
Xiang Shin masih berbicara dengan Xu Ling-ling dan Evrilia. Tidak lama kemudian, mereka bertiga menoleh ke arah tertentu karena merasakan aura yang mendekat.
Terlihat sosok gadis cantik yang mirip dengan Evrilia. Dia tidak lain adalah Xiang Lan. Gadis itu terlihat menatap tajam Xiang Shin dari ekspresi dinginnya.
Xiang Lan masih berada di ranah Dewa Sejati tingkat 3 untuk saat ini, hanya sedikit lagi hingga dia bisa menerobos.
“Putri ku terlihat semakin cantik, apa kau merindukan ku, Lan’er?” Xiang Shin tersenyum.
Xiang Lan mendarat di samping ayahnya, ia tidak menjawab, justru balik bertanya.
“Bagaimana dengan saudari Qiaoyu?”
“Tenanglah, dia sudah sembuh sepenuhnya.”
Xiang Lan merasa lega mendengarnya. Selanjutnya ia mulai mengendus-endus seolah mencari sesuatu menggunakan penciumannya.
“Aku bisa mencium aroma wanita lain lagi pada mu.” Xiang Lan berusaha meresapi setiap bau yang ia cium. “Satum.. dua.. tiga.. ada empat aroma. Katakan siapa mereka!”
“Apa? Aroma apa?” Xiang Shin mencoba mencium aroma tubuhnya tapi ia tidak menemukan aroma yang Xiang Lan maksud.
Apakah penciumannya sebegitu tajamnya. Tunggu dulu, apakah dia mencium 4 aroma, aroma itu pasti Luo Xian Lin, Huo Cai’er, Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu. Gawat! Jika mereka tau tentang Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu, aku bisa mati!
Meskipun sedikit panik tapi Xiang Shin mampu mempertahankan ketenangannya.
Xu Ling-ling dan Evrilia sendiri hanya senyum-senyum melihat tingkah Xiang Lan yang seperti biasa karena gadis itu juga selalu melakukan hal yang sama pada kakaknya ketika bertemu lagi.
__ADS_1
“Lan’er, sebaiknya kau duduk dulu dan dengarkan cerita ayah. Kau akan tau setelahnya.”
Xiang Lan mendengus lalu duduk di samping ibunya. Xiang Shin pun mulai menceritakan semua yang ia ceritakan pada Xu Ling-ling dan Evrilia.
Xiang Lan akhirnya tau bagaimana ia bisa mencium 4 aroma wanita yang berbeda dai tubuh ayahnya. Xiang Shin menjelaskan jika saat Qin Qiaoyu sembuh, gadis itu memeluknya, begitu juga dengan saat pertemuannya dengan Qin Zhiyun jadi mungkin karena itu aroma tubuh mereka masih menempel.
Sedangkan untuk Luo Xian Lin dan Huo Cai’er, keduanya adalah istri Xiang Shin jadi itu adalah hal yang wajar.
“Baiklah, aku menerima penjelasan mu. Tapi di mana Xiao Zhou sekarang? Beraninya dia mengkhianati Xiao-Xiao dan langsung memiliki wanita yang begitu banyak, aku tidak akan melepaskannya sebelum membuatnya babak belur.”
“Lan’er, sudah ku bilang kan Xiao Zhou melakukan itu karena terpaksa, bukan karena keinginannya.” Xiang Shin berusaha melindungi Xiao Zhou.
“Aku tidak peduli apa pun alasannya, dia harus mendapatkan hukuman dari ku!” Xiang Lan tetap keras kepala.
“Baiklah, tapi kau tidak bisa menghukumnya sekarang karena dia berada di Dimensi Beast.”
Mereka melanjutkan pembicaraan keluarga hingga akhirnya Xiang Shin memutuskan untuk bergegas pergi menyerang Istana Dewa Es.
“Pergi ke Istana Dewa Es? Untuk apa?” Xiang Lan belum mendengar tentang rencana Xiang Shin menyerang markas lawan.
“Tentu saja untuk menghancurkan mereka.”
“Tapi bahkan pasukan belum di siapkan.”
“Aku akan pergi sendiri.”
__ADS_1
“Apa?” Xiang Lan mengerutkan keningnya. “Bagaimana bisa kau pergi sendiri? Aku tidak mengizinkan mu!”
“Lan’er, kau hanya perlu ingat kalau ayah mu ini sekarang sangat kuat.” Xiang Shin berkata dengan nada sombong kemudian menghilang di tempatnya.
“Ayah!” Xiang Lan ingin menghentikan tapi terlambat. “Ibu, kenapa ibu tidak menghentikan ayah?”
Meskipun Xiang Lan memang sering bersikap acuh pada ayahnya, tapi sebenarnya ia sangat menyayanginya dan selalu khawatir padanya. Gadis itu hanya selalu canggung pada ayahnya hingga ia harus bersikap seperti itu untuk menghilangkan rasa canggung itu.
“Lan’er, ayah mu tidak akan bertindak jika tidak memiliki kepercayaan diri. Selain itu dia menguasai Dao Ruang yang bisa membuatnya kabur dengan mudah jika dalam situasi yang tidak terduga.” Evrilia berdiri. “Kita juga akan menyiapkan pasukan untuk memberi tekanan pada musuh!”
***
Xiang Shin pergi seorang diri menuju Galaksi Dewa Es, tempat Istana Dewa Es berada. Ia begitu percaya diri bisa menghadapi mereka. Kecuali Han Shizu, seharusnya tidak ada yang bisa menandingi kekuatannya di Dimensi Manusia sekarang ini.
Istana Dewa Es jaraknya sangat jauh, akan membutuhkan bertahun tahun untuk tiba di sana jika Xiang Shin terbang bahkan dengan kecepatan penuhnya.
Jika ingin cepat sampai, harus menggunakan formasi teleportasi untuk memperpendek jarak.
Itu akan sangat mudah bagi Xiang Shin. Ia bisa berhubungan dengan Dao Semesta untuk menentukan koordinat lokasi Istana Dewa Es kemudian berteleportasi ke sana.
Tapi Xiang Shin tidak langsung berteleportasi ke tempat tersebut, ia terlebih dahulu akan membersihkan beberapa galaksi yang beraliansi dengan Istana Dewa Es.
“Ini akan menjadi yang pertama.” Xiang Shin saat ini berada di tepi sebuah galaksi.
Ia mengangkat tangannya, memanfaatkan Dao Pedang untuk memusatkan energi pedang, menciptakan sebuah pedang raksasa yang panjangnya bisa di setarakan dengan diameter galaksi.
__ADS_1
Dengan sekali ayunan pedang, Xiang Shin membelah galaksi tersebut menjadi dua bagian.