainnya.
__ADS_1
“Baik Tetua!”
Pertarungan besar di Hutan Monster pun kembali terjadi.