Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.143 - Pikiran Aneh


__ADS_3

“Hahaha, aku sangat beruntung. Dengan begini aku tidak perlu repot-repot mencari keberadaan Inti Dunia Demonic Land.”


Xiang Shin tertawa saat setelah mengetahui tempat di mana Inti Dunia Demonic Land berada. Tentunya itu Xiang Shin ketahui dari Nio yang baru saja ia selesai interogasi.


Xiang Shin membunuh Nio lalu memasukkan mayatnya kedalam cincin dimensinya. Kemudian Xiang Shin pergi ke tempat pasukan aliansi berada.


Setibanya di sana, para petinggi Aliansi langsung menghampiri Xiang Shin termasuk juga Xu Lingling dan Huo Cai’er.


“Kakak Shin, bagaimana kondisi mu? Apa kau terluka?” Xu Lingling dengan ekspresi panik melihat Xiang Shin.


“Aku hanya terkena sedikit racun,” Xiang Shin menunjukkan lengan kanannya yang terlihat mulai membusuk.


“Biar aku membantu mu menghilangkan racunnya,” Huo Cai’er menghampiri Xiang Shin, memegang lengannya dengan hati-hati.


Tidak di sangka, cara Huo Cai’er menghilangkan racunnya adalah dengan menggigit lengan Xiang Shin kemudian menghisap racunnya secara langsung.


Bagaimana Huo Cai’er menghisap racun di lengan Xiang Shin menggunakan mulutnya di saksikan oleh semua orang, membuat suasana sedikit canggung.


Untuk saja prosesnya tidak lama, hanya 1 menit saja dan lengan Xiang Shin kembali normal.


“Cai’er, apa tidak apa-apa kau menghisap racun kuat ini?”


“Tubuh ku akan secara otomatis menetralkan racun, jadi tidak perlu khawatir.”

__ADS_1


“Baguslah kalau begitu,” Xiang Shin mengangguk pelan.


“Xiang Shin, apakah pertarungan benar-benar sudah berakhir? Bagaimana dengan para Demonic Beast itu?” Fu Ao menjadi yang pertama kali menanyakan situasi.


“Semua pasukan Demonic Beast itu sudah habis terbunuh karena ledakan, sebelumnya menyisakan hanya 4 penguasa Demonic Land saja. Tapi sekarang semuanya sudah aku bunuh.”


Semua petinggi Aliansi terdiam. Perang yang mereka anggap akan membuat korban jiwa sampai paling ringan akan memusnahkan setengah populasi Benua Chenwu, ternyata tidak menewaskan satupun kultivator di pihak mereka.


Ini sungguh sulit di percaya meskipun mereka sudah tau ini merupakan kenyataan yang tidak bisa di tolak. Semuanya berjalan dengan lancar, keberuntungan teralu berpihak pada mereka.


Dan semua keberuntungan itu tidak lepas dari keberadaan Xiang Shin. Semuanya berkat jasa pemuda itu, dia adalah pahlawan Benua Chenwu.


“Tapi masalah belum benar-benar selesai, di Demonic Land masih ada banyak Demonic Beast yang tinggal. Perintahkan semua pasukan untuk mengonsumsi pil anti racun sebelum memasuki Demonic Land!”


“Aku akan menyerahkan pasukan pada kalian, Xiao Ling, Cai’er, kalian ikut aku ke Demonic Land lebih dulu, ada hal penting yang harus kita lakukan!”


“Baik.”


Para petinggi Aliansi tidak membantah perintah Xiang Shin. Jika mereka belum melihat kekuatan pemuda itu, mungkin akan ada beberapa yang tidak terima harus diperintah.


“Hal penting apa memangnya?” Xu Lingling bertanya.


“Sudahlah, kalian ikut saja!” Xiang Shin mengeluarkan sebuah token teleportasi yang ia dapatkan dari Nio.

__ADS_1


Ia menggunakan token teleportasi tersebut untuk memasuki Istana pusat Demonic Land. Xiang Shin, Xu Lingling dan Huo Cai’er tiba di dalam sebuah kamar yang cukup besar.


“Di mana ini?” Xu Lingling melihat sekitar, pandangannya tertuju pada sebuah ranjang yang besar, muat untuk 10 orang tidur di sana.


Pikiran gadis itu langsung terbayang berbagai macam hal. Xiang Shin mengatakan mereka akan melakukan suatu hal penting tapi kenapa mereka muncul di sebuah kamar?


Apakah mungkin hal penting itu..? Xu Lingling membayangkan hal-hal yang tidak seharusnya di lihat anak kecil.


Tidak di sangka kakak Shin menginginkan hal itu. Tapi kenapa harus bersama wanita ini? Apakah aku saja tidak cukup untuknya?


Xu Lingling menatap Xiang Shin dengan mata menyipit, pipinya mengembung dengan rona merah yang terlihat jelas.


“Ada apa Xiao Ling? Kenapa kau menatap ku seperti itu?” Xiang Shin yang tidak mengetahui apa yang di pikirkan Xu Lingling, hanya bisa memasang ekspresi bingung.


“Kau masih bisa memasang wajah polos setelah semua yang ingin kau lakukan? Kakak Shin, kau benar-benar mesum!” Xu Lingling mendengus.


Xu Lingling memang tidak masalah jika Xiang Shin juga menjadikan Huo Cai’er kekasihnya. Namun untuk melakukannya bertiga di pengalaman pertamanya, Xu Lingling tidak bisa menerima hal ini, setidaknya di pengalaman pertamanya, ia ingin berdua saja dengan Xiang Shin tanpa ada yang menggangu.


“Hah? Apa maksud mu? Memangnya aku salah apa?” Xiang Shin semakin bingung.


“Xu Lingling, kenapa kau tidak bertanya saja lebih dulu alasan Xiang Shin membawa kita ke sini. Aku yakin dia tidak memiliki niat apapun seperti yang saat ini kau bayangkan,” Huo Cai’er lebih peka, ia tau dan sangat paham apa yang di pikirkan Xu Lingling.


“Baiklah, kakak Shin, katakan tujuan mu membawa kami ke dalam kamar yang sangat luas seperti ini?” Xu Lingling masih tidak menyingkirkan pikiran anehnya.

__ADS_1


Ia yakin Xiang Shin memiliki niat yang tidak senonoh pada mereka.


__ADS_2