
Meskipun kalajengking raksasa itu sudah di bunuh oleh Luo Xian Lin, namun Xiang Shin tetap melancarkan serangan energi pedang, memotong tubuhnya menjadi dua.
Anggota Sekte Serangga Langit tentu saja terkejut melihat kedatangan Luo Xian Lin dan Xiang Shin yang bisa membunuh kalajengking raksasa dengan begitu mudahnya.
“Tuan pahlawan, terima kasih telah menyelamatkan kami.”
Seorang wanita dari Sekte Serangga Langit berlari dan memeluk Xiang Shin.
“Jika tidak ada kamu, mungkin kami sudah mati di sini,” wanita itu menampilkan senyum manisnya.
“Aku tidak pernah menolak jika di peluk oleh wanita cantik, tapi...” Xiang Shin memegang lengan kanan wanita itu lalu menjauhkannya, terlihat sudah ada serangga hitam di ujung jarinya, “aku rasa trik seperti ini sangat murahan!”
“Kau! Bagaimana kau bisa...”
Sebelum wanita itu selesai berbicara, Xiang Shin menyambar lehernya.
“Padahal kami cukup baik menyelamatkan kalian. Tapi kalian malah mencari kematian sendiri! Saudari Xian Lin, bunuh mereka semua.”
Luo Xian Lin dengan cepat membunuh semua anggota Sekte Serangga Langit yang terlihat karena mereka sudah terluka cukup parah.
“Lepaskan.. aku..” wanita itu berusaha sekuat tenaga melepaskan diri namun percuma saja.
“Xian Lin, baiknya kita apakah wanita ini? Apakah aku harus membuatnya menghangatkan tempat tidur ku?”
“Cih! Terserah kau saja!” Luo Xian Lin memalingkan wajahnya dengan ekspresi kesal.
“Oh saudari Xian Lin, apa kau cemburu?”
“Hmph! Untuk apa aku cemburu.”
Xiang Shin tersenyum tipis kemudian mengeratkan cekikannya, membuat suara tulang yang remuk terdengar jelas. Ia mematahkan leher wanita itu.
__ADS_1
Setelah membunuh mereka semua, Xiang Shin dan Luo Xian Lin mengambil cincin dimensi mereka lalu membagi semua harta.
Mereka berdua pun melanjutkan perjalanan.
Setelah 1 minggu berlalu, mereka akhirnya tiba di sebuah area pegunungan dengan pepohonan yang tinggi dan lebar.
“Jadi ini pegunungan Guixu, entah kenapa di sini rasanya agak sedikit aneh,” Xiang Shin seperti merasakan aura penolakan yang berasal dari dalam hutan.
“Ya, ini merupakan area tujuan semua orang. Banyak yang menemukan warisan Immortal King di tempat ini.”
“Kalau begitu bukankah artinya sebagian besar wilayah pegunungan ini sudah di jelajah oleh para kultivator yang memasuki Dimensi Dong Jian sebelumnya?”
“Area pegunungan sangat luas, hanya sebagian kecil yang sudah di jelajah,” Luo Xian Lin mengeluarkan peta Pegunungan Guixu, “area yang sudah di tandai itu adalah area yang sudah di jelajah. Kita sekarang akan pergi ke tempat ini!”
Luo Xian Lin menunjuk salah satu tempat di peta.
“Baiklah, kalau begitu tidak perlu membuang waktu lagi.”
Xiang Shin mengeluarkan ratusan Pedang Dao kemudian menyebarkannya ke segara arah.
“Seberapa banyak sebenarnya energi pedang yang dia miliki hingga bisa menciptakan begitu banyak pedang energi begitu saja seolah bukan apa-apa?” Luo Xian Lin bergumam dalam hati.
Ia tidak mengetahui kalau pedang-pedang itu merupakan Pedang Dao yang tidak memerlukan energi pedang untuk menggunakannya.
Membutuhkan 2 hari hingga mereka bisa tiba di tempat tujuan.
Mereka tiba di sebuah danau lava luas yang terdapat banyak sekali gunung batu menjulang tinggi seperti pilar yang menembus awan.
“Tempat apa ini?” Xiang Shin menoleh ke arah Luo Xian Lin di sampingnya.
“Ini adalah area yang di kuasai oleh Elang Api. Di setiap puncak gunung terdapat herbal jenis api yang setidaknya berada di tingkat Primordial. Elang Api tinggal di puncak gunung, jadi jika kau menginginkan herbal itu maka kita perlu membunuh Elang Apinya dulu.”
__ADS_1
Luo Xian Lin membutuhkan Kristal Roh dari Elang Api untuk memperkuat jiwa bela dirinya. Karena itulah ia membawa Xiang Shin ke tempat ini.
Xiang Shin dan Luo Xian Lin membuat pedang energi kemudian terbang menuju puncak gunung dengan menaiki pedang tersebut.
“KYIIIKKK...!”
Baru saja mereka mencapai setengah jarak, suara pekikan keras terdengar dari puncak gunung yang berada di balik awan.
“Hati-hati!” Luo Xian Lin berteriak.
Sesaat kemudian banyak bola api meluncur dari balik awan. Mereka berdua langsung menghindari semua bola api.
Awan tersingkap, memperlihatkan sosok burung api raksasa.
Luo Xian Lin menyerang lebih dulu, menebaskan pedangnya mengeluarkan gelombang energi pedang.
Elang Api menangkap energi pedang itu dengan kakinya kemudian menghancurkannya.
Elang Api memekik keras kemudian mengepakkan sayapnya, menyerang dengan gelombang api.
Secara bersamaan, Xiang Shin melesat menyerang, ia menyatukan puluhan Pedang Dao, menciptakan satu pedang dengan panjang 100 meter.
Dalam sekejap Xiang Shin tiba di samping Elang Api.
Teknik Pedang Indra! Dewa Es Utara!
Pedang Xiang Shin diselimuti energi dingin lalu melancarkan tebasan tunggal.
Namun sangat tidak terduga, Elang Api dapat bergerak sangat cepat hingga dapat menghindari serangan Xiang Shin dengan mudah.
*BOOMM!!
__ADS_1
Serangan Xiang Shin menghantam gunung batu, membuat jejak beku pada gunung tersebut.