Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.536 - Xiao Xue Mengamuk


__ADS_3

Menggunakan Perwujudan Dewa Asura, Xiang Shui dapat menghancurkan semua kapal angkasa lawan hanya dalam sekali tebasan.


Padahal itu adalah kapal angkasa khusus dari Istana Kekaisaran Zhen, di buat menggunakan bahan-bahan terbaik dengan susunan formasi yang melapisi setiap sisinya. Namun itu dapat di hancurkan begitu mudah.


Semua kultivator ranah Dewa Sejati berhasil selamat dari serangan Xiang Shui, sementara yang memiliki kultivasi di bawahnya berakhir hancur bersama kapal angkasa.


“Apa-apaan?! Tebasannya begitu kuat!”


“Kita tidak mungkin melawan! Kita harus segera pergi dari sini!”


Mereka semua mengeluarkan token teleportasi untuk melarikan diri.


“Jangan berpikir aku akan membiarkan kalian melarikan diri begitu saja!”


Tatapan Xiang Shui tertuju pada token teleportasi yang di keluarkan musuhnya. Hanya dengan tatapan itu mengeluarkan energi pedang tak terlupakan, memotong semua token teleportasi itu hingga berkeping-keping.


“T-tidak mungkin!”


Mereka kini menjadi sedikit panik karena tidak ada kesempatan untuk mereka melarikan diri dengan aman tanpa token teleportasi.


“Semuanya berpencar!”


Salah satu dari mereka memberi arahan, berpikir dengan berpencar akan membingungkan Xiang Shui untuk mengejar siapa. Setidaknya ada dari mereka yang memiliki kesempatan selamat.


Sayangnya sebelum mereka bergerak, mereka tiba-tiba merasa tubuhnya tertahan sesuatu hingga tidak bisa menggerakkan tubuh bahkan seujung jari pun.


Mereka hanya bisa bertanya-tanya di dalam hati mereka.


“Hah.. aku pikir aku bisa sedikit melakukan pemanasan dengan kalian tapi kalian langsung berusaha melarikan diri setelah aku mengeluarkan satu serangan.” Xiang Shui menghela nafas kecewa, ia keluar dari Perwujudan Dewa Asura yang seketika menghilang dengan cepat setelahnya.

__ADS_1


“Kuktivator ranah Dewa Sejati Galaksi Fu sangat menyedihkan!” Xiang Shui mengeluarkan beberapa Pedang Dao sesuai jumlah lawan yang tersisa.


Dengan sekali kibasan tangan, pedang itu melesat menancap di tubuh mereka semua. Energi Yin-Yang mengalir dari Pedang Dao ke seluruh tubuh mereka, meledakkan tubuh sampai hancur tidak tersisa.


Semua musuh tidak ada lagi yang tersisa jadi Xiang Shui membuka lingkaran portal untuk pergi dari tempat tersebut, mencari target lainnya.


***


Apa yang di lakukan Xiang Shin dan Xiang Shui hanya untuk memfokuskan perhatian Kaisar Zhen Luo dan Kaisar Fu Shang agar mereka fokus mengurus kekacauan di dalam wilayah mereka.


Sementara untuk pasukan Sekte Hewan Suci dan Istana Cahaya sudah bersiap untuk menyerang Galaksi Fen dan Galaksi Weng.


Untuk melawan 4 Galaksi sekaligus tentu akan merepotkan bagi mereka. Jika mereka melakukan perang secara langsung maka mereka harus membagi pasukan menjadi 4 agar bisa mengatasi semua lawan.


Jadi dengan membuat Galaksi Zhen dan Galaksi Fu fokus pada kekacauan yang di buat Xiang Shin dan Xiang Shui, mereka bisa melakukan serangan terhadap dua galaksi lainnya.


Ratusan ribu kapal angkasa mereka kerahkan untuk memulai perang besar ini. Kaisar Fen Jian dan Kaisar Weng Hu tidak semerepotkan Kaisar Zhen Luo dan Kaisar Fu Shang, jadi mereka memutuskan mengincar mereka berdua terlebih dahulu.


Xu Ling-ling mengerahkan pasukan menyerang Galaksi Fen sementara Evrilia menyerang Galaksi Weng.


***


Membutuhkan 1 minggu hingga pasukan Xu Ling-ling dan Evrilia bisa melihat perbatasan galaksi yang menjadi target mereka.


Xu Ling-ling berdiri di dek kapal angkasa yang berada di posisi paling depan dengan Xiao Xue yang berada di sampingnya.


“Kakak, kali ini apa aku boleh mengamuk?” Xiao Xue bertanya.


“Ya, kali ini kau bisa langsung melakukan serangan pembuka dan mengamuk menghancurkan lawan.” Xu Ling-ling mengangguk pelan.

__ADS_1


Xiao Xue menyeringai kemudian melompat terbang mendahului kapal angkasa. Ia berubah ke bentuk Divine Beast Rubah Ekor Sembilan raksasa dengan bulu putih salju yang sangat lebat.


Xiao Xue berlari di angkasa, tatapannya tertuju pada benteng perbatasan Galaksi Fen.


“ROAAARRRHHH!!”


Xiao Xue membuat raungan keras yang mengeluarkan gelombang energi dingin ekstrem.


Para pasukan Galaksi Fen yang berada di sana segera mengaktifkan formasi pertahanan benteng, membentuk semacam dinding energi semu transparan.


*BAAAMMM!!


*KRAK! KRAK! KRAK!


Serangan Xiao Xue menghantam dinding formasi pertahanan, menyebabkan energi dingin menyebar hingga membekukan apapun yang di sentuh.


“SIAPKAN MERIAM ENERGI!”


Seorang kultivator ranah Dewa Sejati tingkat 3 yang memimpin pasukan di perbatasan memberi perintah. Dia bernama Fen Bin.


“Tidak bisa Tuan Fen Bin. Meriam energi juga membeku karena energi dingin itu.”


“Apa?!” mata Fen Bin melotot. “Kalau begitu siapkan meriam energi kapal angkasa!”


“Siap!!”


Sayangnya sebelum mereka menyiapkan tembakan meriam energi, Xiao Xue sudah tiba di depan benteng.


Dengan satu ayunan cakarnya, ia menghancurkan formasi pertahanan yang sudah membeku.

__ADS_1


__ADS_2