Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.653 - Dewi Waktu VS Dosa Kesombongan


__ADS_3

Han Shizu sebelumnya berada di kediamannya untuk memulihkan kondisinya setelah menggunakan teknik terlarang.


Saat ia merasakan aura Primordial Demon di Dimensi Manusia, ia bergegas keluar dan mencari tempat di mana aura itu berasal.


Ia menemukan di Istana Dewa Es, sebuah kubah hitam legam menutup seluruh area Istana.


Kubah itu mengandung konsep nihility yang dapat meniadakan serangan yang mengenainya.


“Apakah Lucifer datang? Bagaimana dia bisa datang masuk tanpa sepengetahuan ku?” Han Shizu tanpa membuang waktu menggunakan energi kehidupan untuk memukul keras kubah nihility itu sampai berlubang.


Ia terkejut melihat keberadaan Xiang Shin dan Huo Cai’er di sana, serta Lucifer dan pria yang ia kenal sebagai salah satu peserta turnamen Dimensi Manusia.


Han Shizu tidak perlu banyak berpikir untuk menebak situasi yang terjadi. Ia bergegas berdiri di depan Xiang Shin, melindungi pria yang ia cintai itu.


“Lucifer, beraninya kau datang lagi ke Dimensi Manusia ku, apa kau ingin aku hajar lagi?” Han Shizu bisa merasakan kultivasi Lucifer sudah berada di ranah Dewa Sejati tingkat 9.


Ini buruk, jika dia bisa menyatu sepenuhnya dengan Orb Of Anihilation, akan menjadi sangat merepotkan. Jika itu Cosmic Orb elemental, Han Shizu tidak akan terlalu khawatir.


“Brisik!”


Satu kata dari Lucifer mengeluarkan gelombang energi Cosmic yang sangat kuat, bahkan ruang di sekitar sampai retak.


Han Shizu dan Huo Cai’er menggunakan teknik pertahanan untuk menahan gelombang Cosmic tersebut.


“Dewi Waktu! Jangan pikir aku masih sama seperti sebelumnya!” Lucifer langsung melesat ke depan.


Manipulasi waktu! Hentikan!

__ADS_1


Han Shizu memusatkan kekuatannya pada Lucifer untuk menghentikan gerakannya.


Lucifer pun terhenti di udara, tapi dalam sekejap tubuhnya terlihat sedikit bergetar.


“Kau pikir bisa menghentikan ku!” Lucifer menyeringai lalu kembali bergerak.


Han Shizu menyelimuti tangannya dengan energi kehidupan lalu keduanya beradu pukulan dan serangan tapak.


Gelombang kejut dari serangan mereka membuat ruang retak sampai pecah. Keduanya sama-sama terpental ratusan meter.


“Bagaimana dia menjadi begitu kuat? Bukankah dia seharusnya belum lama ini menerobos?” Han Shizu bergumam dalam hati.


“Huo Cai’er!” Han Shizu melemparkan beberapa token pada Huo Cai’er. Menggunakan telepati, ia menjelaskan beberapa hal padanya.


“Aku paham.” Huo Cai’er mengangguk. “Kakak Shin, kita harus segera pergi dari sini, kembali untuk bertemu yang lainnya.”


Huo Cai’er membantu Xiang Shin untuk berdiri. Bahkan setelah ia tidak menerima tekanan aura dari Lucifer, rasa sakit itu masih terasa sampai sekarang.


“Dia adalah Dewi Waktu, pasti akan baik-baik saja. Pasukan Lucifer akan segera datang, kita tidak punya banyak waktu.”


Xiang Shin melihat Han Shizu sejenak. Mengingat bagaimana kekuatan wanita itu, ia yakin seharusnya dia bisa melarikan diri jika dalam situasi terdesak. Ia pun mengangguk setuju untuk pergi dari sini.


“Tidak akan aku biarkan kalian melarikan diri!” Lucifer melesat untuk menghentikan Xiang Shin melarikan diri.


Ia membutuhkan Orb Of Yin di tubuh manusia itu untuk melengkapi kekosongan di Pandora Box.


“Lawan mu adalah aku!” Han Shizu menghadang Lucifer.

__ADS_1


Sesaat setelahnya, Xiang Shin menghilang di tempat bersama Huo Cai’er.


“Ck! Dewi Waktu, kau selalu saja mengganggu!” Lucifer berdecak kesal. “Kau memang kuat tapi tetap saja kau yang seorang diri tidak akan bisa mengalahkan ku bersama pasukan ku.”


Tidak berselang lama, para iblis keluar melalui gerbang kegelapan. Dari yang memiliki kultivasi ranah Dewa Sejati tingkat 8 sampai tingkat 1. Para iblis itu memancarkan aura iblis yang sangat kuat.


“Aku sendiri? Kau pikir ada di mana kalian sekarang ini? Kalian berada di wilayah kekuasaan ku!”


Begitu banyak kultivator ranah Dewa Sejati mulai bermunculan dengan kultivasi yang tidak jauh berbeda dengan para iblis.


Mereka semua adalah para bawahan Han Shizu yang berada di dimensi kekuasaannya.


Tentunya selama menjaga Dimensi Manusia, Han Shizu yang sudah melihat bagaimana perang besar di masa lalu berpikir untuk membuat pasukannya sendiri. Ia memilih siapa saja yang memiliki bakat dan potensi tinggi di antara para penghuni Dimensi Manusia untuk dia latih.


Hingga ia bisa membuat pasukan yang cukup banyak. Meskipun di antara mereka tidak ada yang bisa mencapai ranah Dewa Sejati tingkat 9, tapi masing-masing dari mereka ahli dalam Dao Waktu atau Dao Ruang, jadi mereka bukanlah kultivator biasa.


Selama ini Han Shizu menyembunyikan pasukannya itu di dalam dimensi buatannya di pusat Dimensi Manusia.


“Master, kami sudah siap untuk berperang.” Seorang wanita ranah Dewa Sejati tingkat 8 menangkupkan tangannya dengan penuh hormat.


“Kali ini kalian akan mempersembahkan nyawa kalian untuk Dimensi Manusia! Apa kalian siap untuk mati?”


“Kami siap menyerahkan nyawa kami demi Master!”


Pasukan Han Shizu berkata dengan serentak membuatnya mengangguk puas.


“Ah.. ini juga akan menjadi akhir untuk ku.” Han Shizu bergumam dalam hati sambil tersenyum pahit. “Zhu’er, maafkan ibu karena tidak sempat mengucapkan perpisahan untuk mu.”

__ADS_1


Mata Han Shizu mulai berubah, memiliki banyak pola unik yang berwarna. Rambutnya secara perlahan berubah menjadi putih dari batang sampai ujungnya.


“Hidup ku memang sudah tidak lama lagi jadi akan aku pertaruhan semuanya di sini.”


__ADS_2