
Xiang Shin dan Huo Cai’er masih bersama, Yu Ding dan Chi Min sudah tidak bisa menahan diri lagi.
Mereka berdua akhirnya melesat terbang, memerintahkan pasukan masing-masing untuk tetap diam terlebih dahulu sebelum mendapatkan kepastian dari Xiang Shin.
Yu Ding dan Chi Min berhenti setelah mencapai jarak puluhan meter dari Xiang dan Huo Cai’er.
“Nona Huo, apa yang sebenarnya terjadi di sini? Siapa pemuda itu?”
“Tuan muda Shin, bisa jelaskan pada ku apa sebenarnya yang terjadi?”
Yu Ding dan Chi Min benar-benar membutuhkan penjelasan yang saat ini.
“Jadi kau berpihak pada Keluarga Chi ya, sepertinya kita berseberangan,” Huo Cai’er kembali memasang ekspresi datar.
“Ya begitulah. Jadi apa kau benar-benar ingin bertarung melawan ku?” Xiang Shin menaikkan alisnya.
“Tentu saja, tapi aku tidak ingin kita bertarung di sini, terlalu banyak orang.”
“Ho, jadi kau ingin kau ingin bertarung di tempat yang sepi, ruangan tertutup dan ranjang yang empuk?”
Huo Cai’er tersenyum manis, seolah mengatakan kalau itu memang keinginannya.
Apa mereka sedang saling merayu? Di situasi seperti ini? Yang benar saja! Yu Ding dan Chi Min tidak tau harus bereaksi seperti apa saat ini.
“Tuan muda Shin..” Chi Min tidak tau harus mengatakan apa.
__ADS_1
“Patriak Chi, aku rasa tidak perlu sampai melakukan pertumpahan darah untuk membuat Keluarga Chi menjadi penguasa sepenuhnya Tata Surya Hou.”
“Eh?” Chi Min semakin bingung mendengar perkataan Xiang Shin.
“Nona Huo, kenapa kau diam saja? Musuh ada di depan mata. Kami sudah menjanjikan hal itu pada mu, jika kau tidak mau membantu maka kau tidak akan mendapatkan itu!” Yu Ding sudah tidak tahan lagi.
“Sampah seperti mu berani berbicara dengan nada tinggi di depan ku!” Huo Cai’er mengarahkan tangan kanannya ke arah Yu Ding.
Seketika Yu Ding merasakan tubuhnya menjadi keram sulit di gerakan, rasa sakit dengan cepat menyebar ke seluruh tubuhnya sampai ia memuntahkan seteguk darah.
“Wanita sialan! Apa yang kau lakukan pada Patriak kami!”
Para pasukan Keluarga Yu tidak terima melihat Patriak mereka yang di sakiti. Mereka berniat menyerang namun tiba-tiba mereka merasakan hal yang sama dengan Yu Ding, membuat mereka terjatuh tidak bisa bergerak.
“Kalian semua sudah aku tanamkan racun kutukan, aku bisa mengendalikan hidup dan mati kalian. Kapan pun aku mau, kalian bahkan bisa mendapatkan hal yang lebih mengerikan dari kematian, jadi jika kalian masih ingin hidup, maka diam dan patuhlah pada ku!” Huo Cai’er berkata dengan dingin dan penuh dominasi.
Setiap hari ia menyebarkan racun kutukan di udara yang tipis hingga tidak ada yang menyadarinya. Keluarga Yu setiap hari menghirup udara jadi racun kutukan terus menumpuk di tubuh mereka.
Sekarang racun kutukan di tubuh semua anggota Keluarga Yu sudah cukup untuk Huo Cai’er mengendalikan hidup dan mati mereka.
“Wah.. ini baru istri ku. Kejam dan tidak kenal ampun,” Xiang Shin mengelus kepala Huo Cai’er.
“Eh.. istri?” Chi Min hanya bisa membuka mulutnya karena terkejut, “bagaimana caranya tuan muda Shin menaklukkan wanita menakutkan seperti ini?”
Huo Cai’er pun menghentikan penderitaan Yu Ding dan yang lainnya.
__ADS_1
“Kau.. dasar...”
Xiang Shin melihat ekspresi Huo Cai’er semakin dingin, sudah jelas sekali wanita itu berniat membunuh Yu Ding.
“Tunggu Cai’er, jangan membunuhnya. Dia akan berguna untuk ku,” Xiang Shin tidak ingin seorang kultivator tingkat Immortal King tahap akhir mati begitu saja sebelum ia manfaatkan.
“Bersyukurlah karena suami ku tidak ingin kau mati!” Huo Cai’er menunjuk Yu Ding.
Seketika Yu Ding merasakan sakit yang luar biasa pada lengan kirinya. Ia menjadi pucat saat melihat lengan kirinya mulai meleleh menjadi cairan ungu.
“Aaarrrggghhh!!” Yu Ding berteriak kesakitan sampai lengan kirinya benar-benar meleleh sampai ke sikut.
Chi Min yang melihat hal itu hanya bisa menelan ludah.
“Aku memang tidak ingin kau membunuh orang kuat di Keluarga Yu, tapi kau mungkin bisa membunuh orang bernama Yu Hen.”
“Yu Hen, aku tau dia,” Huo Cai’er menoleh ke arah Yu Hen yang berada di dek kapal angkasa perang.
Huo Cai’er mengaktifkan racun kutukan di tubuh Yu Hen, membuat pria paruh baya itu berteriak kesakitan. Seluruh tubuhnya mulai menjadi ungu kemudian perlahan meleleh seperti lengan Yu Ding.
Tidak membutuhkan waktu lama sebelum Yu Hen tewas menjadi cairan ungu kental. Semua orang bergidik ngeri, ini terlalu mengerti.
“T-teknik macam apa yang wanita ini gunakan? Sangat mengerikan,” Chi Min berjanji dalam hatinya untuk tidak membuat Huo Cai’er marah.
“Yu Ding, sekarang kembalilah ke kediaman kalian. Ingat untuk tidak keluar dari Planet Yu karena itu akan langsung mengaktifkan racun kutukan di tubuh kalian dan memberikan rasa sakit yang luar biasa. Aku peringatkan juga untuk tidak mengonsumsi penawar racun, karena saat itu mungkin akan menjadi hal terakhir yang masuk ke dalam perut kalian!” Huo Cai’er menatap tajam Yu Ding.
__ADS_1
“Jadi ini sudah berakhir sampai di sini ya. Patriak Chi, ayo kita kembali ke Kediaman Keluarga Chi terlebih dahulu!”
Xiang Shin pun kembali ke kapal perang bersama Huo Cai’er dan Chi Min.