Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.407 - Memasuki Istana Xiang Shin


__ADS_3

“Apakah ada yang merasa keberatan dengan perintah ku? Jika ada maka kalian bisa langsung berbicara!” Raja Spirit Beast tidak menghilangkan seringainya, ia benar-benar suka menunjukkan dominasi kekuatan dan kekuasaannya.


“Baiklah karena tidak ada yang menentang perintah ku maka kalian bisa masuk dan dapatkan semua harta di dalam Istana Xiang Shin untuk Raja kalian! Ingat untuk langsung kembali setelah 10 tahun karena setelah itu Istana ini akan menghilang kembali dan semua yang masih tertinggal di dalam akan menjadi bangkai!”


Para Spirit Beast langsung meraung dan bergerak cepat memasuki area istana. Halaman depan istana itu saja sudah sangat luas, lebih luas dari Hutan 4 Musim.


Sementara para Spirit Beast sudah bergerak, para Iblis, Peri dan Xiang Shin serta pasukannya masih diam di tempat untuk melihat situasi terlebih dahulu. Kejadian sebelumnya membuat mereka menjadi lebih waspada.


Setelah mereka semua yakin tidak ada masalah, semuanya langsung memimpin pasukan masing-masing bergerak maju memasuki istana.


“Tuan Shin, sepertinya di sana ada harta berharga yang bagus!” Shi Sou menunjuk ke arah tempat di mana kekacauan sedang terjadi.


“Tidak usah pedulikan barang yang sedang di perebutkan. Kekuatan individu serta jumlah kita kalah jauh jika di bandingkan pasukan lainnya, masuk ke dalam pertarungan perebutan harta hanya akan merugikan kita jadi kita akan terus maju ke dalam Istana!”


Xiang Shin sadar akan kekuatan pasukannya dengan pasukan lainnya memiliki perbedaan yang signifikan. Jika ia membawa pasukannya masuk ke dalam pertempuran untuk ikut memperebutkan sebuah harta maka pasukannya hanya akan menjadi sasaran empuk bagi yang lainnya.


Jadi Xiang Shin terus membawa pasukannya maju ke dalam istana. Ia yakin istana yang sangat luas ini masih banyak tempat yang belum di jelajah.


Jadi ada banyak kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan harta yang jauh lebih berharga dengan resiko yang lebih minim.

__ADS_1


Xiang Shin bukannya takut dengan konflik atau pertarungan namun ia memperkirakan untung dan ruginya melakukan pertarungan. Jika bertarung lebih merugikan maka sebaiknya untuk menghindar.


Setiap tempat yang Xiang Shin lewati tidak luput dari penglihatannya. Ia melihat ada banyak area ruangan atau area lapang tempat para Spirit Beast dan ras lainnya bertarung namun ia tidak memedulikannya dan memilih untuk terus maju.


“Istana ini benar-benar seperti labirin dengan banyak ruangan dan belokan di mana-mana,” Xiang Shin berbelok ke kanan namun ia menemukan jalan buntu di sana.


Alih-alih membawa pasukannya untuk berbalik memilih jalan yang lain, Xiang Shin justru tetap diam sambil menatap jalan buntu di hadapannya.


“Apakah ada yang salah Tuan Shin?” Wen Xing bertanya karena ia pun tidak mengetahui kenapa Xiang Shin hanya diam.


“Ada sebuah susunan formasi sihir di sini. Bagaimana bisa ada formasi sihir? Apa memang bukan aku yang pertama kali bisa menggunakan formasi sihir?” Xiang Shin bergumam dalam hati sambil melayang ke depan hingga ia berjarak beberapa jengkal dari tembok.


“Susunan formasi ini.. terlihat mirip dengan yang di miliki Tuan Shin,” Wen Xing bergumam.


Ia sama sekali tidak mengetahui tentang Formasi Sihir karena Xiang Shin tidak pernah mengungkapkannya. Jadi ia berpikir kalau Xiang Shin menciptakan formasi jenis baru yang lebih rumit.


“Istana ini bernama Istana Xiang Shin, sama dengan nama Tuan Shin. Mungkinkah tempat ini sebenarnya ada kaitannya dengan Tuan Shin?”


Tidak hanya Wen Xing yang berpikir demikian namun juga para petinggi lainnya.

__ADS_1


“Pasang susunan formasi di persimpangan lorong, jangan sampai ada kelompok lain yang menuju kemari!”


“Baik Tuan Shin!”


Wen Xing dan Shi Sou langsung menuruti perintah Xiang Shin. Mereka mengalami puluhan kristal formasi sihir kemudian memasang susunan formasi di sana.


Dengan begini maka setidaknya keberadaan mereka bisa tersamarkan.


Xiang Shin melakukan segel tangan, ia mulai membuat susunan formasi sihir yang telat untuk membuka kunci jalan buntu ini.


Beberapa jam kemudian, Xiang Shin akhirnya selesai. Ia mengentakkan telapak tangannya pada permukaan tembok, menyebabkan susunan formasi sihir menyala lebih terang dan tembok bergetar.


Susunan formasi sihir pada tembok mulai menyusut hingga menghilang dalam beberapa menit. Namun tidak ada yang terjadi setelahnya, jalan buntu tidak terbuka dan sama sekali tidak terlihat ada pintu rahasia.


Xiang Shin mencoba menyentuh tembok. Mengejutkan, tangannya justru menembus tembok tersebut seolah tembok itu hanya ilusi semata.


“Baiklah semuanya, ayo kita masuk!” Xiang Shin langsung melayang ke depan tanpa ragu, menembus tembok tersebut.


Para pasukan Xiang Shin saling memandang sejenak sebelum ikut masuk melalui tembok tersebut.

__ADS_1


__ADS_2