
Xu Ling-ling menjelaskan tentang apa yang terjadi di Dimensi Manusia dan tujuannya datang ke Dimensi Beast.
“Kalau begitu kita tidak boleh menyia-nyiakan pengorbanan Dewi Waktu. Secepatnya kita harus bertambah kuat, entah seberapa kecil kemungkinan untuk menang, kita harus tetap memperjuangkannya.” Shen Long berkata dengan tegas.
“Bahkan meskipun iblis sangat kuat, kita tidak akan kalah tanpa memberi perlawanan.” Bai Hu mengangguk.
“Kalau begitu sebaiknya kita cepat-cepat.”
Setelah pertemuan berakhir, mereka pergi ke area khusus untuk mendapatkan Primordial Beast masing-masing. Sementara Lukas, dia adalah pemilik Orb Of Aqua jadi tidak bisa mendapatkan Primordial Beast.
Lukas pergi untuk memberi arahan pada para Beast berkumpul di area yang sudah di siapkan.
Shen Long, Bai Hu, Xuan Wu, Zhu Que dan Qin Ming sudah duduk bersila di posisi masing-masing. Barulah Xu Ling-ling memulai proses pemberian Primordial Beast pada para penguasa tersebut.
Hanya butuh beberapa jam, para penguasa Dimensi Beast sudah di pilih oleh Primordial Beast masing-masing. Dengan begitu, tugas Xu Ling-ling di sini sudah selesai, ia bergegas keluar agar tidak mengganggu proses penyatuan mereka dengan Primordial Beast.
Karena akan memerlukan waktu mengumpulkan semua pasukan yang berada di ranah Dewa Sejati, Lukas meminta seseorang dari ras Naga untuk menemani Xu Ling-ling.
Naga itu bernama Shen Yu Yin, seorang naga petir, memiliki paras cantik namun terkesan tomboy dengan penampilannya yang cukup garang.
__ADS_1
“Nona Xu, katakan saja apa yang kau inginkan, aku akan berusaha memenuhinya.” Shen Yu Yin berkata dengan senyum lebar.
Shen Yu Yin sebenarnya memiliki sikap yang sembrono dan penuh semangat, sangat sulit di atur sebagaimana sifat naga yang buas. Namun saat berada di dekat Xu Ling-ling, ia merasa seperti memiliki hubungan dekat dengan wanita itu. Mungkin karena Xu Ling-ling pemilik Orb Of Beast.
“Apa kau tau di mana Permaisuri Phoenix Api sekarang?” Xu Ling-ling belum pernah bertemu dengan Luo Xian Lin jadi setidaknya ia ingin melihatnya langsung untuk mengakrabkan diri sebagai sesama istri Xiang Shin.
Di antara semua saudarinya, Xu Ling-ling belum pernah bertemu dengan Luo Xian Lin dan Yun Yihua. Sekarang ia memiliki kesempatan bertemu dengan salah satunya.
“Oh Permaisuri Phoenix Api, seharusnya dia berada di Istana Phoenix Api. Ingin ke sana? Aku akan menemani.”
“Kalau begitu aku harus merepotkan Saudari Yu Yin.”
Dimensi Malaikat.
Saat ini 7 Malaikat Agung sedang mengadakan pertemuan.
“Raizel, kau terlalu sembrono. Berusaha memancing iblis datang tanpa persetujuan kami terlebih dahulu!” Yun Yihua tidak suka dengan tindakan Raizel yang menganggap enteng musuhnya.
“Para iblis itu hanyalah sekelompok serangga sekarang di bawah kekuatan dan dominasi kita! Kita telah menjadi Primordial Angel yang agung, tidak ada yang perlu kita takuti.” Raizel berkata dengan penuh keangkuhan.
__ADS_1
Benar, Raizel lah yang telah menyebarkan tentang adanya Orb Of Ilusion dan Orb Of Poison di Dimensi Malaikat.
Kedua Cosmic Orb itu muncul di area kekuasaan Raizel, hanya saja tidak ada satupun yang bisa mengklaim kedua Cosmic Orb tersebut.
Orb Of Ilusion memancarkan energi yang mencakup area luas, membuat siapa pun yang mendekat akan mengalami halusinasi. Itu baru yang mendekat saja, Raizel pernah memerintahkan salah satu bawahan terbaiknya untuk masuk ke dalam area ilusi dan hal buruk terjadi.
Keberadaan bawahannya yang merupakan makhluk nyata malah berubah menjadi ilusi. Kemudian saat dia keluar dari area ilusi, bawahannya itu menghilang bagaikan ilusi.
Jadi sampai sekarang tidak ada lagi yang berani untuk masuk.
Orb Of Poison juga mengalami kasus yang sama. Benda itu mengeluarkan racun ke seluruh area jangkauan hingga tidak ada yang berani mendekati tempat tersebut.
“Meskipun aku juga tidak suka bagaimana Raizel melakukan hal besar tanpa pemberitahuan, aku setuju dengannya kalau sekarang kita adalah Primordial Angel. Para iblis tidak ada apa-apanya di bandingkan Kuta sekarang. Mereka sangat serakah, dengan menyebarkan kabar tentang Cosmic Orb, mereka pasti akan langsung datang kemudian kita bisa menghabisi mereka.” Uriel setuju dengan rencana Raizel.
“Ini memang kesempatan kita untuk membasmi para makhluk kotor itu. Sudah saatnya kita mengakhiri masalah dengan para iblis.” Mikael sependapat dengan Uriel.
Para Malaikat Agung lainnya mengangguk setuju. Mereka sudah bermusuhan lama dengan para iblis, sekarang saatnya mereka memusnahkan musuh utama mereka.
Yun Yihua mengepalkan tangannya, ia selalu saja tidak memiliki suara yang mendukungnya jadi setiap apa yang ia sarankan selalu di tolak. Terutama saran untuk membuat aliansi dengan Dimensi lainnya.
__ADS_1
Yun Yihua mengingat di kehidupan sebelumnya, ia juga memiliki sifat angkuh sebagaimana para Malaikat Agung ini. Jika bukan karena di kehidupan ini ia terlahir sebagai manusia, sifatnya pasti akan angkuh seperti kehidupan sebelumnya.