
Xiang Shin berjalan-jalan mengelilingi Kota Suci Alkimia. Ia membeli cukup banyak herbal dalam perjalanan. Setelah malam tiba, ia memesan kamar di penginapan.
Xiang Shin saat ini duduk bersila di tengah-tengah kamar penginapan, ia ingin menyiapkan satu barang yang akan ia lelang nanti.
Xiang Shin mengeluarkan sebuah gulungan yang terbuat dari kulit Spirit Beast tingkat Martial Lord. Itu adalah salah satu barang yang ia dapatkan dari Sekte Formasi Surga.
Dengan seringai lebar, Xiang Shin membuka gulungan kemudian membuat formasi sihir di sana.
Xiang Shin membuat formasi sihir serumit mungkin yang bisa ia buat. Ia mulai membentuk formasi sihir, satu demi satu dengan konsentrasi tinggi.
Xiang Shin menghabiskan satu malam hanya untuk membuat lingkaran formasi sihir pada gulungan. Senyum licik tidak pernah pudar dari wajahnya, bahkan sampai ia menyelesaikan formasi sihir itu, senyum liciknya semakin lebar.
“Akhirnya selesai juga, Formasi Sihir Bencana Pemusnah!”
Formasi Sihir Bencana Pemusnah terdiri dari ribuan lapisan lingkaran formasi sihir yang saling terikat dengan satu lingkaran formasi sihir paling besar.
Seperti namanya, formasi sihir itu adalah sumber bencana yang bisa mendatangkan berbagai macam bencana alam di tempatnya di aktifkan.
Xiang Shin ingin melelang benda itu bukan mengincar uang, namun ia memiliki rencana yang lebih besar. Jika orang-orang Sekte Formasi Dewa melihat susunan lingkaran formasi sihir itu di pelelangan nanti, mereka pasti akan langsung tertarik dan berusaha mendapatkannya apapun yang terjadi.
Sekte-sekte lain pasti akan mengalah pada Sekte Formasi Dewa dan mereka yang akan mendapatkannya. Saat mereka membawa gulungan lingkaran formasi sihir itu kedalam Sekte Formasi Dewa, susunan formasi itu akan aktif kemudian mendatangkan sumber bencana untuk Sekte Formasi Dewa.
“Hahaha! Rencana yang sempurna. Entah seberapa besar kerusakan yang akan dibuat Formasi Sihir Bencana Pemusnah, tapi aku menghabiskan semua energi spiritual dan setengah energi Qi ku hanya untuk membuat satu formasi sihir ini.”
“Baiklah, sebaiknya aku pulihkan dulu energi spiritual dan energi Qi ku,” Xiang Shin mengeluarkan beberapa botol Eliksir kemudian meminumnya semuanya sekaligus.
Membutuhkan satu hari untuk Xiang Shin memulihkan energinya. Ia pun berdiri kemudian berjalan keluar dari kamarnya.
***
Kota Suci Alkimia.
__ADS_1
Di sebuah jalan di Kota Suci Alkimia, beberapa orang berjalan dengan aura yang terasa berbeda dengan yang lainnya.
Mereka adalah anggota Sekte Hewan Suci yang juga datang untuk mengikuti acara lelang akbar. Dua di antara mereka adalah gadis cantik jelita bagaikan Dewi dengan rambut hitam panjang dan kulit putih mulus.
Ia adalah Xu Lingling dan satu lagi adalah putri Ketua Sekte Hewan Suci yang merupakan sahabat Xu Lingling bernama Li Yiren.
Sementara sisanya adalah 3 pria paruh baya, dua diantaranya adalah Tetua Utama Sekte Hewan Suci.
Orang-orang yang lewat di jalan yang sama dengan rombongan Sekte Hewan Suci, segera menyingkir ke pinggir karena tidak ingin bermasalah dengan salah satu sekte terkuat Benua Chenwu.
Li Yiren terlihat menoleh ke kanan dan ke kiri, seolah mencari seseorang diantara banyaknya kerumunan orang.
“Tidak ada Yin Litian di sini, menyerah saja,” Xu Lingling tersenyum penuh makna.
Li Yiren tersenyum kecut, tidak menjawab perkataan Xu Lingling dan terus menoleh kanan kiri, berusaha menemukan keberadaan orang yang ia cari.
