
Dalam satu hari, luka parah Xiang Shin bisa pulih sepenuhnya. Bagitu juga dengan Luo Xian Lin.
“Di sini sama sekali tidak ada herbal yang tumbuh,” Xiang Shin melihat sekitarnya.
“Dengan kondisi gravitasi yang seperti tadi, herbal macam apa yang bisa tumbuh?”
“Yah kau benar juga,” Xiang Shin berdiri, “lebih baik ayo kita ke gerbang itu. Semoga saja ini memang tempat makam seorang kultivator kuat.”
Xiang Shin dan Luo Xian Lin pun berjalan menuju gerbang tersebut. Setibanya di depan gerbang, Xiang Shin memotong akar-akar yang menutupi gerbang.
“Apakah tidak ada semacam formasi jebakan pada gerbang ini?” Luo Xian Lin tidak berani menyentuh apa-apa karena tidak ingin mengaktifkan jebakan.
“Ada beberapa, tapi semuanya sudah rusak, mungkin karena sudah terlalu lama tidak terawat.”
Dengan beberapa kali tebasan, Xiang Shin menghancurkan pintu gerbang.
“Ayo masuk!”
Xiang Shin dan Luo Xian Lin melangkahkan kakinya ke dalam ruangan. Tiba-tiba sesuatu bercahaya di bawah kaki Luo Xian Lin.
“Awas!” Xiang Shin refleks langsung menarik Luo Xian Lin ke belakang.
Namun setelah beberapa saat tidak terjadi apa-apa. Susunan formasi yang Luo Xian Lin injak masih bercahaya kemudian redup dan menghilang.
__ADS_1
Tiba-tiba di setiap sudut ruangan mengeluarkan banyak bola-bola api yang menerangi ruangan ini.
Xiang Shin dan Luo Xian Lin memasang sikap waspada, mereka berdua masing-masing sudah menggenggam pedang mereka.
Dari ujung ruangan lingkaran formasi mengeluarkan cahaya. Sosok pria dengan tubuh semi transparan keluar dari susunan formasi tersebut.
“Aku tidak tau siapa kau yang menemukan makam ku ini. Aku hanya ingin memberikan pesan singkat, teruskan warisan ku ini dan jangan pernah membuatnya memudar atau menghilang,” pria itu hanya tersenyum ringan kemudian menghilang menjadi butiran-butiran cahaya.
“Sepertinya itu tadi hanya rekaman pesan terakhir dari pemilik makam ini!” Xiang Shin berjalan mendekati sebuah peti yang berada di depan kerangka tulang atau mayat dari pemilik makam ini.
“Hati-hati Xiang Shin.”
“Tenang saja, sudah tidak ada jebakan lagi di tempat ini.”
“Sesuatu apa?” Xiang Shin menaikkan alisnya.
“Di tempat ini kita bisa menggunakan energi Qi,” Luo Xian Lin memunculkan api di telapak tangannya.
Xiang Shin tertegun sejenak sebelum mencoba memeriksa tubuhnya. Ternyata memang benar, dia bisa menggunakan energi Qi Surgawinya.
Xiang Shin menempelkan telapak tangannya di lantai. Ia pun menyadari kalau ada susunan formasi di tempat ini yang telah menghalangi prinsip dunia ini.
“Pemilik makam ini pasti adalah seorang kultivator tingkat Immortal Emperor setidaknya. Jika hanya Immortal King, tidak mungkin bisa membuat susunan formasi yang menghalangi prinsip Dimensi Dong Jian.”
__ADS_1
Xiang Shin membuka peti, seketika aura kuat terpancar keluar dari peti tersebut.
Mereka berdua melihat dua pedang dengan gagang motif naga dan Phoenix, dua cincin dan satu kotak giok kecil dengan ukiran formasi.
“Pedang ini sangat bagus, bahkan kualitasnya berada di atas Pedang Darah Kematian!” Xiang Shin memegang pedang motif naga.
Seketika ia merasakan energi mengalir di tubuhnya, energi yang terasa nyaman dan membuat tubuhnya terasa segar. Xiang Shin langsung bermeditasi, energi itu memberikan dorongan kuat pada tubuhnya hingga ia harus memfokuskan diri.
“Sepertinya Xiang Shin akan menerobos, hanya dengan memegang pedangnya saja dia sudah mendapatkan manfaat,” Luo Xian Lin bergumam pelan, tidak ingin suaranya mengganggu konsentrasi Xiang Shin.
Luo Xian Lin pun memegang pedang motif Phoenix, ia seketika merasakan hal yang sama dengan Xiang Shin. Tubuhnya mengeluarkan kobaran api yang kuat. Ia segera melompat menjauh dari Xiang Shin agar pemuda itu tidak terkena kobaran api.
“Pemilik sebelumnya dari pedang ini menyegel sumber utama kekuatannya ke dalam pedangnya,” Luo Xian Lin bermeditasi.
“Ini.. inikan jiwa bela diri!” Luo Xian Lin terkejut, namun ia tidak berlarut dalam keterkejutan dan lebih memilih meningkatkan fokusnya.
Siluet jiwa bela diri Luo Xian Lin muncul di atas kepalanya. Jiwa bela dirinya terlihat membesar perlahan serta berubah bentuk dari burung pipit menjadi burung elang kemudian masih terus berubah.
Jiwa bela diri Luo Xian Lin mengalami evolusi.
Luo Xian Lin juga mendapatkan ingatan dari pemilik pedang Phoenix sebelumnya. Ternyata pemilik pedang ini adalah seorang wanita dari Keluarga Luo bernama Luo Li, bisa di bilang dia adalah leluhurnya.
Keluarga Luo adalah salah satu dari 4 keluarga teratas di Galaksi Tou. Di mana 4 keluarga ini merupakan kultivator yang memiliki kekuatan khusus yaitu jiwa bela diri.
__ADS_1
Luo Xian Lin berasal dari Keluarga Luo, ia merupakan nona muda Keluarga Luo namun karena jiwa bela dirinya miliknya hanya burung pipit api yang di anggap sampah, dia akhirnya di buang oleh keluarganya sendiri.