
Sudah 10 petarung Keluarga Luo yang Xiang Shin bunuh, dia sama sekali tidak terkalahkan.
Orang-orang awalnya selalu meragukan kemenangan Xiang Shin, dan masih cukup banyak yang bertaruh untuk petarung Keluarga Luo. Namun setelah Xiang Shin menang 5 kali berturut-turut, semua orang akhirnya menaruh taruhan mereka pada Xiang Shin.
Huo Cai’er sendiri sekarang sudah mendapatkan 100 juta lebih Kristal Saint. Tidak di sangka ternyata menghasilkan uang bisa semudah ini.
Tidak hanya Huo Cai’er yang menjadi kaya namun juga orang-orang yang selalu bertaruh pada Xiang Shin, termasuk Guan Du dan Meng Duan.
“Muahahaha! Kalahkan mereka semua tuan muda Xin! Kami selalu mendukung mu.”
“Tuan Xin, buat kami lebih kaya lagi!”
Guan Du dan Meng Duan tertawa keras, senang karena mereka bisa mendapatkan banyak Kristal Saint hanya dengan sedikit modal.
Tetua Keluarga Luo mengerutkan keningnya karena Xiang Shin bisa mengalahkan semua tahanan kuat yang sudah ia siapkan.
“Tetua.. kita sudah kalah hampir 1 miliar Kristal Saint.” Seorang anggota Keluarga Luo melaporkan pada Tetua Luo Qian.
“Apa? Bagaimana bisa kita kalah begitu banyak!” Luo Qian terkejut mendengar jumlah yang sangat banyak.
“Hampir semua orang bertaruh pada Xin Xian, jadi...”
“Baiklah cukup, kau bisa pergi,” Luo Qian melambaikan tangannya, mengeluarkan token komunikasi, “keluarkan ‘dia’, jika bocah Xin Xian itu terus bertarung maka kita akan rugi besar!”
“Baik Tetua.”
Terdengar suara jawaban dari token komunikasi.
__ADS_1
Tidak lama kemudian, seseorang keluar dari gerbang dinding arena. Namun kali ini sepertinya yang akan Xiang Shin lawan bukanlah manusia.
Memang bentuk tubuh pria itu sama seperti manusia pada umumnya, tapi ia memiliki tubuh setinggi 5 meter.
“Ras Raksasa,” Xiang Shin berubah serius.
Kultivasi raksasa itu memang sama dengan dirinya, tapi Xiang Shin bisa merasakan tekanan tertentu yang di pancaran olehnya.
Ras Raksasa di kenal sebagai ras dengan kekuatan fisik paling mengerikan. Jika Spirit Beast memiliki ketahanan fisik yang kuat, Raksasa memiliki kekuatan fisik yang mengerikan, namun ketahanan fisik mereka tetap di bawah Spirit Beast.
Para penonton yang tadi sudah memasang taruhan untuk Xiang Shin, kini merasa ragu akan kemenangan pemuda itu.
Namun mereka tidak bisa mengganti taruhan. Sementara orang-orang yang belum memasang taruhan dan ragu dengan Xiang Shin, langsung mendukung raksasa itu.
Di antara para penonton, mungkin hanya 3 orang saja yang benar-benar tidak meragukan Xiang Shin, yaitu Huo Cai’er, Guan Du dan Meng Duan.
“Kau sepertinya sangat percaya diri ya,” Xiang Shin harus mendongak untuk melihat wajah Gang Bo.
Gang Bo memusatkan energi pada kepalan tangannya kemudian melakukan satu pukulan tunggal.
Teknik Pedang Asura! Armor Dewa Asura!
Tubuh Xiang Shin di lapisi armor perang, ia pun membalas pukulan Gang Bo.
*BAAAMMM!!
Pukulan mereka berdua saling menghantam, membuat gelombang kejut keras hingga tanah yang mereka pijak sampai hancur menciptakan kawah besar.
__ADS_1
Gang Bo terlempar ratusan meter, ia merasakan tangannya keram sampai gemetar.
“Teknik apa yang dia gunakan? Kekuatan fisiknya menjadi sangat mengerikan!” Gang Bo mengerutkan keningnya menatap Xiang Shin yang sudah di lapisi armor semi transparan.
Di podium khusus, Tetua Luo Qian mengerutkan keningnya melihat teknik yang Xiang Shin gunakan.
“Bukankah itu.. apakah bocah ini sebenarnya muridnya? Tapi aku tidak pernah mendengar orang itu mengangkat seorang murid. Namanya Xin Xian jadi dia seharusnya bukan anggota Keluarga Yi.” Tetua Luo Qian bergumam pelan.
Xiang Shin tidak ragu menggunakan Armor Dewa Asura karena ia jarang menggunakan teknik ini. Jadi seharusnya Keluarga Luo tidak akan menyadari jika dirinya adalah Xiang Shin.
“Kaku harap kau bisa menahan satu pukulan ku sebelum aku meremukkan tulang-tulang mu,” Xiang Shin tersenyum mengejek, mengulang kembali kalimat Gang Bo.
“Sialan kau!” Gang Bo berteriak marah.
Tubuh Dewa Besi!
Tubuh Gang Bo berubah menjadi seperti besi sepenuhnya. Dengan satu sentakan, Gang Bo melompat menyerang Xiang Shin dengan penuh kemarahan.
Xiang Shin mengeluarkan Pedang Daonya.
Mereka berdua melakukan serangan secara bersamaan, Gang Bo melancarkan pukulan sementara Xiang Shin melakukan tebasan pedang.
Sekali lagi serangan keduanya beradu, namun kali ini mereka terus melancarkan serangan bertubi-tubi setelahnya.
Mereka bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya dengan kecepatan tinggi, beradu serangan dan membuat banyak kerusakan di arena.
Para penonton yang tidak memiliki kultivasi mumpuni, hanya bisa melihat seperti kilatan cahaya yang saling mengejar satu sama lain.
__ADS_1
Pertarungan antara Xiang Shin melawan Gang Bo berlangsung sangat sengit.