Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.184 - Bertemu Meng Duan


__ADS_3

Xiang Shin kini memiliki kecepatan yang jauh lebih tinggi. Dengan tingkat kultivasinya saat ini, Xiang Shin yakin bisa membunuh 3 orang yang telah membuatnya sekarat.


Ia akan mencari ketiga orang itu dan membalas dendam. Namun sekarang Xiang Shin lebih mementingkan Yun Yihua dan mencari keberadaan gadis itu.


Ia yakin Yun Yihua sudah selesai berkultivasi dan kemungkinan sedang mencarinya juga.


***


“Mereka.. anggota Sekte Pedang Dunia.”


Setelah terbang selama beberapa hari, Xiang Shin berhenti karena melihat pertarungan besar yang terjadi di depannya.


Ada sekitar 30-an kultivator sedang bertarung melawan segerombolan Spirit Beast.


Xiang Shin bisa langsung mengenali mereka merupakan anggota Sekte Pedang Dunia karena ada 2 orang yang dia kenal yaitu Yang Yin dan Meng Duan.


Kedua orang itu sangat mencolok dalam pertempuran itu hingga Xiang Shin bisa langsung mengenali mereka. Selain mereka berdua, ada satu lagi orang yang sangat mencolok, yaitu seorang gadis cantik yang bertarung menggunakan pedang.


Xiang Shin memutuskan untuk terus memperhatikan jalannya pertempuran. Yang Yin adalah musuhnya, meskipun ia menganggap orang itu bodoh namun ia ingin melihat apa saja teknik yang di milikinya.


Xiang Shin menggunakan susunan formasi sihir untuk menyamarkan keberadaannya.


Terlihat anggota Sekte Pedang Dunia mulai mendominasi pertarungan. Satu demi satu Spirit Beast terus terbunuh hingga akhirnya mereka berhasil memenangkan pertempuran.


“Ambil kulit dan Kristal Roh semua Spirit Beast ini. Yang masih bisa bergerak bebas, periksa ke dalam gua dan cari keberadaan Air Spiritual,” Meng Duan memerintahkan yang lainnya.


Dia dan beberapa rekannya mendapatkan luka yang cukup parah dalam pertarungan jadi ia harus memulihkan dirinya terlebih dahulu.

__ADS_1


Setelah 1 jam berlalu, 10 orang yang sebelumnya di tugaskan untuk mencari Air Spiritual telah kembali.


“Senior, kami sudah menelusuri semua tempat tapi tidak menemukan Air Spiritual.”


Meng Duan membuka matanya, “apa kau sudah menelusuri semua tempat di dalam gua?”


“Sudah senior, tapi hasilnya tidak ada.”


“Sial, di sini juga tidak ada Air Spiritual,” Meng Duan berdecak kesal.


Dia di berikan tugas untuk mencari Air Spiritual di Planet Gurad. Sudah hampir 1 bulan mereka mencari namun tidak membuahkan hasil.


Tiba-tiba Meng Duan membuat sebuah pedang Qi kecil lalu melemparkannya ke arah tertentu.


Semua orang menoleh ke arah Meng Duan melemparkan pedang Qi.


*TRANG!


Xiang Shin menahan serangan Meng Duan dengan Pedang Darah Kematian. Bahkan meskipun kultivasinya telah meningkat, ia masih terdorong mundur oleh serangan Meng Duan.


“Meng Duan sangat tidak biasa, dia memiliki energi pedang yang sangat kuat.” Xiang Shin bergumam pelan.


Xiang Shin sudah menggunakan formasi sihir untuk menyamarkan keberadaannya namun Meng Duan masih mampu merasakan keberadaannya. Orang itu sama sekali tidak bisa di remehkan.


“Bocah itu masih hidup!” Yang Yin terkejut melihat Xiang Shin.


Ia sebelumnya sudah di beritahu oleh Yun Ming kalau Xiang Shin telah terbunuh oleh Ular Naga Merah. Lalu bagaimana sekarang Xiang Shin masih hidup?

__ADS_1


“Ternyata kau. Apa yang kau inginkan?” Meng Duan bertanya dengan waspada.


Sekarang rekan-rekannya masih terluka. Jika Xiang Shin ingin menyerang maka ia pasti akan melawan. Ia tidak akan meremehkan lawan meskipun lawannya memiliki kultivasi...


Bukankah Xiang Shin sebelumnya berada di tingkat Immortal? Bagaimana dia bisa menjadi kultivator tingkat Immortal Master tahap akhir dalam waktu singkat?


Meng Duan terkejut merasakan tingkat kultivasi Xiang Shin. Apakah mungkin meningkatkan kultivasi secepat itu? Ataukah sebelumnya Xiang Shin menekan tingkat kultivasinya.


Pandangan Meng Duan tertuju pada pedang di tangan Xiang Shin. Ia sedikit mengerutkan keningnya karena mengetahui pedang itu.


“Itu kan Pedang Darah Kematian milik Xue Ji Yan. Kenapa pedang itu berada di tangannya?” Meng Duan bergumam.


Tidak hanya Meng Duan yang menyadarinya namun juga beberapa orang lainnya termasuk Yang Yin.


Yang Yin sendiri menyeringai melihat Xiang Shin mengeluarkan Pedang Darah Kematian, namun ia dengan cepat menghapus senyumannya itu.


“Tenanglah saudara Meng Duan, aku tadi hanya kebetulan lewat dan melihat kalian bertarung. Aku sama sekali tidak memiliki niat buruk,” Xiang Shin menyimpan kembali pedangnya.


“Kau penjahat yang tidak bisa di percaya! Kau pasti memiliki niat buruk kan!” Yang Yin mengacungkan pedangnya.


“Cih! Dasar orang gila ini!” Xiang Shin bergumam dalam hati namun tidak menanggapi perkataan Yang Yin.


“Aku tadi tidak sengaja mendengar saudara Meng Duan mengatakan mencari Air Spiritual.” Xiang Shin mengeluarkan sebuah botol giok lalu melemparkannya ke arah Meng Duan.


Meng Duan menangkap botol tersebut kemudian membukanya. Dengan cepat ia menutup kembali botol itu dengan ekspresi terkejut.


“Air Spiritual!”

__ADS_1


__ADS_2