
Sudah 11 tahun Evrilia tidak melihat suaminya jadi tentu saja ia ingin segera bertemu dengannya. Ia langsung pergi meninggalkan Aula Utama di tengah rapat dengan para petinggi Istana Cahaya.
Evrilia menggunakan lingkaran formasi teleportasi yang menghubungkan dengan Sekte Hewan Suci agar langsung tiba di sana.
Evrilia muncul di ruangan formasi teleportasi. Dengan terburu-buru, ia keluar dari ruangan tersebut dan langsung melihat sosok suaminya yang duduk bersama Xu Ling-ling di halaman depan.
Sepertinya mereka sudah memperkirakan kedatangannya jadi menunggu dirinya di sini.
Xiang Shin berdiri, menyambut istrinya itu dengan senyum lembut sambil merentangkan tangannya.
Evrilia langsung melompat ke pelukan suaminya dengan perasaan senang yang penuh kerinduan.
“Bagaimana perjalanan mu di Dimensi Beast?” Evrilia tidak melepaskan pelukannya.
“Semuanya berjalan lancar, Yu’er berhasil di sembuhkan.” Xiang Shin mengelus kepala Evrilia, rambut pirangnya yang sedikit bergelombang terasa nyaman untuk di elus karena lembut.
“Baguslah kalau begitu, Lan’er selalu mengkhawatirkannya.” Evrilia merasa lega.
“Hanya mengkhawatirkan Yu’er, dia tidak mengkhawatirkan ku?”
“Memang dia juga khawatir pada mu tapi dia sering berbicara buruk tentang mu, terutama masalah berapa lagi wanita yang akan kau dapatkan jika di biarkan pergi tanpa pengawasan.” Evrilia mendongak menatap suaminya. “Tapi kamu tidak mungkin mengambil wanita lain lagi kan, sayang?”
Evrilia tersenyum seolah penuh dengan arti. Meski dia berkata demikian, jelas wanita itu curiga pada suaminya.
__ADS_1
“Bagaimana mungkin itu terjadi, bahkan aku berani menolak Dewi Waktu.” Xiang Shin berkata penuh keyakinan di balik fakta kalau dirinya telah menjadikan 2 muridnya sebagai simpanan.
“Memangnya apa Dewi Waktu mendatangi mu lagi?”
“Ya begitulah.” Xiang Shin mengangguk. “Bagaimana jika kita duduk dulu dan dengarkan cerita ku.”
“Saudari Lia, banyak hal yang suami alami selama di Dimensi Beast, kau sebaiknya mendengarkan dengan baik.” Xu Ling-ling pun buka suara setelah dari tadi diam memberi Evrilia waktu.
Evrilia pun duduk kemudian Xiang Shin mulai menceritakan kejadian yang ia alami dalam porsi yang sama saat ia bercerita pada Xu Ling-ling.
“Jadi begitu ya. Belum selesai masalah dari dalam Dimensi Manusia, sekarang ada lagi masalah dengan dimensi lainnya.” Evrilia menghela nafas. “Ini benar-benar semakin kacau.”
“Karena itulah aku ingin segera menuntaskan urusan kita dengan Istana Dewa Es. Kita harus mengurus masalah internal sebelum mengurus masalah eksternal.” Xiang Shin mengangguk pelan.
“Rencana ku sangat sederhana, maju dan hancurkan.” Xiang Shin tersenyum tipis.
“Hah?”
Xu Ling-ling dan Evrilia tertegun mendengar rencana Xiang Shin. Lagi pula apakah itu bisa di sebut sebagai rencana?
“Istana Dewa Cahaya, dengan kekuatan mereka sekarang, cukup aku saja sudah bisa meratakan mereka. Aku benar-benar ingin membuat perhitungan pada mereka yang mengganggu keluarga ku.” Xiang Shin mengepalkan tangannya. “Terutama si brengsek Yang Yin, akan aku bunuh dia dengan tangan ku sendiri. Berikutnya aku pastikan dia tidak akan bisa hidup lagi.”
“Sayang, apa kau yakin menyerang Istana Dewa Es seorang diri? Mereka memiliki leluhur sekte yang masih hidup dan berada di ranah Dewa Sejati tingkat 7.”
__ADS_1
“Aku sudah mengetahuinya. Kalian tenang saja, aku tidak akan bergerak sebelum memiliki keyakinan dengan keputusan ku.”
Kultivator manusia pada umumnya lebih lemah dari ras lainnya di tingkat yang sama. Sebelumnya Xiang Shin tidak mampu membunuh Uro Chi karena dirinya belum terbiasa dengan Dimensi Tanpa Batas serta ia tidak menggunakan energi Cosmic.
Tapi sekarang, jika menghadapi kultivator manusia, ia yakin bisa mengatasi ranah Dewa Sejati tingkat 7.
Jadi cukup dengan dirinya yang maju, para bajingan Istana Dewa Es akan diratakan menjadi reruntuhan galaksi.
“Baiklah, kami percaya sepenuhnya pada suami kami.” Evrilia tersenyum manis. “Tapi bagaimana dengan kami?”
“Kalian bisa mengatasi kekuatan yang berada di bawah naungan Istana Dewa Es. Atau kalian bisa duduk manis di sini, akan aku jadikan kehancuran Istana Dewa Es sebagai peringatan bagi mereka yang berani mengganggu keluarga ku.”
Xiang Shin tidak ingin menunggu terlalu lama sampai beberapa bulan hingga pasukan selesai dalam menyesuaikan diri dengan Primordial Beast kontrak mereka.
“Lalu kapan kau akan berangkat?”
“Sekarang.”
“Secepat itu? Apa kau tidak rindu dengan kami hingga akan pergi begitu saja?”
Xu Ling-ling dan Evrilia cemberut. Baru saja bertemu dan sudah akan berpisah tanpa mendapatkan kehangatan dari suami mereka terlebih dahulu.
“Jangan cemberut begitu. Aku bukannya tidak rindu dengan kalian tapi sekarang situasi benar-benar tidak bagus hingga tidak cocok untuk bersantai.” Xiang Shin berusaha membuat perasaan kedua istrinya menjadi lebih baik.
__ADS_1
“Baiklah kalau begitu segera pergi dan hancurkan para bajingan Istana Dewa Es itu.”