Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.637 - Kembali Ke Dimensi Manusia


__ADS_3

Xiang Shin mempersiapkan diri setelah memasuki lubang cacing. Ia tidak akan melupakan kejadian saat dirinya di serang oleh gerombolan Makhluk Void yang berada di dalam lubang cacing.


Xiang Shin melirik ke kiri dan kanan, mewaspadai kedatangan Makhluk Void.


Beberapa hari berlalu, Xiang Shin belum melihat keberadaan para makhluk aneh itu. Tapi tidak berselang lama setelahnya, matanya pun menangkap sosok makhluk yang ia waspada.


Makhluk Void mulai terlihat, dari 1 makhluk yang awalnya melayang tidak tentu arah, dalam jangka waktu yang pendek, para Makhluk Void lainnya muncul.


Barulah saat mencapai puluhan, mereka mulai bergerak ke arah Xiang Shin.


“Jadi kalian hanya berani menyerang saat jumlah kalian banyak ya.” Xiang Shin tersenyum tipis. “Kali ini aku sudah bersiap sepenuhnya.”


Susunan formasi sihir tercipta di kedua tangan Xiang Shin. Memanfaatkan energi kehidupan, dua pedang sepanjang 10 meter tercipta dari energinya tersebut.


“Akan aku habisi kalian semua.” Xiang Shin pun langsung menyerang, ia tidak perlu takut kehabisan energi kehidupan karena jumlah energi kehidupannya saat ini sangat melimpah.


Meskipun tetap ia tidak boleh menggunakannya sembarangan karena menggunakan energi kehidupan akan mengurangi usianya.


Karena itulah cara paling efisien untuk menghadapi para Makhluk Void tanpa menghabiskan banyak energi kehidupan adalah dengan menggunakan energi kehidupan untuk menciptakan senjata.

__ADS_1


Xiang Shin mulai menghabisi para makhluk Void satu persatu. Dengan keahlian pedangnya, ia bisa dengan mudah menghabisi satu Makhluk Void dengan satu tebasan.


Itu karena Makhluk Void sepertinya tidak memiliki akal, mereka hanya menyerang berdasarkan insting. Jadi mudah saja bagi Xiang Shin mengatasi mereka.


Waktu berlalu...


Makhluk Void benar-benar tidak ada habisnya, entah sudah berada banyak yang Xiang Shin bunuh, ia pun tidak mengetahuinya.


Sama seperti sebelumnya, Makhluk Void terus bermunculan. Mereka muncul dalam jumlah yang lebih banyak dari yang Xiang Shin bunuh. Jadi meskipun pada awalnya ia begitu santai menghadapi mereka, kini ia mulai kerepotan.


Jika saja hukum ruang dan waktu bekerja pada mereka maka Xiang Shin pasti tidak akan begitu kerepotan.


Xiang Shin pun bisa melihat jalan keluar lubang cacing di depan. Ia membuat putaran 360° dengan tebasan pedang, mengeluarkan energi kehidupan tajam berbentuk cincin yang melebar dengan cepat, memotong semua Makhluk Void yang mengerumuninya.


“Huh.. mereka benar-benar merepotkan. Meskipun tidak terlalu kuat tapi jumlah mereka yang seperti tidak ada habisnya benar-benar mengesalkan.” Xiang Shin berbalik, melihat Dimensi Manusia dari bagian luar.


“Akhirnya aku sampai, aku sudah merindukan Xiao Ling dan Evrilia.” Xiang Shin tersenyum membayangkan wajah cantik kedua istrinya itu.


Xiang Shin terdiam saat mengingat suatu hal yang pernah ia janjikan pada Xu Ling-ling saat kembali ke Dimensi Manusia. Dirinya memiliki hutang 15 tahun pada Xu Ling-ling.

__ADS_1


“Sekarang sedang terjadi kekacauan jadi aku tidak mungkin membayar hutang ku sekarang.” Xiang Shin menghela nafas. “Xiao Ling pasti akan marah karena hal ini, mungkin dia akan menambahkannya menjadi 20 tahun nanti.”


Xiang Shin masuk ke dalam robekan ruang yang baru ia buat, ia pun tiba di depan lapisan luar Dimensi Manusia.


Xiang Shin mengeluarkan sebuah token lalu menempelkannya di lapisan Dimensi Manusia. Seketika sebuah lubang tercipta, memberinya jalan untuk masuk.


Token itu Xiang Shin dapatkan dari putranya, Xiang Zhu.


Han Shizu telah menutup sepenuhnya Dimensi Manusia dari dunia luar. Tanpa izin darinya, tidak akan ada yang bisa masuk. Tentunya pengecualian untuk para makhluk Dunia Mortal yang akan naik ke Alam Surgawi, bisa saja mereka terlempar ke Dimensi Manusia karena aturan Dao Semesta.


Tapi Dewi Waktu pasti akan langsung mengetahuinya. Saat itu juga ia bisa membuat keputusan, apakah akan membiarkan makhluk itu tinggal atau melemparkannya keluar.


Setelah memasuki Dimensi Manusia, Xiang Shin melihat sekitar sebelum melesat terbang menuju Galaksi Cahaya atau Galaksi Hewan Suci.


Sebenarnya bisa saja ia berteleportasi agar bisa langsung tiba tapi ia belum pernah melihat-lihat Dimensi Manusia jadi ia ingin melakukan perjalanan manual.


Jarak antara tujuannya juga bisa di bilang tidak terlalu jauh meskipun akan memerlukan 10 tahun untuk tiba menggunakan kecepatan normal. Tapi Xiang Shin tidak menggunakan kecepatan normal, ia memanfaatkan hukum waktu untuk mempercepat tubuhnya.


Galaksi demi galaksi Xiang Shin lewati tanpa ada yang terlihat aneh. Tapi tidak berselang lama, ia berhenti saat melihat ribuan kapal angkasa perang.

__ADS_1


Xiang Shin memperhatikan rombongan kapal perang itu dan menyadari satu hal.


“Mereka adalah kapal angkasa dari Istana Dewa Es. Mereka menuju Galaksi Cahaya sepertinya. Pasti ada sesuatu yang mereka rencanakan.” Xiang Shin memutuskan untuk mencari tau.


__ADS_2