
Setelah berdiskusi cukup panjang dan menemukan sebuah kesimpulan, Huo Cai’er dan Luo Xian Lin memutuskan untuk merahasiakan hal ini terlebih dahulu pada Xiang Shin.
Mereka berdua masih belum menemukan jawaban pasti dari misteri ini. Di zaman Huo Cai’er dan Luo Xian Lin dulu, Xiang Shin adalah seorang malaikat, namun sekarang dia menjadi manusia, sama halnya dengan mereka berdua.
Mereka menduga ini adalah perbuatan wanita misterius itu.
Huo Cai’er dan Luo Xian Lin kembali ke tempat di mana Xiang Shin berada kemudian mereka menaiki kapal angkasa dan segera berangkat menuju Tata Surya Hou.
Setibanya di Kediaman Keluarga Chi, semua penumpang turun, termasuk juga semua mantan tahanan Keluarga Luo.
Chi Min memerintahkan salah satu tetuanya untuk mengatur mereka semua menuju area kediaman tamu.
“Kakak Shin!”
Tidak lama setelah Xiang Shin turun dari kapal, ia melihat seorang wanita yang sangat ia kenal. Dia adalah Yun Yihua, salah satu istrinya.
“Hua’er, apa yang kau lakukan di sini?” Xiang Shin mengerutkan keningnya.
Yun Yihua datang bersama Tetua Chu menghampiri Xiang Shin.
“Tata Surya Gou.. telah hancur.”
“Apa?!” Xiang Shin melebarkan matanya, “bagaimana bisa Tata Surya Gou hancur? Siapa yang melakukannya?”
“Beberapa Immortal Emperor bersama puluhan Immortal King datang entah dari mana dan menghancurkan apa saja yang ada di Tata Surya Gou. Saat itu aku baru saja menerobos ke tingkat Immortal King jadi kekuatan ku belum stabil dan tidak bisa berbuat banyak!..
__ADS_1
Akhirnya aku hanya bisa menyelamatkan sedikit anggota Keluarga Yun dengan menggunakan kristal teleportasi yang kau berikan,” Yun Yihua mengepalkan tangannya.
“Ini pasti perbuatan si brengsek itu!” Xiang Shin tidak memiliki dugaan lain selain Yang Yin yang menyebabkan semua masalah ini.
“Kau selamat itu sudah bagus,” Xiang Shin memeluk Yun Yihua, “tenang saja, aku akan membalaskan dendam ini.”
Setelah beberapa saat, mereka berdua melepaskan pelukan.
“Hua’er, apakah Tata Surya Gou benar-benar hancur? Bagaimana dengan Planet Gurad dan para Spirit Beast di sana? Dan juga Ular Naga Merah?”
“Semua Planet di Tata Surya Gou sudah hancur semua, hanya tersisa bintangnya saja. Planet Gurad juga hancur, semua Spirit Beast di sana terbunuh dan.. Ular Naga Merah, dialah yang membuat ku bisa melarikan diri dengan mengorbankan nyawanya menahan semua musuh.”
Setelah berhasil melarikan diri, Yun Yihua pergi menuju Tata Surya Hou karena sebelumnya Xiang Shin mengabarinya kalau Keluarga Chi dan Keluarga Yu sudah berpihak padanya.
“Tapi Ular Naga Merah meninggalkan sesuatu untuk mu,” Yun Yihua mengeluarkan telur seukuran bayi.
Telur itu terlihat seperti baja merah yang tebal dan keras dan memiliki motif seperti sisik warna hitam. Beberapa bagian sisiknya memiliki 8 warna yang berbeda-beda.
“Ini adalah telur Ular Naga Merah, dia berpesan untuk menjaga telurnya dengan baik sebelum ia menahan semua musuh,” Yun Yihua tidak akan pernah melupakan pengorbanan Ular Naga Merah.
Xiang Shin mengambil telur tersebut, ia bisa merasakan sesuatu yang berbeda dengan Ular Naga Merah berada di dalam telur tersebut.
“Aku akan menjaga dan merawat telur ini,” Xiang Shin berjanji dalam hatinya.
“Jadi dia saudari Yun Yihua?” Huo Cai’er membuka suara setelah cukup lama hanya diam.
__ADS_1
Yun Yihua menoleh ke arah Huo Cai’er dengan kerutan kening.
“Saudari?” Yun Yihua menatap Xiang Shin dengan mata menyipit, “aku sudah hampir mati bertarung habis-habisan menjaga Tata Surya Gou dan ternyata kau pergi keluar untuk bersenang-senang mencari wanita baru!”
“Tenang dulu Hua’er, ini tidak seperti yang kau pikirkan, kau salah paham.”
“Lalu bisa kau jelaskan kenapa dia memanggil ku saudari?” Yun Yihua semakin tajam menatap Xiang Shin.
“Lebih baik kita bicarakan di dalam saja.”
Mereka pun pergi menuju kediaman yang telah di sediakan untuk Xiang Shin oleh Keluarga Chi. Di sana Xiang Shin menjelaskan semuanya pada Yun Yihua.
“Jadi kau mempercepat rencana ya. Baguslah saudari Xian Lin bisa selamat,” Yun Yihua tersenyum menatap Luo Xian Lin, “tapi kakak Shin, aku tidak pernah cerita pada ku jika kau sebenarnya memiliki 2 istri sebelum ku.”
“Eh benarkah?” Xiang Shin menggaruk belakang kepalanya dengan ekspresi bodoh membuat Yun Yihua mendengus kesal.
“Kakak Shin, ada sesuatu yang ingin kami bicarakan dengan saudari Yihua, jadi bisa kau beri kami waktu sebentar?”
“Memangnya apa yang ingin kalian bicarakan?”
“Ini adalah pembicaraan antar para istri, suami tidak boleh mengetahuinya.”
Xiang Shin tersenyum kecut lalu menghela nafas kecil.
“Baiklah, kalian bisa menghabiskan waktu sebanyak yang kalian mau,” Xiang Shin kemudian pergi meninggalkan ketiga istrinya.
__ADS_1