
“Baiklah berikutnya..”
Xiang Shin mengeluarkan jiwa Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu lalu menghidupkan keduanya sekaligus.
Keduanya sama-sama kebingungan pada awalnya tapi mereka paham setelah mendapat penjelasan dari Xiang Shin.
“Baguslah kalau begitu mereka semua bisa di hidupkan kembali.” Qin Qiaoyu menghela nafas lega. “Tapi...”
Qin Qiaoyu cemberut, melirik cincin di jari manis Han Shizu. Jelas sekali dia iri karena Han Shizu sudah menjadi istri sah sementara mereka masih menjadi simpanan.
“Tapi kenapa dia yang lebih dulu, guru?! Kenapa bukan kami hah?! Padahal kami datang lebih dulu!”
Sementara Qin Qiaoyu hanya memberi kode, Qin Zhiyun langsung ngegas secara blak-blakan.
Han Shizu hanya tertawa canggung melihat bagaimana Qin Zhiyun protes.
“Baiklah baiklah, kalian tenang saja, semua masalah bisa di atasi.” Xiang Shin menciptakan dua cincin lalu memasangnya di jari manis Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu, membuat kedua bersaudari itu tersenyum manis karena bahagia.
“Tapi bagaimana dengan Xiang Lan? Dan yang lainnya?” tanya Qin Zhiyun.
“Tenang saja, aku bisa mengubah sedikit ingatan mereka hingga mereka akan menerima kalian.” Xiang Shin akan membuat agar yang lainnya nanti menerima keberadaan Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu tanpa kendala. “Jadi ini akan menjadi rahasia kita, oke!”
Xiang Shin mengacungkan jempolnya.
Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu mengangguk dengan senyum manis.
Xiang Shin pun menghidupkan Xiang Fei berikutnya.
“Ayah!” Xiang Fei langsung memeluk ayahnya dengan erat.
Ia di hidupkan dengan pengetahuan tentang semua yang telah terjadi.
“Maaf ayah karena melakukan itu semua tanpa sepengetahuan ayah.”
“Tenang saja, jika bukan karena mu, ayah yang sekarang tidak akan ada dan masih akan menjadi Cosmic Angel God.” Xiang Shin mengelus kepala putrinya.
__ADS_1
“Kau anak nakal ya.” Han Shizu menarik telinga Xiang Fei hingga gadis itu melepaskan pelukan ayahnya.
Ia sudah mengetahui identitas Xiang Fei sebagai wanita misterius yang sebelumnya membuatnya buta.
“Adududuh.. Ibu Shizu, maafkan Fei’er karena sebelumnya menyakiti mu.”
“Karena kau melakukan itu semua demi ayah mu, jadi aku maafkan.” Han Shizu melepaskan telinga Xiang Fei.
Mereka berempat mengobrol sejenak sebelum Xiang Shin menghidupkan kembali yang lainnya.
Evrilia, Xu Ling-ling, Huo Cai’er, Yun Yihua, Luo Xian Lin, Xiang Shui, Xiang Lan, Xiang Zhu, Yu Ruo Yi dan Yu Ren.
Xiang Shin juga membangkitkan mereka dengan pengetahuan semua yang terjadi. Hingga mereka tidak kebingungan bagaimana bisa hidup kembali.
Untuk pasukan Aliansi 4 Dimensi Utama lainnya, Xiang Shin akan membangkitkan mereka nanti.
Mereka pun berpelukan satu sama lain untuk melepas kerinduan.
“Sayang! Bagaimana dengan anak kita! Anak kita..” Huo Cai’er panik saat menyadari janin di perutnya sudah tidak ada.
“Syukurlah..”
Dengan ekspresi sendu dan perasaan lega, Huo Cai’er menyentuh gelembung itu, mengelus pipinya pada lapisan gelembung dengan perasaan haru.
“Tapi kenapa kamu membangkitkan anak kita seperti ini? Kenapa kamu mengeluarkannya dari perut ku?” Huo Cai’er mendesak Xiang Shin untuk langsung menjawab.
“Aku punya rencana tersendiri untuk anak kita.”
“Apa kamu ingin memisahkan kami?” Huo Cai’er melebarkan matanya. “Tidak, aku menolak untuk berpisah! Aku..”
Huo Cai’er diam saat di kepalanya muncul pengetahuan tentang apa yang diinginkan suaminya terhadap anaknya. Itu membuatnya menjadi lebih tenang.
“Bagaimana jika kau memberinya nama sekarang, Cai’er?”
“Baiklah, biar aku pikirkan sejenak..” Huo Cai’er terlihat berpikir serius. “Xiang Fan, bagaimana dengan itu?”
__ADS_1
“Nama yang bagus.” Xiang Shin mengangguk tidak keberatan.
“Sayang..”
Xiang Shin menoleh ke samping karena jubahnya yang di tarik-tarik, ia melihat Xu Ling-ling, Yun Yihua, Luo Xian Lin, Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu yang menatapnya dengan tajam.
“Bagaimana dengan kami? Kami juga ingin memiliki anak dari mu.” Xu Ling-ling sudah sangat lama mendambakan anak tapi sampai sekarang masih belum memilikinya.
“Kalian tenang saja, aku bisa memenuhi keinginan kalian secara instan.”
“Tidak!”
Xu Ling-ling dan yang lainnya berteriak serentak.
“Kami tidak ingin cara yang instan! Kami ingin pembuatan secara manual!” ucap Xu Ling-ling
“Um! Um!” yang lainnya mengangguk serentak.
“Tentu tidak masalah, itu malah bagus.” Xiang Shin mengacungkan jempolnya.
Sementara di sisi lain, Xiang Lan dan Xiang Zhu hanya menjadi penonton.
“Lihatlah, betapa busuknya ayah kalau soal wanita.” Xiang Lan masih tidak suka dengan sikap ayahnya bahkan setelah di bangkitkan kembali.
“Benar sekali.” Xiang Zhu mengangguk setuju. “Dan aku pasti akan melampauinya lalu menjadi Dewa Harem yang sesungguhnya.”
“Apa kau bilang?” Xiang Lan menatap tajam Xiang Zhu.
“T-tidak, bukan apa-apa Kakak Lan.”
Xiang Lan masih menatap Xiang Zhu sejenak sebelum memalingkan wajahnya.
Xiang Zhu menghela nafas lega karena hampir saja ia di hajar oleh kakaknya yang galak itu.
\=\=\=\=\= END OF STORY \=\=\=\=\=
__ADS_1