“Dia pasti datang, tidak mungkin dia tidak datang ke acara lelang akbar ini.”
Yin Litian adalah putra Ketua Sekte 1000 Pedang, dikatakan sebagai jenius tertinggi sepanjang sejarah Sekte 1000 Pedang.
Xu Lingling tidak tau pasti bagaimana Li Yiren dan Yin Litian memulai hubungan tapi yang pasti beberapa tahun lalu, dalam beberapa bulan sekali jika bukan Yin Litian yang datang ke Sekte Hewan Suci maka Li Yiren yang akan mengunjungi Sekte 1000 Pedang.
Keduanya benar-benar menempel satu sama lain, seolah tidak ingin berpisah sedetik pun.
Kedua pihak telah merestui hubungan mereka berdua dan berpikir ini sangat bagus. Namun sekarang Yin Litian dan Li Yiren masih berstatus tunangan, mereka masih belum menikah. Tapi Sekte Hewan Suci dan Sekte 1000 Pedang telah memulai hubungan yang baik.
Awalnya Xu Lingling menganggap Yin Litian dan Li Yiren aneh, namun 2 tahun lalu ia akhirnya mengerti suatu hal.
“Haaah, aku benar-benar iri dengan saudari Yiren dan Yin Litian yang sangat kompak. Coba saja Xiang Shin seperti Yin Litian...” Xu Lingling bergumam dalam hati sambil menghela nafas, membayangkan Xiang Shin selalu datang mengunjunginya, “tapi dia bahkan belum menemui ku selama 2 tahun ini! Kemana sih dia?!”
“Yiren!”
__ADS_1
Sesaat kemudian terdengar suara seorang pria memanggil Li Yiren. Seorang pemuda mendarat tidak jauh di depan mereka dengan senyum sederhana.
“Kakak Tian!”
Dengan wajah cerah ceria, Li Yiren langsung melompat kedalam pelukan Yin Litian.
“Hah, mereka mulai lagi,” Xu Lingling memalingkan wajahnya.
“Tetua, saudari Ling, aku pinjam Yiren sebentar,” Yin Litian mengangkat Li Yiren kemudian melompat pergi tanpa menunggu jawaban dari Xu Lingling ataupun para Tetua.
Melihat itu, tidak hanya Xu Lingling yang tersenyum kecut namun juga para Tetua. Tapi para Tetua segera tersenyum, mereka semua mengingat masa-masa muda mereka yang juga dipenuhi cinta.
Hanya Xu Lingling saja yang masih tersenyum kecut.
“Tetua, ini pertama kalinya aku mengunjungi Kota Suci Alkimia, jadi aku ingin pergi jalan-jalan melihat kota dulu,” Xu Lingling menangkupkan tangannya memberi hormat.
“Tidak masalah asalkan kau tidak melanggar peraturan kota, karena itu akan membuat masalah juga untuk kami.”
“Aku tau batasan ku, Tetua,” Xu Lingling pun segera pergi untuk jalan-jalan.
Gadis itu memang mengatakan melihat kota, namun ia malah lebih sering melamun daripada melihat sekitarnya. Hingga ia baru sadar kalau hari sudah menjelang malam. Ia pun mencari penginapan terdekat untuk bermalam.
Tidak membutuhkan waktu lama Xu Lingling menemukan penginapan standar. Dia lantai pertama penginapan itu adalah tempat makan para pengunjung, bisa dilihat sekarang lantai satu sedang ramai namun suasana sejenak sunyi setelah Xu Lingling memasuki penginapan.
“Maaf nona, tapi penginapan sudah penuh, tidak ada kamar lagi yang tersisa,” resepsionis membungkuk meminta maaf.
Xu Lingling mendengus kesal, ia merasa malas untuk mencari penginapan lain.
“Aku Xu Lingling dari Sekte Hewan Suci, apakah diantara kalian ada yang mau memberi kamar kalian untuk ku? Aku akan membayar mahal jika kalian berbaik hati.”
“Gunakan kamar ku saja.”
__ADS_1
Xu Lingling menoleh ke sumber suara di tangga menuju lantai dua. Ia melebarkan matanya saat melihat wajah pemuda yang sangat ia kenal.