Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.485 - Yin Litian VS Yuan Heng


__ADS_3

Satu langkah dari Yin Litian langsung memotong jarak antara dirinya dengan musuh. Ia kini berada tepat di depan Yuan Heng dengan pedang yang mengincar kepala pria itu.


Yuan Heng terkejut namun ia yang sudah waspada dari awal mampu menangkis tebasan pedang Yin Litian.


Yuan Heng terlempar ke samping, ia dengan cepat mendapatkan momentumnya.


Saat ia melihat Yin Litian melakukan gerakan melangkah seperti sebelumnya, pedangnya langsung diselimuti aura merah darah.


Tepat sekali Yun Litian muncul di depannya. Keduanya secara bersamaan mengayunkan pedang dengan kuat.


Pedang mereka beradu, gelombang angin dan energi darah berbenturan, mengeluarkan gelombang energi kejut yang melempar Yin Litian dan Yuan Heng ke belakang.


“Hahaha! Bagus sekali! Aku semakin bersemangat!” Yuan Heng menyeringai.


Teknik Pedang Darah! Pemakan Tak Berujung!


Tubuh Yuan Heng di selimuti aura merah darah, pedang di tangannya membesar, bilah pedangnya yang bergerigi seolah sedikit terbuka seperti mulut dengan gigi yang tajam.


Yin Litian menjadi waspada, ia bisa merasakan sesuatu yang tidak enak dari pedang yang di gunakan Yuan Heng.


Langkah Pedang! Gerakan Kedua!

__ADS_1


Yin Litian mengangkat pedangnya ke atas kemudian melakukan tebasan tunggal secara vertikal. Gelombang angin dahsyat tiba-tiba saja muncul di hadapan Yuan Heng.


Yin Litian tidak hanya dapat membuat dirinya bergerak ke dekat musuh dengan Teknik Langkah Pedang namun ia juga bisa mengirim tekniknya.


Yuan Heng menebaskan pedangnya dengan santai. Pedang itu tiba-tiba saja mengeluarkan siluet mulut monster yang melahap serangan Yin Litian.


“Sudah ku duga dari mendengar nama teknik itu serta perubahan pada pedangnya,” Yin Litian sama sekali tidak terkejut karena sudah menduga hal tersebut.


“Hahaha...!!” Yuan Heng melesat menyerang Yin Litian.


Keduanya melakukan pertarungan adu pedang yang sangat sengit. Meskipun terlihat Yin Litian lebih unggul dalam penguasaan dan teknik pedang, namun Yuan Heng bisa membuat lawannya terdesak karena setiap kali beradu serangan, pedangnya akan memakan energi pada pedang lawan hingga Yin Litian tidak bisa terus menerus melapisi pedangnya dengan energi.


Belum satu menit mereka bertarung, sudah banyak kehancuran di arena. Yin Litian melihat banyak area terdampak kabut merah karena sisa dari benturan kekuatannya dan kekuatan Yuan Heng.


“Ah, sayangnya dia menyadari hal itu, jika tidak aku sudah bisa mengunci gerakannya melalui darahnya.” Yuan Heng bergumam dalam hati.


Kabut merah darah itu merupakan salah satu tekniknya. Jika musuh menghirup kabut tersebut maka ia bisa mengunci gerakan musuh melalui darahnya.


“Tapi itu bagus, aku jadi bisa menikmati pertarungan ini lebih lama!” Yuan Heng kembali melancarkan serangan.


“Apakah pedangnya tidak bisa kenyang! Sudah banyak energi ku dia makan!” Yin Litian hanya meneriakkan unek-uneknya dalam hati karena ia sebenarnya tau pedang itu tidak akan pernah kelebihan energi karena setiap kali mengambil energi darinya, itu akan langsung di gunakan oleh Yuan Heng.

__ADS_1


“Kalau begitu..”


Langkah Pedang! Gerakan Ketiga!


Yuan Heng bersiap saat Yin Litian terlihat melakukan gerakan melangkah. Ia mengambil jarak cukup jauh dengan pedang yang siap menyerang.


Yuan Heng merasakan Yin Litian ada di belakang. Ia berniat berbalik untuk menangkis serangan tapi ia di kejutkan oleh sosok Yin Litian yang muncul di depannya, tidak hanya satu tapi banyak, bahkan ada di atas bawah dan di samping.


Yuan Heng kebingungan, melihat bagaimana semua sosok Yin Litian itu membuat gerakannya terhenti karena tidak tau yang mana yang asli. Pada akhirnya ia membuat keputusan untuk bertahan.


Pedangnya mengeluarkan semua energi yang sudah ia serap dari Yin Litian kemudian membentuk pertahanan bola darah.


*BAAMM!!


Tebasan dari semua sosok Yin Litian menghantam pertahanan Yuan Heng. Ia bisa merasakan semua serangan itu benar-benar nyata. Bagaimana bisa? Bukankah hanya satu yang asli dan yang lainnya adalah ilusi?


Yuan Heng tidak punya waktu untuk memikirkannya karena pertahanannya sudah retak. Waktu terlalu singkat hingga tadi ia tidak bisa membuat pertahanan yang sempurna hingga dapat dengan mudah rusak.


Pada akhirnya pertahanan Yuan Heng hancur, ia terpental ke bawah menghantam tanah. Sebelum ia bisa bangkit, pedang sudah menancap tepat di samping lehernya. Ia melihat semua sosok Yin Litian sudah mengelilinginya dengan pedang yang siap menikam tubuhnya.


“Hahaha! Kau memang kuat Yin Litian, aku mengakui mu. Baiklah, aku menyerah!” Yuan Heng pada akhirnya mengakui kekalahannya.

__ADS_1


Semua sosok Yin Litian berubah menjadi energi yang masuk ke dalam tubuh Yin Litian asli.


Itu memang teknik Yin Litian yang membuatnya dapat membuat klon dengan energi pedang dan energi spiritual. Hal itu membuat musuh kesulitan menentukan yang mana yang asli.


__ADS_2