Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.507 - Yang Yin VS Tang Yong


__ADS_3

Yu Luan menangkap tubuh cucunya yang akan terjatuh. Dia sudah mendapatkan luka parah serta energinya yang terkuras banyak.


“Pemenangnya Yu Ruo Yi dari Sekte Phoenix Petir.” Tetua Gong Lang mengumumkan kemenangan Yu Ruo Yi.


“Kau sudah berjuang Yi’er,” Yu Luan tersenyum lembut.


“Terima kasih nenek.” Yu Ruo Yi membalas senyuman neneknya.


Yu Luan pun membawa cucunya pergi untuk di obati. Yu Ruo Yi memang terluka parah namun itu tidak sampai membahayakan nyawanya.


Sementara itu, Xiang Lan kembali ke tempat kelompoknya berada. Ia mendengus kesal karena harus kalah padahal dari awal dia sudah melawan Yu Ruo Yi bersama Yin Litian.


“Maaf kakak, aku kalah.” Xiang Lan menunduk.


“Tidak apa-apa Lan’er, meskipun kau kalah, masih ada aku dan ayah yang akan memenangkan hadiah turnamen,” Xiang Shui mengelus kepala adiknya.


Xiang Lan mengangguk kemudian duduk di samping Xiang Shui.


Sementara itu, Yin Litian sekarang sedang tidur di pangkuan Li Yiren. Ia tidak mendapatkan terlalu banyak luka jadi tidak memerlukan perawatan, tubuhnya akan beregenerasi secara otomatis.


Sedangkan Yu Ruo, dia bernafas lega karena kakaknya baik-baik saja dan berhasil memenangkan pertandingan. Meskipun berada di posisi kelima, setidaknya kakaknya bisa mendapatkan 2 Pil Kebangkitan Dewa.


Saat ini tersisa 4 peserta yaitu Xiang Shin, Xiang Shui, Yang Yin dan Tang Yong. Siapakah yang akan bertarung lebih dulu? Apakah Xiang Shin akan langsung bertarung dengan Yang Yin? Mungkin Xiang Shui akan bertarung lagi dengan Yang Yin? Atau bisa saja akan terjadi lagi pertarungan antara ayah dan anak.


Tetua Gong Lang mengumumkan siapa yang akan bertarung. Xiang Shin dan Xiang Shui pun saling memandang dengan senyum tipis.


Memang bukan mereka berdua yang akan bertarung sekarang melainkan Yang Yin dan Tang Yong. Tapi itu artinya pertarungan putaran berikutnya adalah mereka berdua.

__ADS_1


Xiang Shui selalu ingin bertarung melawan ayahnya. Ini merupakan kesempatan untuknya.


Yang Yin dan Tang Yong melompat ke atas arena.


“Ayah, apa menurut mu Yang Yin akan menang melawan Tang Yong?” Xiang Shui bertanya.


“Dia pasti akan menang kemudian akan bertarung dengan ku di grand final.”


“Heh, apakah itu artinya kau mengatakan akan menang melawan ku nanti. Ayah, aku tidak akan kalah begitu saja sebagaimana kau mengalahkan Lan’er.”


“Haha, yah, aku menantikan pertarungan kita.”


***


Di atas arena.


“Yang Yin, aura mu terlihat sangat gelap, hati mu pasti di penuhi dendam. Dendam hanya akan menghasilkan keburukan jadi sebaiknya kau tidak melanjutkan dendam mu itu.”


“Hah? Kau bilang aura ku terlihat gelap? Bagaimana kau bisa melihatnya jika selalu memejamkan mata?” Yang Yin mengacungkan pedangnya. “Sebaiknya kau jangan ikut campur urusan ku, Tang Yong!”


“Aku hanya memberi saran, sama sekali tidak memaksa.” Tang Yong tetap tenang.


“Aku di sini untuk mengalahkan mu, bukan mendengar ocehan mu!”


Yang Yin langsung menyerang setelah Tetua Gong Lang memulai pertarungan. Dalam sekejap mata ia sudah berada di hadapan Tang Yong.


Tang Yong menangkis tebasan pedang Yang Yin menggunakan tongkatnya. Tiba-tiba pedang Yang Yin mengeluarkan ledakan energi Yin-Yang hingga ia harus terpental beberapa mil.

__ADS_1


Tang Yong melempar tasbih ke atas. Puluhan bola tasbih itu berputar. Salah satu bola tasbih melesat bagaikan peluru, ukurannya semakin besar seiring jaraknya dengan Yang Yin.


Yang Yin melompat menghindar. Bola-bola tasbih lainnya melesat terus menerus.


Yang Yin menangkis dan memotong bola tasbih tersebut menggunakan pedangnya.


Saat Yang Yin sudah memotong semua bola tasbih ternyata masih ada satu bola tasbih melayang di atas Yang Yin tiba-tiba saja membesar hingga seukuran gunung kemudian jatuh menimpanya.


Tang Yong mengarahkan tongkatnya ke depan. Bola tasbih itu memancarkan api yang kuat hingga terlihat seperti matahari dan terus terdorong ke bawah.


Sesaat kemudian, banyak gelombang tebasan keluar dari bola tasbih itu. Bola tasbih kemudian terpotong menjadi ratusan bagian kecil lalu sosok Yang Yin keluar dari sana. Ia sama sekali tidak mendapatkan luka.


7 Jalur Reinkarnasi! Jalur Pertama! Dewa!


Tang Yong melempar 7 bola tasbih ke atas. Salah satu bola tasbih itu mengeluarkan energi api kemudian membentuk sosok raksasa bagaikan Dewa api.


Reinkarnasi Dewa pun melesat ke arah Yang Yin.


Baru saja reinkarnasi Dewa mencapai setengah jarak, puluhan ular Yin-Yang keluar dari tanah, melilit tubuh reinkarnasi Dewa sampai tidak bisa bergerak.


*BOOOOMMMM!!


Semua ular Yin-Yang meledak karena terpicu energi api dari reinkarnasi Dewa. Sosok reinkarnasi Dewa itu pun hancur lebur karena ledakan.


Tang Yong membuka matanya.


“Ini pertama kalinya teknik ku di hancurkan.”

__ADS_1


__ADS_2