
“Pertama, aku ikut dalam turnamen Sekte Bunga Malam hanya untuk mendapatkan hadiah khusus, bukan untuk mendapatkan pasangan. Tapi mau tidak mau aku harus memilih salah satu dan memasang segel karena itu adalah peraturan yang tidak bisa di tolak oleh peserta!..
Aku sama sekali tidak berniat mengekang mu dengan segel atau hal semacamnya. Tapi aku sudah menyelamatkan mu, karena jika aku tidak memilih mu, kau pasti akan berakhir buruk di tangan wanita lain, jadi aku ingin meminta beberapa hal dari mu sebagai balas budi.”
“Aku hanya seorang pengembara yang pingsan dan secara kebetulan di temukan oleh anggota Sekte Bunga Malam, aku tidak memiliki apa-apa. Tapi harus aku akui kau memang sudah menyelamatkan ku, jadi aku akan berusaha memenuhi permintaan mu,” Xiang Shin tau dia tidak punya pilihan karena segel di tubuhnya, “lagi pula bukankah kita sudah menjadi suami istri? Sudah sewajarnya seorang suami memenuhi keinginan istrinya.”
Xiang Shin sedikit menggoda Yun Yihua. Ia tau gadis ini tidak memiliki sifat yang buruk, ia bisa dibilang baik.
“Kita memang sudah menjadi suami istri, tapi aku masih tidak mengakui pernikahan kita. Aku memiliki otoritas lebih tinggi dari segel di tubuh kita jadi aku bisa menceraikan mu kapan aku mau,” Yun Yihua memasang ekspresi mengancam namun karena itu di buat-buat jadi kesannya sangat lucu di mata Xiang Shin.
“Ya ya, aku tau. Meskipun aku adalah suami, tapi peran ku malah menjadi sebagai istri karena segel ini. Jadi apa yang kau inginkan?”
“Aku ingin kau mengabdi pada Keluarga Yun ku.”
“Em, bukankah itu sama saja kau meminta ku menjadi suami mu sepenuhnya?” Xiang Shin tersenyum menggoda.
“Bukan begitu! Dengarkan aku dulu!” Yun Yihua mengatur nafasnya sejenak, “kau adalah seorang pengembara jadi aku yakin kau tidak suka mendapatkan kekangan. Jadi aku bisa melepaskan segel di tubuh mu agar kau bisa bebas tapi kau harus mengabdi kepada Keluarga Yun ku, membantu ku membangun kembali keluarga ku, jika hasil mu memuaskan maka aku bisa melepaskan segel pasangan ini.”
“Lalu bagaimana jika aku tidak bisa melakukan sesuai ekspektasi mu?”
“Maka kau akan terus mengabdi untuk keluarga Yun ku.”
__ADS_1
“Dalam artian akan selamanya menjadi suami mu?”
“Huh, kau ini!” Yun Yihua tidak menyangka ternyata seperti ini sifat Xiang Shin.
Awalnya dia memilih Xiang Shin karena pemuda ini terlihat lebih serius di bandingkan para pria narsis itu. Namun ternyata Xiang Shin tidak ada bedanya dengan pria pada umumnya yang suka menggoda.
“Jika kau bermalas-malasan maka lebih baik aku akan menjual mu ke Sekte Bunga Malam untuk di jadikan alat pemuas naf*su. Jadi sebaiknya kau tidak bermain-main lagi!” Yun Yihua kali ini benar-benar serius membuat Xiang Shin sedikit merinding.
“Baiklah kau tenang saja sayang, aku akan berusaha semampu ku.”
Yun Yihua menghela nafas, melihat tingkah Xiang Shin membuatnya kurang yakin.
“Aku lelah jadi aku akan tidur dulu,” Yun Yihua merebahkan tubuhnya di ranjang yang empuk.
“Tentu saja karena ini akan menjadi malam pertama kita jadi bukankah seharusnya suami istri tidur bersama?” Xiang Shin tersenyum.
“Kau tidur di bawah!”
“Tapi...”
“Tidur di bawah!” Yun Yihua mengeluarkan auranya sebagai peringatan.
__ADS_1
“Baik-baik, aku paham, tidak perlu menunjukkan wajah menyeramkan seperti itu.”
Xiang Shin mengeluarkan kasur gulung dari cincin dimensinya lalu mengambil satu bantal dari ranjang, ia pun tidur setelahnya.
Xiang Shin mulai memikirkan banyak hal, ia saat ini belum jelas mengetahui tentang tempatnya berada, ia harus mencari informasi dan bergabung dengan Keluarga Yun sepertinya tidak buruk.
“Setidaknya dengan bergabung dengan Keluarga Yun, aku bisa mendapatkan beberapa keuntungan. Aku mungkin bisa mengumpulkan bawahan sendiri untuk mencari keberadaan Xiao Ling dan Cai’er.” Xiang Shin bergumam dalam hati, “Xiao Ling, Cai’er, semoga kalian baik-baik saja.”
***
Keesokan harinya.
Tidak terjadi apa-apa di antara Xiang Shin dan Yun Yihua, mereka benar-benar hanya tidur untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran.
Yun Yihua dan Xiang Shin keluar dari kamar kemudian berjalan keluar dari Koloseum. Setelah itu mereka berdua terbang menuju sebuah area kota.
Dalam perjalanan mereka berdua tidak ada yang berbicara, hanya diam saja.
Setibanya di kota Yun Yihua menuntun Xiang Shin menuju pelabuhan kapal terbang.
Xiang Shin baru pertama kali melihat kapal layar yang bisa terbang di udara jadi tentu saja ia menatap kagum pada kapal tersebut.
__ADS_1
Meskipun sebenarnya dalam perjalanan, Xiang Shin terlihat seperti anak-anak yang melihat banyak mainan karena benda-benda di Alam Surgawi ini membuatnya kagum.
Yun Yihua dan Xiang Shin menaiki kapal kemudian kapal terbang dengan kecepatan tinggi setelah kuota penumpang penuh.